√ 5 Cara Ternak Burung Puyuh Petelur Temudah & Terlengkap

Diposting pada

√ 5 Cara Ternak Burung Puyuh Petelur Temudah & Terlengkap –  Tentunya anda sudah mengetahui tentang perawakan dari burung mungil yang satu ini,burung puyuh adalah jenis burung yang memiliki ukuran tubuh mungil, berkaki pendek dan tidak bisa terbang seperti pada burung umumnya, tetapi dia sejenis burung. Seperti penjelasan diatas, bahwa ini merupakan jenis burung liar yang biasanya akan anda temukan atau hidup di sawah – sawah, semak belukar dan hutan. Nama lain dari burung ini adalah burung gemak, ini adalah istilah yang biasanya dipakai oleh orang jawa.

Sebelum menjadi burung yang dapat dibudidayakan, burung puyuh dahulunya adalah burung buruan. Yang mana akan selalu di buru dan di cari agar bisa di ambil daginggnya untuk di masak atau di konsumsi bagi oarang-orang. Banyak masyarakat yang sangat gemar dalam mengkonsumsi daging dari burung puyuh ini karena memiliki cita rasa tersendiri yang empuk tekstur dagingnya serta, manis dan lezat dan tidak kalah nya burung puyuh mempunyai kandungan protein yang banyak.

Semakin banyak perburuan terhadap burung puyuh menyebabkan burung puyuh menjadi langka atau susah di temukan Maka, usaha pertenakan atau sebuah upaya budidaya puyuh menjadi alternatif agar masyarakat dapat terus mengkonsumsi burung telur puyuh dan itu sangatlah menguntungkan bagi pembisnis burung telur puyuh, dimana anda bisa melestarikan sekaligus memenuhi permintaan pasar.

Sehingga kami memiliki solusi dalam memecahkan masalah dalam cara berternak dalam burung puyuh dan kami akan memberikan 5 Cara Ternak Burung Puyuh Petelur Temudah Lengkap semoga artikel ini dapat menemukan solusinya selamat membaca.

 

√ 5 Cara Ternak Burung Puyuh Petelur Temudah & Terlengkap

 

8 Cara Ternak Burung Puyuh Petelur Temudah Lengkap

 

1. Persiapan Kandang

Pertama yang harus di persiapakan adalah persiapan kandang atau tempat untuk melakukan budidaya burung puyuh ini. Berikut beberapa persiapan awal yang harus di lakukan dan  yang dibutuhkan untuk pembuatan kandang burung puyuh, yaitu:

  • Agar kondisi kandang tersebut tidak terlalu lembab, maka aturlah supaya letak kandang akan tetap terkena sinar matahari.
  • Kelembabab kandang setidaknya hanya berkisar 30 hingga 70%.
  • Kandang Sangat membutuhkan bantuan penerangan untuk kandang sekitar 25 hingga 50 watt pada waktu siang dan 40 hingga 60 watt pada malam hari.
  • Sedangkan untuk temperatur normal atau idealnya, sekitar 20 hingga 25 derajat.

Sedangkan persiapan kandang atau tempat pemeliharan burung puyuh ini biasanya terdapat 2 langkah pilihan yang biasa di terapkan oleh para perternak burung puyuh, yaitu : pada sistem sangkar atau batere dan sistem litter atau lantai sekam seperti yang digunakan pada Cara Budidaya Ayam Petelur. Sedangkan persiapan tempat atau kandang untuk budidaya burung puyuh ini sendiri sebenarnya memerlukan beberapa macam jenis kandang atau tempat. Berikut uraiannya:

 

√ 5 Cara Ternak Burung Puyuh Petelur Temudah & Terlengkap

 

  • Kandang untuk proses pembibitan

Kandang yang akan di gunakan untuk proses pembibitan sesuai dengan namanya. Kandang ini tentunya akan memiliki pengaruh langsung terhadap pertumbuhan dan kesehatan dari burung puyuh yang dapat menghasilkan telur yang bagus dan juga berkualitas dengan baik. Ukuran atau besarnya kandang dalam proses ini tentunya di pengaruhi oleh jumlah puyuh yang akan anada ternak nantinya.

 

  • Kandang untuk para induk

Seperti halnya kandang yang akan di gunakan untuk proses indukan, kandang para induk ini memiliki jenis, Sedangkan khusus untuk ukurannya atau lebarnya kandang, anda tetap dapat menyesuaikan dengan ukuran kandang pembibitan atau bisa lebih besar agar burung tidak berdesakan dengan burung lainnya dan tidak kekurangan oksigen.

 

  • Kandang untuk para anak burung puyuh

Para anak puyuh yang telah menetas dan berumur  satu hari hingga dua atau tiga minggu akan menggunakan jenis kandang ini. Ini adalah kandang yang akan di gunakan untuk memberikan panas yang cukup yang sangat dibutuhkan para anak – anak puyuh tersebut. Di dalam kandang ini biasanya akan di lengkapi dengan alat pemanas ruangan. Untuk memuat 90 hingga 100 ekor anak puyuh anda hanya memerlukan ukuran kandang dengan panjang 100 cm, tinggi 40 cm, lebar 100 cm dan tinggi kaki hingga 50 cm.

 

  • Kandang untuk pertumbuhan anak puyuh

Ini adalah kandang yang biasanya berupa jaring kawat atau kandang yang memiliki jenis yang sama dengan kandang yang dapat di gunakan untuk para induk petelur. Biasanya anak anak puyuh yang berumur 3 hingga 6 minggu akan di pindahkan ke kandang ini begitu juga dengan anak puyuh yang berumur lebih dari 6 minggu akan di pindah dengan kandang yang ukurannya lebih besar.

 

2. Mengupayakan puyuh tidak stres dari DOQ sampai produksi.

Bisa ditempuh dengan menyiapkan kandang senyaman mungkin bagi burung puyuh (kepadatan kandang, suhu tidak panas, air tersedia selalu.Segala aktivitas keseharian puyuh dilewatkan di kandang, sehingga upaya untuk memberikan kondisi yang baik dan nyaman bagi puyuh akan berimbas pada hasil produksi yang tinggi.

 

3.     Menjaga kualitas pakan yang baik dan proporsional sesuai dengan masa pertumbuhan dan perkembangannya.

Dikarenakan pakan merupakan faktor produksi yang tinggi yang di butuhkan  dalam pertumbuhan burung puyuh (60% hingga 80% dari biaya produksi), maka manajemen pakan perlu diperhatikan dengan baik. Umumnya perbedaan kualitas pakan ditandai dengan kadar protein kasar yang terkandung dalam pakan. Puyuh yang berada pada periode DOQ umumnya membutuhkan pakan dengan kualitas yang tinggi, mencapai 30%. Untuk puyuh grower, kadar protein pakan yang dibutuhkan adalah 20-25% dan puyuh layer membutuhkan pakan dengan kadar protein 18-25%.

 

4.     Melakukan manajemen kesehatan dan pengendalian penyakit.

Pencegahan penyakit jauh lebih murah daripada mengobati. Sebab, jika terlanjur sakit maka akan mengalami kerugian akibat turunnya produksi telur dan akan menular terhadap unggas burung puyuh lainnya,Kalaupun sembuh belum tentu mampu memulihkan produksi telurnya karena dapat mempengaruhi kualitas telur bila unggas puyuh terdapat sakit. Tindakan yang dapat dilakukan yaitu sanitasi kandang memberi faksinasi terhadap unggas dan penyemprotan kandang, melakukan desinfektansi, sanitasi peralatan, pemberian suplemen seperti vitamin dan hindarkan kontak dengan unggas atau hewan lain yang berasal dari luar agar penyakit tidak menular dari unggas lain.

 

5.     Memanfaatkan teknologi secara optimal.

Teknologi semankin canggih dan tidak kalah dengan teknologi terhadap hewani kita bisa dapat mengetahui penyakit atau masalah lainnya terhadap unggas yang di ternak. Namun yang terpenting di dalam teknologi berupa sarana prasarana produksi maupun penunjang produksi seperti teknologi pakan pada burung puyuh.Teknologi pakan yang dapat digunakan seperti suplemen pakan dalam bentuk sumber protein yang harus di berikan kepada burung puyuh, vitamin, mineral dan probiotik.

Suplemen pakan ini yang telah banyak digunakan oleh beberapa peternak di sekitar Indonesia. Dengan memanfaatkan teknologi, menurut informasi survei lapangan dari beberapa peternak yaitu dapat meningkatkan produksi telur hingga 90%. Selain itu dan berkualitas baik,dapat mengurangi stres lingkungan dan mengurangi bau kotoran yang berasal dari gas amonia yang dikeluarkan ternak.

 

 

Menghindari Hama dan Penyakit Burung Puyuh

  • Terdapat banyak jenis hama dan penyakit pada ternak puyuh petelur mulai dari radang usus (Quail Enteritis), tetelo (New Casstle Disease), berak putih (Pullorum), berak darah (Coccidiosis), cacar ungags (Fowl Pox), Quail Bronchitis, Aspergilosis dan cacingan (Prihatman, 2000).

 

  • Untuk menjaga kebersihan kandang puyuh petelur, maka sebaiknya dilakukan pembersihan secara rutin mulai dari kotoran, bulu, dan pemeriksaan kesehatan burung puyuh secara rutin. Jika menemukan adanya gejala pada burung puyuh yang kurang sehat, maka segera keluarkan burung puyuh tersebut dari kandang.

 

  • Kemudian bisa mengobati burung puyuh hingga keadaannya menjadi sehat. Setelah itu bisa mengembalikan burung puyuh tersebut kedalam kandang.

 

  • Sebagai antisipasi serangan bakteri, virus, parasit dan jamur, dulur-dulur bisa mencegah pertumbuhannya dengan secara rutin. Dosis yang digunakan untuk penyemprotan kandang adalah 250 ml/tangki 14 liter. Ini harus dilakukan agar puyuh tidak diserang penyakit akibat bakteri dan jamur.

 

Itulah ulasan tentang √ 5 Cara Ternak Burung Puyuh Petelur Temudah & Terlengkap Semoga apa yang diulas diatas bermanfaat bagi pembaca. dan berhasil dalam beternak burung puyuh petelurnya. sekian dan terimakasih.

 

Baca Juga Artikel Lainnya :

Baca Juga  √ 6 Cara Ampuh Dalam Budidaya Tanaman Jambu Kristal Termudah
Baca Juga  √ 9 Cara Menanam Cabe Di Jamin Berhasil & Sukses Dalam Bisnis
Baca Juga  √ 15 Cara Beternak Burung Kacer Bersuara Merdu & Gacor [ TERLENGKAP ]
Baca Juga  √ 8 Cara Budidaya Ikan Patin Terlengkap