√ 5 Cara Menanam Ciplukan Terlengkap

√ 5 Cara Menanam Ciplukan Terlengkap Hai para budidayawan kembali lagi dalam artikel carabudidaya.co.id. Kali ini kita akan membahas mengenai Cara Menanam Ciplukan.

Ada yang sudah mengetahui bagaimana cara menanam ciplukan yang baik dan benar? Mari simak yuk dalam penjelasannya dibawah ini ya.

 

√ 5 Cara Menanam Ciplukan Terlengkap
√ 5 Cara Menanam Ciplukan Terlengkap

 

Mengenal Buah Ciplukan

 

Ceplukan atau ciplukan merupakan salah satu nama jenis buah yang kecil, yang ketika sudah masak tertutup oleh perbesaran kelopak bunga. Buah ini juga sangat dikenal dengan berbagai nama daerah seperti cecenet atau cecendet (Sd.), nyurnyuran (Md.) atau juga kopok-kopokan (Bl.).

Tanaman ciplukan atau yang juga dikenal dengan nama ilmiah Physalis angulate L. merupakan jenis tanaman yang berasal dari benua Amerika dan hingga kini pertumbuhannya sangat pesat dan menyebar di daratan asia dan eropa.

Tanaman Ciplukan ini juga memiliki suatu bentuk buahnya yang kecil, apabila sudah masak kemudian buahnya akan tertutup oleh perbesaran kelopak bunga.

Pada umumnya ciplukan banyak ditemukan tumbuh secara liar di daerah persawahan, ditepi hutan maupun tegalan dan perkebunan terutama pada saat musim hujan.

 

 

Manfaat Buah Ciplukan

 

  • Menyembuhkan penyakit jantung.
  • Sebagai obat asma.
  • Mengobati penyakit kurap.
  • Menurunkan demam.
  • Menurunkan tekanan darah tinggi.
  • Membersihkan kencing kotor.
  • Mengobati kanker payudara.
  • Menghilangkan kuning pada bayi yang baru lahir.
  • Menyadarkan orang pingsan.
  • Mengobati stroke.
  • Menambah kecerdasan.
  • Mengobati kencing manis.
  • Menghilangkan sakit persendian.
  • Menurunkan kolesterol.
  • Untuk tambah darah.
  • Penawar racun.

 

 

Syarat Tumbuh Tanaman Ciplukan

 

  • Tanaman ciplukan ini dapat tumbuh dengan sangat baik pada daerah terbuka dengan paparan sinar matahari langsung.
  • Buah ciplukan juga dapat tumbuh dengan sempurna pada tanah bertekstur gembur.
  • Media tanam dengan suatu kandungan keasaman tanah atau sering disebut dengan ph tanah kurang lebih sekitar 5,5-6,8 ialah tempat yang terbaik untuk menanam ciplukan.

 

 

Cara Menanam Buah Ciplukan

 

1. Penyiapan Benih Ciplukan

 

  • Benih ciplukan ini berasal dari buah yang telah berusia kurang lebih dari 2,5 bulan.
  • Buah yang sudah matang dan tua tersebut, apabila dipijit dengan jari maka akan mengeluarkan daging buah yang lunak beserta bijinya.
  • Selanjutnya, biji ini dapat digunakan sebagai benih yang siap disemai.

 

2. Persiapan Lahan Tanam Ciplukan

 

Lahan yang akan digunakan untuk membudidayakan ciplukan terpapar sinar matahari langsung minimal 8 jam sehari, memiliki kandungan unsur hara yang dibutuhkan tanaman, dekat dengan sumber air dan memiliki pH (keasaman) tanah ada pada kisaran 5,5-6,8.

Jika pada lahan tanam sudah ditentukan, gemburkan tanah pada lahan dengan cara menggunakan cangkul atau dibajak. Setelah itu, buatlah sebuah bedengan atau lajur tanam dengan tinggi sekitar 10-20 cm.

Jika sudah, selanjutnya harus lakukan pemupukan dasar dengan menggunakan sebuah pupuk kandang atau pupuk organik lainnya, pemberian pupuk dasar tersebut juga dapat dilakukan dengan cara tanah digali membentuk lajur panjang di tengah bedengan lalu pupuk dapat ditaburkan didalamnya secara merata lalu tutup kembali dengan tanah.

 

3. Penanaman Bibit Ciplukan

 

  • Buatlah sebuah lubang tanam pada bedengan dengan jarak antar lubang sekitar 40-50 cm. Usahakan agar kedalaman lubangnya ini mencukupi ukuran polybag plastik.
  • Lakukan pengairan terlebih dahulu pada sebuah bedengan agar lahan tanam basah. Jangan lupa siram juga benih ciplikan ini pada polybag sebelum dipindahkan pada ke bedengan.
  • Pilih waktu penanaman pada sore hari untuk mencegah tanaman menjadi layu di terik siang.
  • Selesaikan penanaman dalam jangka waktu sekali waktu agar tanaman ciplukan dapat tumbuh bersamaan dan merata.
  • Selama kurang lebih lima hari pertama lakukan sebuah penyulaman benih jika ada tanaman yang mati.

 

4. Perawatan Tanaman Ciplukan

 

  • Penyiraman

Penyiraman atau pengairan sebaiknya anda lakukan setiap seminggu sekali secara rutin. Apabila anda menemui tanah terlalu kering sebaiknya lakukan dengan segera proses tersebut.

 

  • Pemupukan Susulan

Pemupukan susulan bertujuan untuk merangsang pertumbuhan serta pembuahan lebih berkualitas. Pemupukan susulan pertama anda lakukan pada usia tanam memasuki 7 hari. Yaitu dengan memberikan NPK dengan dosisi 1 gram/batang tanaman.

Campurkan 1 gelas pupuk NPK/ 35 liter air sampai merata, kemudian berikan 100 cc campuran pupuk tersebut pada setiap batang tanaman ciplukan.

Lakukan pemupukan susulan setiap 2 minggu sekali. Akan tetapi jika dirasa tanaman cukup subur anda bisa melakukan pemupukan susulan setiap 3 minggu sekali. Pada saat musim hujan anda bisa mengurangi dosis NPK, karena air hujan sendiri mengandung nutri N.

 

  • Penyulaman

Perawatan yang ketiga pada saat anda menanam ciplukan yaitu penyulaman. Proses ini sebaiknya anda lakukan sesegera mungkin supaya pertumbuhan tanaman bisa serempak. Gantilah bibit yang mati atau pertumbuhan lambat menggunakan bibit baru saat tanaman berusia 7 hari setelah tanam.

 

5. Panen Buah Ciplukan

 

Buah ciplukan dapat dipanen setiap 2-3 minggu sekali. Apabila budidaya ini berhasil dan berkualitas maka akan mampu menghasilkan buah yang seragam dan matang sempurna. Pada masa panen, 1 batang pohon buah ciplukan ini akan mampu menghasilkan hingga 300 buah.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ 5 Cara Menanam Ciplukan Terlengkap. Semoga bermanfaat dan juga dapat menambah ilmu pengetahuan akan cara membudidayakannya. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

[irp]

[irp]

[irp]

[irp]

/* */