√ 6 Cara Menanam Lengkuas Terlengkap

√ 6 Cara Menanam Lengkuas Terlengkap Hai para budidayawan kembali lagi dalam artikel carabudidaya.co.id. Kali ini kita akan membahas mengenai Cara Menanam Lengkuas.

Ada yang sudah mengetahui bagaimana cara menanam lengkuas yang baik dan benar? Mari simak yuk dalam penjelasannya dibawah ini ya.

 

√ 6 Cara Menanam Lengkuas Terlengkap
√ 6 Cara Menanam Lengkuas Terlengkap

 

Mengenal Lengkuas

 

Lengkuas menjadi salah satu bahan untuk sebuah bumbu masak. Nama lain dari lengkuas ialah laos (orang jawa menyebutnya dengan laos).

Lengkuas ini juga termasuk jenis tanaman rimpang yang cara berkembang biaknya memakai akar rimpang. Karena tanaman ini juga menjadi salah satu tanaman yang sangat dibutuhkan oleh banyak orang maka tidak sedikit orang yang akan melakukan usaha budidaya lengkuas.

Lengkuas, laos atau yang disebut juga sebagai kelawas (Karo) (Alpinia galanga) merupakan salah satu jenis tumbuhan umbi-umbian yang bisa hidup di daerah dataran tinggi maupun dataran rendah.

Umumnya masyarakat sekitar memanfaatkannya sebagai sebuah campuran bumbu masak dan pengobatan tradisional. Pemanfaatan lengkuas untuk suatu masakan dengan cara mememarkan rimpang kemudian dicelupkan begitu saja ke dalam campuran masakan, sedangkan dalam pengobatan tradisional yang banyak digunakan yakni lengkuas merah Alpinia purpurata K Schum.

 

 

Klasifikasi Tanaman Lengkuas

 

Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Liliopsida/ monokotil
Sub Kelas : Commelinidae
Ordo : Zingiberales
Famili : Zingiberaceae
Genus : Alpinia
Spesies : Alpinia galanga (L)

 

 

Manfaat Lengkuas

 

  • Mengobati penyakit kanker.
  • Sebagai obat tetes telinga.
  • Obat gosok,pelancar kemih, dan obat penguat empedu.
  • Mengobati rematik.
  • Anti-inflamasi.
  • Menjaga kekebalan tubuh.
  • Melindungi kesehatan otak.
  • Mengeluarkan racun.
  • Mencegah rambut rontok.
  • Meremajakan kulit.
  • Mengobati radang.
  • Meningkatkan daya tahan tubuh.
  • Mengatasi perut kembung.
  • Mengobati diare.

 

 

Syarat Tumbuh Lengkuas

 

  • Ketinggian : 1 – 1200 mdpl.
  • Curah Hujan : 2500 – 4000 mm/tahun.
  • Suhu Udara : 25 – 29 derajat celcius.
  • Wilayah yang terkena paparan sinar matahari dengan intensitas yang cukup tinggi.
  • Kelembapan wilayah yang tergolong sedang.
  • Memiliki tingkat kesuburan yang sedang hingga sampai tinggi.
  • Jenis tanah yang dapat disarankan adalah latosol merah coklat, andosol, atau aluvial.
  • Tekstur tanah lempung berpasir, lempung merah, lempung berliat, atau juga lateristik.
  • Sedangkan dengan suhu udara yang sangat ideal untuk tanaman lengkuas ini yakni sekitar 25 derajat celcius.
  • Pada tanaman lengkuas ini juga akan membutuhkan tingkat kelembaban udara yang sedang dan persinaran matahari yang cukup banyak.

 

 

Cara Menanam Lengkuas

 

1. Pemilihan Bibit Unggul Lengkuas

 

  • Pastikan bibit lengkuas ini harus berasal dari tanaman induk yang sudah tua (usia 9 – 10 bulan).
  • Terbebas dari hama dan tidak terserang penyakit.
  • Dianjurkan untuk dapat mengambil bibit dari kebun.
  • Periksalah bibit, pastikan tidak ada bagian lengkuas tidak ada yang terluka atau cacat.

 

2. Pengolahan Lahan

Untuk pengolahan lahan dapat dilakukan setidaknya dua minggu sebelum penanaman. Hal ini bertujuan supaya tanah terbebas dari senyawa racun setelah dibalik.

Dalam kegiatan pengolahan laha meliputi yaitu sebagai berikut :

  • Membajak tanah.
  • Memebuat bedengan.
  • Memupuk tanah.
  • Dan juga mengatur tingkat keasaman tanah hingga pas.

 

3. Penyemaian Bibit Lengkuas

 

  • Siapkan bibit lengkuas.
  • Jemurlah bibit, jangan sampai kering sekali.
  • Simpanlah bibit selama satu bulan.
  • Setelah satu bulan, ambil bibit kembali dan juga potong menjadi empat bagian.
  • Pastikan setiap potongan terdiri atas tiga sampai empat mata tunas.
  • Jemur lagi selama 1 hari.
  • Rendam bibit lengkuas ke dalam larutan fungisida.
  • Diamkan selama satu menit.
  • Masukkan bibit lengkuas ke dalam wadah tertutup.
  • Tutup dengan padi sekam.
  • Simpan selama dua sampai empat minggu.
  • Pantaulah pertumbuhan tunas dari potongan bibit lengkuas.

 

4. Proses Penanaman Bibit Lengkuas

 

Setelah lahan sudah ditumbuhi oleh tunas lengkuas yang baru langkah selanjutnya yaitu dengan menyiapkan lahan untuk dapat ditanam pada bedengan.

Cara tanam tumbuhan lengkuas cukup sederhana yaitu dengan memasukan bibit kedalam bebeapa dari masing-masing lubang tanam yang sudah disipakan lalu ditimbun dengan tanah meskipun ditimbun biarkan tunas bagian ujungnya yang menyumbul ke atas.

Selanjutnya tanaman lengkuas ini harus terus dirawat dengan diberi pupuk dan disiram secara rutin. Buah lengkuas akan tumbuh secara maksimal dan siap untuk bisa dipanen saat memasuki umur kurang lebih 11 bulan setelah tanam.

 

5. Pemeliharaan dan Perawatan Lengkuas

 

  • Penyiraman

Dalam cara menanam lengkuas, penyiraman atau pengairan secara tepat harus juga dilakukan untuk mencegah tanaman mati atau membusuk. Siramlah tanaman lengkuas ini dengan air secukupnya.

Pada awal menanam lengkuas ini, siramlah secara rutin sebanyak dua kali sehari. Kemudian, kurangilah frekuensi menyiram Anda seiring bertambahnya dengan usia tanaman.

Pastikan bahwa tidak ada air yang menggenang pada tanaman ini karena hal itu dapat menyebabkan beberapa rimpang membusuk di dalam tanah.

 

  • Penyiangan

Penyiangan merupakan salah satu kegiatan memberantas gulma atau tanaman liar yang ada di sekitar tanaman budidaya.

Dalam merawat tanaman lengkuas, penyiangan juga perlu dilakukan untuk dapat mencegah terjadinya perebutan nutrisi oleh tanaman liar. Cara memberantas gulma dapat dilakukan dengan cara mencabut tanaman liar sampai ke akarnya agar tidak bersisa.

 

  • Penyulaman

Proses penyulaman terhadap tanaman lengkuas dapat dilakukan dengan cara memeriksa keadaan rimpang lengkuas, terutama saat muncul dedaunan yang layu.

Jika ada rimpang lengkuas yang kedapatan membusuk atau kering, segera ambil dan pisahkan beberapa lengkuas dari rimpang yang lain agar tidak dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman yang lain. Lakukanlah penyulaman setelah tanaman berusia sekitar 2 – 3 minggu.

 

  • Pemupukan dan Penyemprotan Pestisida

Pemupukan ini ternyata tidak hanya dilakukan di awal penanaman bibit saja. Sangat perlu untuk dapat memberi pupuk susulan.

Pemberian pupuk juga dapat dilakukan pada saat usia tanaman menginjak sekitar 2, 4, dan 8 bulan. Sambil memberi pupuk, Anda juga bisa sekaligus menyemprotkan pestisida untuk bisa memberantas hama binatang yang mengganggu pertumbuhan tanaman. Pestisida juga dapat dicampurkan dengan pupuk, baru kemudian dapat dibubuhkan pada ke tanah sekitar tanaman.

 

  • Penggemburan Tanah

Penggemburan tanah pada tanaman lengkuas ini juga bertujuan untuk meningkatkan sirkulasi udara di dalam tanah serta memperlancar saluran air.

Hal ini juga bertujuan untuk dapat menimbun kembali rimpang-rimpang lengkuas yang posisinya mulai menonjol keluar tanah.

 

6. Masa Panen Lengkuas

Pemanenan lengkuas dapat dipenen setelah berumur sekitar 10-12 bulan. Pemanenan ini dilakukan dengan cara membongkar rimpang dengan cara hati-hati agar tidak rusak.

 

 

Hama Tanaman Lengkuas

 

1. Ulat

Ada dua jenis ulat yang biasa menyerang lengkuas, ulat tanah dan ulat akar. Serangan ini mengakibatkan tumbuhan lengkuas mengering dan secara perlahan mati.

Untuk mengendalikan gunakan Dimilin 25 WP dengan konsentrasi sekitar 0.1-0.2 % atau karbofuran dengan dosis 1 gram per-tanaman.

 

2. Nematode

Nematode yang menyerang tanaman lengkuas akan menimbulkan bintik-bintik merah dan merubah warna tanaman menjadi coklat. Untuk dapat mengendalikan hama menatoda pada lengkuas menggunakan karbofuran dengan dosis 1 gram per-tanaman.

 

3. Kutu Daun

Menyerang bagian daun lengkuas yang membuat daun melengkung, menggulung dan layu. Untuk mengandalikan kutu daun pada tanaman lengkuas gunakan pestisida kimia seperti betasiflutrin dan profenofos.

 

 

Penyakit Tanaman Lengkuas

 

1. Jamur Fusarium

Jamur fusarium menyerang bagian akar dan mengakibatkan akar membusuk. Untuk dapat mengendalikan jamur fusarium gunakan Dimazeb 80 WP atau Dithane M-45 80 WP dengan dosis sekitar 0.1 – 0.2 %.

 

2. Bercak Daun

Bercak daun menyebabkan pinggir daun membusuk lalu basah kemudian tanaman mati. Penyakit bercak daun tidak dapat dikendalikan namun dapat dicegah melalui pemilihan bibit unggul.

 

3. Penyakit Layu Bakteri

Jenis penyakit ini biasanya menyerang lengkuas pada daerah yang beriklim lembab seperti Indonesia. Penyakit layu bakteri merupakan penyebab kegagalan utama dalam pengembang-biakan lengkuas.

Penyakit ini mulai menyerang lengkuas ketika berumur 3-4 bulan. Gejala yang muncul adalah daun yang menguning dan layu, dan akar yang membusuk.

Untuk mengendalikan penyakit layu bakteri gunakan sanitasi, penyemprotan Agrimycin 15/1.5 WP atau grept 20 WP dengan dosis sekitar 0.1 -0.2%.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ 6 Cara Menanam Lengkuas Terlengkap. Semoga bermanfaat dan juga dapat menambah ilmu pengetahuan akan cara membudidayakannya. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

[irp]

[irp]

[irp]

[irp]

/* */