√ 6 Cara Menanam Buah Kurma Terlengkap

√ 6 Cara Menanam Buah Kurma Terlengkap Hai para budidayawan kembali lagi dalam artikel carabudidaya.co.id. Kali ini kita akan membahas mengenai Cara Menanam Buah Kurma.

Ada yang sudah mengetahui bagaimana cara menanam buah kurma yang baik dan benar? Mari simak yuk dalam penjelasannya dibawah ini ya.

 

√ 6 Cara Menanam Buah Kurma Terlengkap
√ 6 Cara Menanam Buah Kurma Terlengkap

 

Mengenal Buah Kurma

 

Kurma dalam bahasa latinnya Phoenix dactylifera merupakan salah satu palma (Arecaceae) dalam genus Phoenix, buahnya dapat dimakan.

Walaupun tempat asalnya tidak dapat diketahui karena telah sejak lama dibudidayakan, kemungkinan tanaman ini juga berasal dari tanah sekitar Teluk Persia.

Pohonnya berukuran sedang dengan tinggi sekitar 15-25 m, tumbuh secara tunggal atau membentuk rumpun pada sejumlah batang dari sebuah sistem akar tunggal.

Daunnya memiliki panjang sekitar 3-5 m, dengan duri pada tangkai daun, menyirip dan mempunyai sekitar 150 pucuk daun muda, daun mudanya yang berukuran dengan panjang sekitar 30 cm dan lebar 2 cm. Rentangan penuh mahkotanya berkisar dari 6 sanpai dengan 10 m.

Kurma juga telah menjadi makanan pokok di negara Timur Tengah selama ribuan tahun lamanya. Pohon Kurma ini juga diyakini berasal dari sekitar Teluk Persia yang sudah dibudidayakan sejak zaman kuno dari Mesopotamia ke prasejarah Mesir, kemungkinan pada awal sekitar 4000 SM.

Bangsa Mesir Kuno ini menggunakan buahnya untuk dapat dibuat menjadi anggur kurma dan memakannya pada saat panen. Ada bukti sebuah arkeologi budidaya kurma di bagian Arab timur pada tahun 6000 SM. (Alvarez-Mon 2006).

 

 

Manfaat Buah Kurma

 

  • Menambah stamina.
  • Meningkatkan kinerja otak.
  • Kenyang lebih lama.
  • Mengandung kadar serat yang sangat tinggi.
  • Mengembalikan energi yang hilang.
  • Membantu mengurangi sembelit dan melancarkan buang air besar.
  • Mencegah kanker lambung dan kanker usus.
  • Menyehatkan usus.
  • Menjaga kepadatan dan kesehatan tulang.
  • Membantu mengurangi gejala anemia.
  • Menaikkan berat badan.
  • Meningkatkan daya ingat.
  • Meningkatkan konsentrasi dan fokus.
  • Menjaga kesehatan jantung.
  • Menjaga kesehatan syaraf.
  • Mengurangi dan mengatasi reaksi alergi.
  • Mencegah dan mengurangi insomnia.

 

 

Cara Menanam Buah Kurma

 

1. Persiapan Bibit Kurma

  • Jika hendak membudidayakan buah kurma dari biji yang dibeli dari pasaran, siapkan dalam jumlah yang sangat banyak. Karena kebanyakan dari biji ialah salah satu calon dari kurma jantan.
  • Jika anda membeli sekotak penuh buah kurma, maka jadikan saja semua bijinya untuk bibit buah kurma. Tentunya peluang untuk bisa sukses bertanam kurma akan jauh lebih besar jika memiliki calon atau bibit yang banyak juga. Semakin besar juga anda mendapatkan calon bibit buah kurma betina yang akan juga menghasilkan buah kurma nantinya.
  • Setelah melakukan pengumpulan biji untuk pembibitan langkah selanjutnya adalah melakukan pembersihan.
  • Pembersihan disini juga termasuk membuang sisa – sisa dari darnging buah yang menempel pada kulit biji.
  • Hal ini juga akan memperbesar persentase dari berhasilnya perkecambahan biji kurma.
  • Cara paling dianjurkan untuk membersihkan biji kurma adalah dengan menggunakan media pasir halus dan mencucinya dengan air bersih. Karena sisa sisa dari daging buah yang masih menempel akan mempermudah datangnya jamur bahkan juga dapat mengundang kutu putih dan juga semut yang tentunya akan merusak biji dalam proses perkecambahan.
  • Setelah melakukan pembersihan terhadap biji, maka lakukanlah perendaman. Proses ini dapat dilakukan dalam waktu 5 – 6 hari.
  • Untuk membantu mempercepat proses perkecambahan, pada waktu perendaman ini sebaiknya dibantu dengan zat pengatur tumbuh organik atau ZPT.
  • Air yang digunakan untuk perendaman haruslah air bersih, setidaknya bebas dari zat – zat berbahaya seperti kaporit. Lakukan pergantian air setiap sekali 24 jam.

 

2. Proses Perkecambahan Biji Kurma

  • Jika anda memiliki untuk dapat menggunakan tisu basah sebagai media perkecambahan biji kurma, maka anda perlu penyiapkan tempat atau wadah yang akan digunakan untuk sebuah proses ini.
  • Pastikan juga wadah atau tempat yang anda pilih mampu untuk bertahan pada kelembaban yang tinggi karena tisu yang akan digunakan sebagai sebuah media pertumbuhan kecambah biji kurma akan selalu basah.
  • Setelah wadah atau tempat sudah anda pilih, letakkan tisu didalam wadah dan letakkan juga biji kurma diatasnya pastikan tisu selalu dalam keadaan basah.
  • Biji atau bibit kurma yang ditanaman dalam media tisu basah akan tumbuh dalam waktu 14 hari lebih.
  • Berbeda halnya dengan anda yang akan langsung menanam biji pada media tanam.
  • Campurkan cocopeat, kompos beserta pasir untuk sebuah media tanam awal dan menjaga kelembaban dari media tanam. Gunakan perbandingan sekitar 2 : 1 :1, dimana 2 untuk pasir dan perbandingan 1 untuk media kompos beserta cocopeat.

 

3. Pengolahan Lahan

Lahan sebaiknya digemburkan dengan menggunakan cangkul ataupun dibajak. Dalam proses ini bersihkan juga tanaman gulma agar tidak mengganggu proses pertumbuhan lahan.

Buat lubang tanam dengan kedalaman kurang lebih 50-60 cm dan berikan jarak tanam kurang lebih 5-6 m. Sebelum ditanam lubang di isi dengan sebuah campuran pupuk organik dan diamkan kurang lebih selama 1 minggu.

 

4. Proses Penanaman Bibit Kurma

Proses diatas bukanlah tahap penanam melainkan pemindahan bibit kurma ke tempat atau wadah yang lebih besar agar ruang pertumbuhan kurma tersedia.

Pada tahap kali ini baru anda akan mendapat sebuah penjelasan mengenai cara menanam kurma, tanaman kurma yang sudah siap ditanam juga memiliki ukuran batang yang cukup besar.

Penanaman kurma membuat lahan yang cukup luas, selain itu dalam proses penanam kurma usahakan untuk selalu memberikan jarak antar tanaman agar proses pertumbuhan kurma dapat maksimal.

Selain jarak, kedalam lubang untuk proses penanaman juga perlu diperhatikan. Setidaknya anda harus membutuhkan ukuran lubang antara 50 – 60 cm dan jarak sekitar 5-6 m per bibit kurma.

Lubang yang telah disiapkan terlebih dahulu dibiarkan sebelum ditanami bibit. Diamkan selama 2 hingga 3 hari dan kemudian masukkan campuran pupuk. Setelah melakukan pemupukan pada semua lubang barulah bibit kurma ini bisa ditanam.

 

5. Perawatan Pohon Kurma

Setelah proses penanaman selesai, yang perlu dilakukan selanjutnya adalah perawatan. Lakukan penyiraman secara rutin dan juga lakukan pemupukan susulan. Pemupukan susulan ini dilakukan dalam proses perawatan tanaman hingga menjadi pohon dewasa.

Kemudian hanya diperlukan sebuah proses penyerbukan. Disinilah peranan penting dari serangga dan juga angin agar dapat membantu proses penyerbukan dimana hasil dari perkawinan silang tersebut akan menghasilkan buah kurma.

 

6. Pemanenan Kurma

Perbedaan pohon kuram betina dan jantan akan terlihat saat berbunga dengan ciri-ciri yaitu sebagai berikut :

  • Pohon jantan, Bunga berwarna putih dan ukuran lebih kecil serta seperti terdapat zat tepung.
  • Pohon betina, Biasanya seperti pohon kelapa yang memiliki pentolan bunga.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ 6 Cara Menanam Buah Kurma Terlengkap. Semoga bermanfaat dan juga dapat menambah ilmu pengetahuan akan cara membudidayakannya. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

[irp]

[irp]

[irp]

[irp]

/* */