√ Cara Budidaya Kambing Boer Bagi Pemula Terlengkap

Diposting pada

√ Cara Budidaya Kambing Boer Bagi Pemula Terlengkap

 

 

CaraBudidaya.Co.ID – Hai para budidayawan kembali lagi dalam artikel carabudidaya.co.id. Kali ini kita akan membahas mengenai cara budidaya kambing boer secara lengkap. Ada yang sudah mengetahui bagaimana Cara budidaya kambing boer? Mari simak yuk dalam penjelasannya dibawah ini ya.

 

√ Cara Budidaya Kambing Boer Bagi Pemula Terlengkap

 


Mengenal Kambing Boer

Kambing boer ialah jenis kambing yang berasal dari  Negara Afrika Selatan. Kata “Boer” artinya petani. Kambing boer tergolong sebagai kambing pedaging yang sesungguhnya karena pertumbuhannya sangat cepat.

Kambing ini padausia 5-6 bulan sudah dapat mencapai berat 35 – 45 kg, dengan rataan pertambahan berat tubuh antara 0,02 – 0,04 kg per hari. Keragaman ini bergantung pada banyaknya susu dari induk dan ransum pakan sehari-harinya.

Kambing boer jantan akan memiliki bobot tubuh 120 – 150 kg pada saat dewasa (umur 2-3 tahun), sedangkan Betina dewasa (umur 2-3 tahun) akan memiliki bobot tubuh 80 – 90 kg. Boer betina maupun jantan keduanya bertanduk.

 


Ciri – Ciri kambing Boer

  • Kambing boer memiliki bentuk tubuh yang lebar dan panjang,
  • Kaki pendek, hidung cembung, telinga panjang menggantung kebawah,
  • Bulu tubuh putih, kepala warna coklat tua atau coklat muda, dengan garis putih kebawah di wajahnya,
  • Bobot tubuh kambing Boer dewasa bisa mencapai hingga 80-120 kg.
  • Kambing jenis ini juga sangat suka bejemur pada siang hari dibawah terik matahari,
  • Serta mempunyai kulit berwarna coklat untuk melindunginya dari kanker kulit akibat sengatan matahari secara langsung.

 


Cara Budidaya Kambing Boer

1. Membuat kandang Kambing Boer

Kandang yang sering digunakan untuk ternak kambing ialah kandang model panggung, tujuannya agar lebih mudah untuk membersihkan kotoran kambing tersebut.

Akan tetapi untuk beternak kambing boer, kandang harus lebih besar atau 2x lipat dari kandang untuk kambing jenis lain, dikarenakan ukuran tubuh kambing boer lebih besar.

Contoh apabila ukuran kandang yang biasa digunakan untuk ternak kambing kacang yaitu 2×10 m, mampu menampung sekitar 6-8 ekor kambing.

Apabila kandang tersebut digunakan untuk budidaya kambing boer hanya bisa diisi 4 ekor kambing, tidak boleh lebih karena bisa memperlambat pertumbuhan.

 

2. Pemilihan Indukan Kambing boer

Kriteria fisik kambing boer Betina

  • Bentuk tubuh komplak/padat.
  • Bentuk dada dalam dan luas.
  • Memiliki garis punggung lurus.
  • Kondisi bulu bersih dan mengkilat.
  • Memiliki badan yang sehat dan tidak cacat.
  • Memiliki jumlah gigi yang lengkap
  • Kondisi rahang atas dan rahang bawah rata.
  • Memiliki bentuk ambing yang normal dan simetris.
  • Ambing tidak terlalu menggantung.
  • Terdapat 2 buah puting susu.
  • Apabila diraba ambing terasa kenyal dan halus.
  • Tidak ada pembengkakan atau infeksi.
  • Bentuk kaki normal , tidak bengkok.
  • Kaki lurus dan kondisi kuat.
  • Memiliki tumit yang tinggi.

 

Kriteria fisik kambing boer jantan

  • Memiliki tubuh yang besar dan panjang.
  • Dada dalam dan lebar.
  • Bagian tubuh pada bagian belakang lebi besar dan tinggi.
  • Memiliki badan yang sehat dan tidak cacat.
  • Kondisi bulu bersih dan mengkilat.
  • Penampilan gagah.
  • Memiliki pergerakan yang aktif , dan tenaga yang besar
  • Bentuk kaki normal , tidak bengkok.
  • Kaki lurus dan kondisi kuat.
  • Memiliki tumit yang tinggi.

 

3. Pemberian pakan Kambing Boer

  • Kambing sangat menyukai hijauan berupa daun-daunan seperti lamtoro, gamal, daun nangka, dan lain-lain.
  • Pemberian hijauan mencapai 3% bobot tubuhnya, diukur dalam keadaan kering. Bila hijaun dalam keadaan basah atau segar, kira-kira sekitar 10-15% dari bobot tubuh.
  • Pakan tambahan ini bisa berupa pakan jadi yang bisa diproduksi pabrik atau membuat sendiri. Umumnya kambing menyukai konsentrat dari bungkil kedelai, dedak, dan tepung ikan. Konsentrat untuk pakan kambing setidaknya mengandung protein 16%.
  • Pemberian konsentrat harus dilakukan saat kambing hamil tua atau setelah beranak. Pada masa itu kambing sangat membutuhkan nutrisi untuk perkembangannya. Dosisnya sekitar 1,5% dari bobot tubuhnya.
  • Kambing memerlukan air minum sekitar 1,5 hingga 2,5 liter air per hari. Penyediaan air umumnya tidak dibatasi. Air bisa disediakan sepanjang waktu dan ditambah bila habis. Air harus diganti setiap hari dengan yang bersih. Tepat air juga harus selalu dikontrol agar tetap bersih.

 

4. Perawatan Kambing Boer

Kandang rutin dibersihkan seminggu sekali atau 2 hari sekali.Walaupun kambing ini lebih tahan penyakit dari kambing biasa. Pembersihan 2hari sekali dengan menyapu alas kandang, dan pembersihan sebulan sekali dengan menyemprot kandang menggunakan desinfektan.

 

5. Produksi kambing Boer

Indukan kambing yang baik dapat beranak minimal 3 kali dalam kurun waktu setahun. Kambing betina akan mengalami siap kawin pada usia 10-12 bulan atau bila bobotnya telah mencapai 55-60 kg mana yang lebih dahulu tercapai.

Kambing yang sedang mengalami birahi akan menampakkan tanda-tanda gelisah, nafsu makan dan minum menurun, sering mengibaskan ekor, sering kencing, kemaluan bengkak, dan diam saat dinaiki pejantan. Siklus birahi kambing boer umumnya berselang 17-21 hari, dengan lama birahi 24-45 jam.

Masa kehamilan kambing sekitar 144-156 hari. Masa melahirkan penyapihan dan istirahat berkisar 2 bulan.

 

6. Penanganan Penyakit Kambing Boer

1. Scabies (penyakit kulit)

Scabies ialah jenis penyakit kulit/gatal, yang disebabkan oleh kutu, cara mengobati penyakit scabies pada kambing cukup mudah yaitu dengan cara memisahkan kambing yang terserang scabies.

Selanjutnya siapkan belerang yang sudah ditumbuk halus, campur dengan minyak goreng panas, dan aduk hingga rata, tunggu beberapa saat sampai minyak goreng dingin kemudian oleskan 2-3 kali sehari pada kulit yang terserang scabies sampai sembuh total.

 

2. Orf (nanah pada moncong atau bibir kambing)

Penyakit lain yang sering menyerang kambing boer ialah orf, dan cara mengobatinya adalah dengan mengelupas/mengopek bekas luka tersebut kemudian kasih obat merah atau betadine.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Cara Budidaya Kambing Boer Bagi Pemula Terlengkap . Semoga bermanfaat dan juga dapat menambah ilmu pengetahuan akan cara membudidayakan nya. Terima Kasih

 

Baca Juga Artikel Lainnya :

Baca Juga  √ Cara Budidaya Kambing Etawa yang Mudah Dipahami Secara Lengkap

Baca Juga  √ 11 Cara Budidaya Sapi Potong Terlengkap
Baca Juga  √ Cara Ternak Sapi Bali yang Efektif Secara Lengkap
Baca Juga  √ 10 Cara Mudah Beternak Ayam Bangkok untuk Pemula Terlengkap
Baca Juga  √ 6 Langkah Budidaya Ayam Broiler Terlengkap