√ Cara Menanam Bunga Tulip Terlengkap

Diposting pada
√ Cara Menanam Bunga Tulip Terlengkap
5 (100%) 11 votes

√ Cara Menanam Bunga Tulip Terlengkap Hai para budidayawan kembali lagi dalam artikel carabudidaya.co.id. Kali ini kita akan membahas mengenai Cara Menanam Bunga Tulip.

Ada yang sudah mengetahui bagaimana cara menanam bunga tulip agar menghasilkan bunga yang indah? Mari simak yuk dalam penjelasannya dibawah ini ya.

 

√ Cara Menanam Bunga Tulip Terlengkap
√ Cara Menanam Bunga Tulip Terlengkap

 

Mengenal Bunga Tulip

 

Sebagian daratan Belanda berubah menjadi hamparan lautan bunga dari pertengahan Maret hingga pertengahan Mei.

Musim tersebut ini dimulai dengan hamparan kuning kemerahan di bulan Maret, yang diikuti oleh bunga daffodil dan hyacinth.

Akhirnya pada pertengahan bulan April hingga awal minggu bulan Mei, bunga tulip ini dapat menampilkan keindahan aneka warnanya.

Tulip ini adalah salah satu bunga yang sangat indah yang sering dikembangbiakkan menggunakan umbi. Ukuran umbi tulip ini tidaklah sebesar umbi amarilis, mirip seperti bawang tapi jauh lebih besar.

Bunga Tulip merupakan salah satu bunga yang memiliki keindahan serta beragam manfaat yang dapat diperoleh darinya, membuat bunga bernama latin Tulipa sp. ini banyak dibudidayakan petani-petani di Eropa.

Warna-warni yang beraneka ragam dari bunga asli tanah Kazakthan ini tak pelak juga membuat para hobiis bunga tanah air menjadi kepincut untuk ikut membudidayakannya. Tulip juga merupakan bunga nasional Iran dan Turki.

Tulip merupakan salah satu tumbuhan tahunan berumbi yang tingginya antara 10–70 cm, daunnya berlilin, berbentuk sempit dan memanjang berwarna hijau nuansa kebiru-biruan, dan bunganya juga berukuran besar terdiri 6 helai daun mahkota.

Tulip hasil persilangan akan menghasilkan bunga berwarna tunggal, merah, oranye, kuning, hijau, biru, ungu, atau berbagai macam dari kombinasi dan gradasi warna. Tulip juga menghasilkan banyak biji-biji yang berbentuk bundar pipih yang dibungkus kapsul kering.

 

 

Jenis Tulip Kebun

 

1. Jenis Tulip yang Berbunga Lebih Awal

 

  • Single Early (daun mahkota selapis, berbunga lebih awal)

Bunga ini hanya mempunyai 6 daun mahkota. Berbunga di awal April. Jenis ini merupakan salah satu keturunan dari jenis ‘Duke Van Thol’.

Tanaman cenderung pendek, tinggi tanaman sekitar 20-30 cm. Contoh : ‘Apricot Beauty’ serta ‘Christmas Dream.’

 

  • Double Early (daun mahkota berlapis, berbunga lebih awal)

Bunga jenis ini mempunyai lebih dari 6 daun mahkota tetapi jumlahnya jauh lebih sedikit dibandingkan jenis Double Late. Tinggi tanaman sekitar 20-30 cm.

Bunga tahan lama dan batangnya kuat. Berbunga di awal April. Jenis ini merupakan salah satu keturunan dari tulip ‘Murillo’ dengan bunga berwarna putih, terdiri dari 120 kultivar. Contoh : ‘Peach Blossom’ serta ‘Monte Carlo.’

 

  • Kaufmaniana

Jenis yang dikembangkan dari salah satu spesies Tulipa kaufmanniana asal Turkestan. Tulip jenis ini berbunga sangat di awal, berada di Washington, D.C. kadang-kadang juga sudah berbunga pada awal Maret.

Batangnya pendek, bunganya terbuka lebar di bawah sinar matahari sehingga terlihat seperti bintang bersegi enam. Berbunga di awal April. Tinggi tanaman sekitar 10-20 cm.

 

2. Jenis Tulip yang Berbunga Agak Lambat

 

  • Triumph

Jenis ini merupakan suatu hasil hibrida Single Early dengan berbagai jenis-jenis yang lambat berbunga. Bentuk bunga bulat telur menjadi ciri khas Tulip, batangnya kuat dan bunga bisa bertahan dalam suatu kondisi cuaca buruk.

Jenis ini banyak digunakan untuk bunga potong. Tinggi tanaman sekitar 25-41 cm. Berbunga di pertengahan April. Kultivar ini mempunyai warna beraneka ragam.

Misalnya saja ‘Negrita’ (ungu), ‘Kees Nelis’ (campuran merah dan kuning), ‘White Dream’ (putih), ‘Prominence’ (merah), ‘Cairo’ (coklat), ‘Zurel’ (campuran ungu dan putih), ‘Gavota’ (merah tua dengan pinggiran kuning).

Salah satu kultivar juga ada menggunakan nama kota di wilayah Indonesia yakni Tulip ‘Makassar’ yang berwarna kuning.

 

  • Darwin Hybrid

Jenis ini baru dikenal seusai Perang Dunia ke-2, merupakan hasil hibrida antara Tulipa fosteriana yang berukuran besar dan ‘Darwin.’

Jenis ini memiliki ukuran bunga yang besar-besar dibandingkan dari berbagai jenis-jenis Tulip lainnya sehingga sering ditanam di taman bunga dan diproduksi besar-besaran sebagai bunga potong.

Penanamannya mudah, mempunyai batang yang kuat dan tahan serangan virus. Tinggi tanaman sekitar 30-51 cm. Berbunga di pertengahan April.

Variasi warna bunga jenis ini tidak terlalu banyak, antara lain yakni ‘Pink Impression’ (merah jambu), ‘Apeldoorn’ dan ‘Oxford’ (merah).

Selain itu, ada juga warna-warna lain yang sudah dimiliki dari keturunan ‘Apeldoorn’ dan ‘Oxford,’ seperti ‘Golden Oxford’ (kuning tua) dan ‘Blushing Apeldoorn’ (oranye kekuningan), serta ‘Oxford Elite (oranye dengan pinggir kekuningan).

 

  • Greigii

Jenis ini dikembangkan dari salah satu spesies Tulipa greigii asal Turkestan. Batangnya kokoh, bunga yang berukuran sedang akan terbuka lebar di bawah sinar matahari memperlihatkan dasar bunga berwarna tua hingga hitam.

Daun yang bermotif khas seperti banyak garis-garis atau corak warna ungu. Berbunga di awal April. Tinggi tanaman sekitar 20-30 cm.

 

3. Jenis Tulip yang Berbunga Lambat

 

  • Single Late (daun mahkota selapis, berbunga lambat)

Semua kultivar dari jenis ini mempunyai batang yang panjang dan kuat. Jenis ini merupakan suatu kumpulan dari berbagai jenis-jenis seperti ‘Breeder,’ ‘Darwin’ dan ‘Cottage’ yang masing-masing ciri khasnya sudah hilang akibat hasil hibridisasi.

Tinggi tanaman sekitar 37-76 cm. Berbunga di akhir April. ‘Ile-de-France’ adalah salah satu kultivar dari jenis ini yang berbunga lebih cepat dibandingkan dengan jenis-jenis yang berbunga lebih awal.

Contohnya saja seperti : ‘Pink Diamond’ (merah jambu) dan ‘Queen of Night’ (ungu tua).

 

  • Double Late (daun mahkota berlapis, berbunga lambat)

Jenis ini juga mempunyai sebutan Peony Flowered Tulip karena memiliki rupa seperti bunga peony. Bunganya besar-besar dengan daun mahkota yang berlapis-lapis.

Jenis ini harus ditanam di tempat yang terlindung karena bunganya yang berukuran besar tidak tahan hujan lebat dan angin kencang. Tinggi tanaman sekitar 30-41 cm.

Berbunga di akhir April. Jenis ini hanya memiliki beberapa kultivar, contohnya seperti ‘Angelique’ (putih merah jambu), ‘Mount Tacoma’ (putih), ‘Ice Cream’ (bagian bawah merah jambu, bagian atas putih).

 

  • Lily-flowered Tulip

Jenis ini batangnya panjang-panjang dan juga memiliki bunga dengan tepi pada daun mahkota yang terbelah dan runcing seperti bunga Lili.

Pada zaman dahulu pada umumnya Tulip ini mempunyai bentuk bunga seperti ini. Asalnya dari salah satu spesies Tulip acuminata tetapi juga mempunyai batang yang kuat. Populer sebagai bunga potong.

Tinggi tanaman sekitar 36-76 cm. Berbunga di akhir April. Contohnya saja seperti : ‘West Point’ (kuning), ‘Ballerina’ (oranye), ‘Marilyn’ (putih dengan coretan kuas warna merah).

 

 

Bahan-Bahan Dalam Menanam Bunga Tulip

 

  • Green House dilengkapi Air Conditioner.
  • Kulkas.
  • Plastic Ziplock/Egg Cartons/Koran.
  • Media Tanam.
  • Bibit Tulip

 

 

Cara Tanam Bunga Tulip

 

Ada dua (2) tahap paling penting jika ingin sukses menanam tulip di iklim tropis, yaitu sebagai berikut ini :

 

1. Proses Mendinginkan atau Cold Treatment
Tulip ini biasanya ditanam ketika cuaca dingin, maka di wilayah Indonesia yang tidak mengenal musim salju, perlu dilakukan cold treatment (perlakuan dingin) terhadap umbi-umbi tulip yang ingin ditanam.

Cold treatment yang dimaksudkan disini yaitu dengan salah satu cara menyimpan bulb atau umbi tersebut di dalam kulkas.

 

2. Proses Menanam agar akar dengan sehat
Pada proses ini umbi tulip hanya langsung ditanam saja didalam tanah yang gembur.

 

 

Cara Menanam Bunga Tulip

 

1. Proses Pembibitan Bunga Tulip

 

Lakukan Proses Mendinginkan atau Cold Treatment

  • Cuci bersih umbi tulip, keringkan lalu bungkus umbi tulip dengan plastik.
  • Masukkan kedalam freezer atau kulkas.
  • Atur suhu pendinginnya atara 1,8 – 12 °C.
  • Biarkan umbi tulip ini tetap didalam pendingin selama sekitar 1,5 – 4 bulan.
  • Jauhkan penyimpanan umbi dari buah-buahan yang lain.
  • Check secara rutin untuk membersihkan umbi jika berjamur.
  • Biasanya umbi akan muncul tunas setelah 1,5 bulan keatas (meski ini tidak selalu terjadi). Baik muncul tunas ataupun tidak, jika sudah mencapai 2 bulan lebih umbi boleh dikeluarkan untuk ditanam.

 

√ Cara Menanam Bunga Tulip Terlengkap
√ Cara Menanam Bunga Tulip Terlengkap

 

2. Proses Media Tanam Bunga Tulip

  • Lebih baik jika berada didataran tinggi atau di daerah pegunungan dengan suhu yang dingin.
  • Tanahnya gembur.
  • Dekat dengan sumber air.
  • Jauh dari pantai agar tidak terkena aerosol air asin.
  • Mengandung cukup unsur hara.
  • pH tanah normal (antara 5,5 – 7,5).

 

Bagi anda yang berada di dataran rendah dengan salah satu suhu udara yang cenderung panas anda bisa menyiasatinya dengan beberapa cara seperti berikut ini :

 

  • Tanamlah umbi bunga tulip pada tempat yang teduh (rindang) dan tenang (bebas dari hembusan angin kencang).
  • Gunakan air penyiram otomatis yang disetel aka menyemprot aerosol (kabut air) setiap 20 – 40 menit sekali.
  • Hal ini akan mendinginkan suhu udara di sekitar.
  • Buatlah sebuah air mancur atau kolam mengalir didekat lokasi tanam yang bisa menyerap suhu udara sekitar serta menambah kelembaban area sekitar.

 

3. Proses Menanam Bunga Tulip

  • Menanam umbi tulip cukup dengan sekitar 2-3 cm saja dari permukaan media tanam yang digunakan. Di luar negeri bunga tulip ditanam hingga 10 cm di bawah permukaan tanah untuk menghindari suhu yang terlalu ekstrim ketika musim salju tiba.
  • Lebih baik menggunakan media tanam yang telah dicampur dengan kompos.
  • Sebelum meletakkan umbi tulip, ciptakan selapis tipis pasir kasar pada sebuah media tanam lalu letakkan umbinya. Hal ini akan membuat umbi lebih sejuk.
  • Perhatikan drainase wadah yang digunakan untuk menanam tulip. Pada dasarnya wadah harus memiliki lubang di bawah agar air yang berlebihan bisa keluar. Umbi tulip sangat rentan busuk.
  • Menyiram umbi tulip ini sebaiknya jangan dari atas agar tidak langsung kena umbi tulip. Sebaiknya rendam bagian paling bawah pot yang berlubang ke wadah berisi air selama 2-3 menit, air akan merembes masuk ke media tanam dari bawah dan langsung kena akar. Hal ini meminimalisir risiko umbi busuk.

 

4. Perawatan Tanaman Tulip

 

  • Penyiraman Tanaman Bunga Tulip

Jika umbi bunga tulip ini sudah tumbuh maka anda bisa juga melakukan penyiraman secara berkala. Bunga tulip ini tidak boleh terlalu sering disiram mengingat lokasinya sendiri sudah sejuk atau dingin maka otomatis penguapan air juga tidak terlalu cepat.

Bunga tulip malah akan justru membusuk pada akarnya jika berlebihan disirami.

Jika anda menanam bunga tulip dimusim hujan, maka anda harus membuat saluran drainase yang baik agar nantinya air yang terserap ditanah cepat tuntas dan tidak menggenang. Buatlah banyak parit disekeliling lahan tanamnya untuk dapat mengalirkan air berlebih.

 

  • Penyiangan Lahan

Lahan yang ditanami bunga tulip perlu untuk disiangi secara berkala. Anda bisa melakukan penyiangan sebulan sekali saja untuk mencegah tumbuhnya gulma terlalu lebat yang dapat mencuri nutrisi tanah dan menghalangi masuknya cahaya matahari ke dasar tanah.

 

  • Penyejukan Lokasi Tanam

Bagi yang menanam di dataran tinggi maka lokasinya sudah cenderung sejuk sepanjang hari. Bagi yang menanam di daerah dataran rendah di Indonesia yang suhunya tentu tidak sedingin di daerah pegunungan dan bahkan cenderung panas, maka anda perlu manambahkan suatu perlakuan khusus berupa penyejukan lokasi bunga tulip tersebut.

Selain dengan menanam bunga tulip di lokasi teduh atau rindang, anda bisa membuat sebuah sistem penyiram otomatis yang akan menyemprotkan aerosol setiap 15 menit sekali.

Hal ini akan mendinginkan suhu udara sekitar. Anda juga bisa membuat air mancur didekat tanaman bunga tersebut sehingga suhu udara sekitar tanaman bunga juga menjadi lebih dingin dan tidak kering.

 

5. Perawatan Masa Berbunga

  • Kondisikan agar bunga tulip ini selalu sejuk dan dingin sebagaimana yang sudah dijelaskan diatas.
  • Semprotkan ZPT auxin untuk merangsang munculnya bunga.
  • Penyemprotan auxin dilakukan pagi hari agar segera terserap tanaman dengan memperhatikan dosis yang tertera di label.

 

6. Panen Bunga Tulip

Setelah dirawat selama 8 bulan, tanaman yang sudah Anda tanam akan mulai berbunga. Adapun untuk merangsang pembungaan, letakan, tanaman ini dibawah sinar matahari pagi selama 1 jam.

Sedangkan jika ditanam dilahan, pemberian naungan berupa rumah jaring diperlukan untuk mengurangi penguapan saat siang hari.

Bunga tulip ini akan mekar selama 3 minggu sebelum akhirnya mahkota bunganya menjadi rontok. Pada masa sebelum mahkotanya menjadi rontok inilah, bunga tulip sebaiknya segera dipotong, diawetkan, atau juga langsung segera dijual. Untuk mengetahui bagaimana cara mengawetkan bunga tulip potong.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Cara Menanam Bunga Tulip Terlengkap. Semoga bermanfaat dan juga dapat menambah ilmu pengetahuan akan cara membudidayakannya. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

Baca Juga  √ 4 Cara Menanam Pucuk Merah Terlengkap

Baca Juga  √ Cara Menanam Daun Beluntas yang Efektif Secara Lengkap

Baca Juga  √ Cara Budidaya Biji Selasih yang Mudah di Pahami Secara Lengkap

Baca Juga  √ Cara Menanam Bayam Merah untuk Pemula Terlengkap