√ Cara Budidaya Ikan Mujair yang Mudah di Pahami Secara Lengkap

Diposting pada

√ Cara Budidaya Ikan Mujair yang Mudah di Pahami Secara Lengkap –Hai para budidayawan kembali lagi dalam artikel carabudidaya.co.id. Kali ini kita akan membahas mengenai cara menanam kacang kedelai yang efisien secara lengkap.

Ada yang sudah mengetahui bagaimana Cara Budidaya Ikan Mujair ? Mari simak yuk dalam penjelasannya dibawah ini ya.

 

√ Cara Budidaya Ikan Mujair yang Mudah di Pahami Secara Lengkap
√ Cara Budidaya Ikan Mujair yang Mudah di Pahami Secara Lengkap

 

 

Mengenal Ikan Mujair

Ikan Mujair memiliki nama latin (Oreochrom is mossambicus) ialah sejenis ikan budidaya air tawar yang tergolong salah satu jenis ikan konsumsi yang dikenal masyarakat.

Nama Ikan mujair ini diambil dari nama penemunya yaitu bapak mujair yang diklaim pertama kali ditemukan di sungai Serang blitar, Jawa Timur, tahun 1939.

Ikan Mujair ini sendiri banyak dipilih masyarakat untuk dikonsumsi karena memiliki rasa yang enak, gurih, tidak amis dan mudah di dapat.

 

 

Pemilihan Bibit Ikan Mujair

Kriteria fisik ideal bibit ikan mujair :

  • Pertumbuhan dan perkembangan yang sangat bagus dan cepat.
  • Memiliki nafsu makan yang tinggi.
  • Tahan terhadap berbagai parasit, hama maupun serangan penyakit.
  • Minimal beratnya adalah 100 gr.

Perbedaan fisik indukan jantan dan betina

Indukan Jantan

  • Mempunyai 2 lubang pada bagian urogenetial.
  • Yaitu bagian anus dan lubang sperma yang juga merangkap sebagai lubang urine.
  • Ujung sirip berwarna kemerah merahan terang dan jelas.
  • Bagian perut berwarna lebih gelap atau kehitam hitaman.

Indukan Betina

  • Mempunyai 3 lubang pada bagian urogenetial.
  • Tendiri dari lubang anus, lubang untuk mengeluarkan sel telur yang terpisah dari lubang urine.
  • Ujung sirip berwarna kemerah kemarah pucat dan tidak jelas.
  • Bagian perut berwarna putih.
  • Dagu berwarna putih.
  • Jika perut distriping tidak mengeluarkan cairan.

 

 

Proses Pemijahan Ikan Mujair

  • Perbandingan induk jantan dan betina adalah 3 banding 2 untuk kolam ukuran 3 kali 4 meter, pada kedalaman air kolam mencapai 60 Cm.
  • Bagian dasar kolam sebaiknya berlumpur untuk memudahkan ikan mujair membuat gubangan sarang.
  • Lubang sarang biasanya berbentuk cekungan dengan diameter sekitar 10 sampai 35 cm.
  • Sesudah membuat sarang proses pemijahan akan segera terjadi, setelah proses pembuahan selesai.
  • Telur hasil pemijahan biasanya dikumpulkan oleh induk betina kedalam mulutnya untuk inkubasi sampai menetas.
  • Pada saat ini induk betina tidak aktif mengkonsumsi makanan.
  • Telur ikan mujair biasanya menetas setelah 3 sampai 5 hari pada suhu air sekitar 25 sampai 27 derajat celcius.
  • Setelah sekitar 2 minggu menetas, indukan akan melepas larva mereka untuk mencari makanan sendiri.

 

 

Membuat Kolam Pembesaran Ikan Mujair

  • Kolam dibuat pada kedalaman sekitar 80-120 cm.
  • Jika setelah selesai dibuat, kolam di jemur selama seminggu hingga dasar kolam retak tapi masih sedikit lembab.
  • Berikan kapur pertanian dengan dosis 30 gram/m2 dan pupuk kandang 500 gram/m2 taburkan pada kolam sampai benar-benar rata.
  • Sesudah itu biarkan kolam selama 3 hari sebelum dimasukkan air.

 

 

Penebaran Benih Ikan Mujair

Penebaran benih sebaiknya dilakukan sesuai dengan luas kolam budidaya itu sendiri, biasanya 5 sampai 10 ekor/ M2 dan ukuran benih yang di gunakan ialah berukuran 8 sampai 12 cm dengan bobot berkisar 15 sampai 20 gram/ekor.

 

 

Pemberian Pakan Ikan Mujair

  • Memberikan pakan tambahan berupa pellet
    berkadar protein 20 sampai 30% dengan dosis 2 sampai 3% dari berat populasi/harinya.
  • Dapat diselingi atau di gantikan dengan tepung ikan 25%, tepung kopra
    10% dan dedak halus sebesar 65%.
  • Memberikan pakan mujair ini sebaiknya rutin dilakukan dua kali sehari yaitu pagi dan sore (menjelang malam) tergantung dari umur dan bobot ikan.

 

 

Pengelolaan Air Ikan Mujair

  • Kondisi air harus ideal memiliki temperatur 28-30°C, dengan kadar pH 7 sampai 8,5.
  • Selalu lakukan pergantian air dan penambahan air saat di perelukan, karena biasanya air kolam bisa menguap karena terkena sinar matahari.
  • Untuk menghindari penyakit yang dapat menjangkiti ikan mujair anda, maka kebersihan kolam harus selalu diperhatikan.
  • Salah satu cara paling efektif ialah melakukan penggantian air dengan rutin.
  • Lakukan pergantian air kolam 2-3 minggu sekali.
  • Dengan begitu maka resiko datangnya penyakit pada ikan mujair dapat diminimalkan.

 

 

 

Pemanenan Ikan Mujair

  • Ikan mujair bisa dipanen setelah berumur 5-6 bulan dengan bobot rata-rata sekitar 1,5 kg/ekor.
  • Pemanenan ikan mujair dapat dilakukan dengan menggunakan jaring yang diangkat kepermukaan untuk disortir, bobot, dan ukurannya.

 

 

Cara panen ikan mujair bisa dilakukan seperti dibawah ini :

  • Saat ingin melalukan panen berikan pakan terlebih dahulu untuk menambah bobot ikan.
  • Kemudian kurangi volume air secara perlahan lahan untuk menghindari ikan menjadi stres atau mabuk.
  • Setelah volume air sudah mulai berkurang maka anda dapat memanen ikan dengan cara menjaringnya.
  • Kemudian letakan hasil panen pada wadah yang bersih.
  • Gunakanlah wadah plastik yang diisi air bersih.
  • Berikan oksigen agar ikan bisa bertahan hidup dan tetap segar.

 

 

Penanganan Hama dan Penyakit

Hama dan penyakit ikan mujair sangat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan ikan. Oleh sebab itu , baiknya dilakukan pengendalian hama dan penyakit dengan cara penyuntikan, pemberian nutrisi, dan merendam ikan dalam larutan.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Cara Budidaya Ikan Mujair yang Mudah di Pahami Secara Lengkap . Semoga bermanfaat dan juga dapat menambah ilmu pengetahuan akan cara membudidayakan nya. Terima Kasih

Baca Juga Artikel

Baca Juga  √ 6 Cara Budidaya Burung Pleci Terlengkap
Baca Juga  √ 5 Cara Ternak Burung Puyuh Petelur Temudah & Terlengkap
Baca Juga  √ Cara Budidaya Jangkrik yang Benar Secara Lengkap
Baca Juga  √ 10 Cara Beternak Hewan Kelinci Terlengkap
Baca Juga  √ Cara Budidaya Ikan Sidat Bagi Pemula Terlengkap