√ Cara Budidaya Ikan Cupang Hias yang Efektif Secara Lengkap

√ Cara Budidaya Ikan Cupang Hias yang Efektif Secara Lengkap  –Hai para budidayawan kembali lagi dalam artikel carabudidaya.co.id. Kali ini kita akan membahas mengenai cara budidaya ikan cupang secara lengkap.

Ada yang sudah mengetahui bagaimana Cara budidaya Ikan Cupang? Mari simak yuk dalam penjelasannya dibawah ini ya.

 

√ Cara Budidaya Ikan Cupang Hias yang Efektif Secara Lengkap
√ Cara Budidaya Ikan Cupang Hias yang Efektif Secara Lengkap

 

Mengenal Ikan Cupang

 

Ikan Cupang ialah salah satu jenis ikan air tawar yang habitat nya berasal dari negara di Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Thailand, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, dan Vietnam.

Ikan ini memiliki bentuk dan karakter yang unik dan dominan agresif dalam mempertahankan wilayahnya. Di kalangan pecinta ikan cupang , ikan ini terbagi atas 3 golongan, yaitu cupang hias, cupang aduan, dan cupang liar.

Jenis ikan cupang yg berasal asli dari Indonesia ialah Betta channoides yang ditemukan di Pampang, Kalimantan Timur.

 

 

Jenis – Jenis Ikan Cupang Hias

 

  • Halfmoon

merupakan salah satu jenis cupang yang cukup populer. Ikan ini mempunyai sirip dan dan ekor yang nampak menyatu satu sama lainnya. Sirip dan ekornya itu berbentuk pola setengah lingkaran yang mirip dengan bentuk bulan sepotong.
Warna tubuh cupang ini sangat beragam, mulai dari merah, biru, ungu, hijau, dan masih banyak lagi.

 

  • Double Tail

Ikan ini mempunyai ekor yang terbelah atau bercagak dua. sebab ciri khas itulah ikan ini akhirnya dinamai dengan double tail alias ekor ganda. Ikan ini memiliki variasi warna yang cukup beragam. Akan tetapi cupang double tail termasuk yang sulit untuk dibudidayakan dikarenakan cupang ini cukup langka di pasaran dan biasanya juga dijual dengan harga yang lebih mahal dari jenis cupang lainnya.

 

  • Crown Tail

Ikan cupang hias yang banyak diminati ialah crown tail. Di Indonesia ikan cupang ini juga dinamai dengan cupang serit. Ikan cupang ini dapat dikenali dengan karakteristik ekornya yang sangat unik yaitu menyerupai mahkota (crown). Ekor mahkota tersebut merupakan tulang-tulang ekornya yang memiliki serit terpisah antara satu dan yang lainnya. Ikan ini juga mempunyai beberapa macam warna yang sangat menawan.

 

  • Plakat

Plakat dalam bahasa Thailand yang artinya “tarung”. Konon, tradisi adu ikan cupang sendiri awal mulanya berasal dari negara Thailand sehingga ikan cupang aduan banyak diasosiasikan dengan negara tersebut.
Ikan jenis ini mudah dikenali dengan sirip dan ekornya yang pendek. Warna ikan ini juga tidak terlalu menonjol seperti yang lainnya. Tubuhnya cukup besar sehingga ideal bila dijadikan sebagai petarung. Ikan ini akan bergerak agresif jika melihat musuh di dekatnya.

 

  • Giant

Cupang giant ialah nama untuk ikan cupang yang memiliki badan yang jauh lebih besar daripada cupang biasanya. Cupang ini ialah persilangan dari berbagai macam jenis cupang. Oleh sebab itu, semua jenis ikan di atas juga dapat menjadi cupang giant. Diperkirakan ikan cupang giant ini ada yang panjangnya bisa mencapai 12 cm . Karena ukurannya yang besar, jadi untuk harganya juga lebih mahal dari ikan cupang biasa.

 

Cara Budidaya Ikan Cupang Hias

1. Memilih Indukan Ikan Cupang Yang Berkualitas

Ciri-Ciri Cupang Jantan

  • Berusia sekitar 4 sampai 8 bulan
  • Bentuk badannya sudah mulai panjang
  • Siripnya mulai memanjang
  • Warnanya lebih terang atratif dari sebelumnya
  • Gerakannya lebih agresif dan lincah dari sebelumnya

 

Ciri-Ciri Cupang Betina

  • Berusia sekitar 3 sampai 4 bulan
  • Bentuk badannya membulat dengan bagian perut sedikit buncit
  • Siripnya pendek dan warnanya agak kusam dan tidak menarik
  • Gerakannya melambat

 

2. Media Pemijahan Ikan Cupang Hias

  • Untuk tempat media pemijahan bisa menggunakan berbagai macam tempat namun, akan lebih baik jika anda menggunakan media akuarium.
  • Akuarium yang bisa anda gunakan yaitu akuarium berukuran kecil berukuran 20x 20x 20 cm.
  • Sediakan juga tempat untuk meletakkan ikan cupang betina, tempat bisa berupa gelas plastik bekas yang bening.
  • Anda juga perlu menyediakan tumbuhan air seperti kayambang, selain sebagai hiasan tumbuhan ini juga dibutuhkan sebagai pelengkap media.

 

3. Pemijahan Ikan Cupang Hias

  • Isi aquarium pemijahan terlebih dahulu dengan air setinggi 15 cm menggunakan air jernih endapan semalam.
  • Tambahkan tanaman air sebagai tempat berlindung benih atau biasa disebut dengan burayak.
  • Masukkan ikan cupang hias jantan dan biarkan selama sehari semalam hingga muncul gelembung- gelembung udara di permukaan.
  • Untuk memancing indukan jantan membuat gelembung, masukkan ikan betina secara terpisah dalam media pemijahan dengan membenamkan gelas plastik bekas berisi ikan betina.
  • Setelah gelembung terbentuk dengan baik, masukkan indukan betina ke dalam akuarium dan tutup dengan Koran.
  • Letakkan media pemijahan di tempat yang sunyi selama sehari, tunggu hingga telur cupang muncul.

 

4. Proses Penetasan Telur Ikan Cupang

  • Jika sudah terlihat tanda-tanda pembuahan, angkat segera indukan betina, karena yang bertugas untuk merawat dan menjaga burayak adalah si jantan.Jika tidak segera diangkat bisa memakan telurnya sendiri.

  • Cupang jantan merawat burayak dengan cara memunguti telur yang sudah dibuahi dan meletakkannya pada gelembung-gelembung tadi.

  • Setelah 1 hari telur-telur akan menjadi burayak, dan tidak perlu memberi makan burayak selama 3 hari, karena masih ada nutrisi yang terbawa dalam telur. Ikan cupang jantan juga akan tidak makan/berpuasa selama menjaga burayak.

  • Setelah 4 hari dari kelahiran,berikan kutu air (moina atau daphnia). Namun takarannya perlu diperhatikan, sebab pemberian pakan terlalu banyak akan mengotori air dan menyebabkan kematian pada burayak.

  • Indukan jantan baru boleh diambil saat burayak berumur 2 minggu terhitung dati hari menetas.

  • Lalu pindahkan anakan cupang tersebut pada tempat yang lebih besar dan selali diberikan kutu air/larva nyamuk untuk dimakan.

  • Jika sudah berumur 1,5 bulan, ikan sudah bisa dipilah dan dibedakan berdasarkan jenis kelaminnya.

  • Pisahkan masing-masing burayak dan letakan di botol kecil 500 ml atau 1 ltr jika sudah berumur 3 bulan, karena jika tidak langsung dipisahkan, bisa-bisa mereka akan saling membunuh satu sama lain.

 

5. Pemberian Pakan Anakan cupang atau Burayak

Pada umumnya ikan cupang sangat gemar sekali dengan kutu air, cacing sutera dan larva nyamuk.Dalam memberikan pakan, sebaiknya kalian berikan sebanyak 3-4 kali dalam sehari agar proses pertumbuhan semakin cepat.

 

6. Cara Merawat Burayak Ikan Cupang Berdasarkan Umur

  • Usia 3-4 hari: burayak sudah dapat diberikan vinegar eels (belut cuka), dan bisa juga dengan infusoria, rotifera (cacing sutra).

  • Usia 1 minggu: burayak sudah bisa diberikan pakan kutu air saring atau BBS (Baby Brine Shrimp) atau artemia yang telah dikultur. Pemberian kutu air dan Artemia ini sampai burayak berumur 3 minggu.

  • Usia 5 minggu: burayak siap untuk dilakukan pendederan atau dipindahkan ke tempat yang lebih besar atapun kolam. Di usia ini sebaiknya lebih banyak dikasih makan dan konsisten, dan di usia ini naluri bertarung sudah mulai muncul.

  • Usia 4 hingga 6 minggu: burayak mulai terbentuk organ labirinnya dan mereka mulai menuju permukaan untuk bernafas (mengambil oksigen langsung dari udara).

  • Setelah lewat umur 6 minggu pemberian diet makanan mulai beragam mulai dari, jentik nyamuk (cuk), kutu air dan bloodworm.

  • Umur 7-8 minggu anakan ikan cupang sudah dapat dipilih dan membedakan jantan atau betina.

  • Umur 10-12 minggu sudah dapat dibedakan kualitas si cupang dan bisa ditentukan nilai jual belinya. Pilihlah anak dengan kualitas super lalu letakkan di dalam akuarium terpisah, jangan lupa lakukan terus penggantian air 1-2 kali seminggu.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Cara Budidaya Ikan Cupang Hias yang Efektif Secara Lengkap  . Semoga bermanfaat dan juga dapat menambah ilmu pengetahuan akan cara membudidayakan nya. Terima Kasih

Baca Juga Artikel

[irp]

[irp]

[irp]

[irp]

[irp]

/* */