√ 5 Cara Menanam Buah Pir Terlengkap

Diposting pada

√ 5 Cara Menanam Buah Pir Terlengkap Hai para budidayawan kembali lagi dalam artikel carabudidaya.co.id. Kali ini kita akan membahas mengenai Cara Menanam Buah Pir.

Ada yang sudah mengetahui bagaimana cara menanam buah pir agar menghasilkan buah yang lebat? Mari simak yuk dalam penjelasannya dibawah ini ya.

 

√ 5 Cara Menanam Buah Pir Terlengkap
√ 5 Cara Menanam Buah Pir Terlengkap

 

Mengenal Buah Pir

 

Pir merupakan sebuah sebutan untuk pohon dari genus Pyrus dan buah yang dihasilkan. Beberapa spesies pohon pir ini dapat menghasilkan buah yang enak dimakan karena mengandung banyak air, masir dan manis. Pear yaitu nama dalam bahasa Inggris.

Pir adalah salah satu pohon yang berasal dari daerah beriklim tropis di negara Eropa Barat, Asia dan Afrika Utara. Pohon yang berketinggian sedang, bisa mencapai sekitar 10-17 meter tapi sebagian spesies merupakan pohon yang pendek yang memiliki daun yang rimbun.

 

 

Manfaat Buah Pir

 

  • Anti radikal bebas.
  • Mencegah penyakit jantung.
  • Mencegah kanker.
  • Tidak menimbulkan reaksi alergi.
  • Menjaga kadar gula darah.
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  • Mencegah osteoporosis.
  • Meningkatkan tingkat energi.
  • Mengobati kulit berminyak.
  • Scrub kulit natural yang efektif.
  • Mengurangi rambut kering.

 

 

Syarat Tumbuh Buah Pir

 

  • Tanaman buah pir sangat baik dalam pertumbuhannya pada daerah dengan ketinggian sekitar 1000 MDPL
  • Lahan terbuka dengan intensitas cahaya matahari penuh.
  • Tanah subur serta bersih dari rumput gulma.
  • Pohon buah pir dapat tumbuh dengan baik pada tanah dengan tingkat keasaman tanah atau ph tanah sekitar 5-7.
  • Daerah dengan suhu sekitar 16-20º C.

 

 

Varietas Buah Pir

 

  • Pir yang memiliki ciri-ciri leher yang panjang adalah jenis Pir Bosc
  • Pir seckel yaitu buah pir ini sangat cocok untuk usia anak-anak karena memiliki ukuran buah yang kecil serta memiliki rasa yang manis.
  • Pir forelle ialah buah pir ini memiliki leher yang pendek hampir mirip seperti lonceng.
  • Pir comice yakni buah pir ini memiliki warna hijau dan memiliki rasa yang enak dibandingkan dengan jenis pir lainnya.
  • Pir red anjou merupakan buah pir ini memiliki warna merah maroon dan buah pir ini salah satu jenis paling mudah dibedakan karena memiliki bentuk seperti telur.

 

 

Cara Menanam Buah Pir

 

1. Pembibitan Buah Pir

 

  • Ambillah biji buah pir yang berkualitas baik. Usahakan buah pir yang diambil pada bijinya ini juga memiliki kualitas yang baik.
  • Setelah itu, keringkan biji buah pir dengan cara menaruhnya di wadah dan letakkan di ruang bersuhu hangat.
  • Diamkan selama 2 hari.
  • Ambillah gelas yang berisi air, lalu celupkan beberapa biji buah pir tadi. Kemudian taruh di dalam lemari es selama kurang lebih 4-5 hari.
  • Selanjutnya keluarkan gelas yang berisi biji buah pir dari lemari es. Dan lihat apakah ada biji buah pir yang sudah mengambang atau tidak. Buang biji yang mengambang dan pilih biji yang tenggelam saja.
  • Siapkan campuran tanah dan pupuk kandang yang secukupnya, lalu tanam biji buah pir tadi.
  • Jangan lupa untuk rutin menyiraminya pada setiap hari. Tunas akan tumbuh dan siap dipindahkan pada saat sudah berumur sekitar 2-3 minggu setelah penanaman.

 

2. Pengolahan Lahan

 

Pengolahan lahan ini bertujuan agar lahan terbebas dari jamur yang menguap bersamaan dengan proses penggemburan tanah. Gunakanlah alat penggembur tanah seperti cangkul atau bisa menggunakan alat bajak untuk mempercepat.

Pastikan pula dalam tahap ini bersamaan dengan pembersihan tempat tanam utama dari rumput pengganggu dan bebatuan (bila ada). Buatlah bedengan dengan tinggi sekitar 40-50 cm dan lebar 80-100 cm jarak antar bedengan sebagai drainase sekitar 50-60 cm.

Buatlah lubang tanam dengan ukuran kurang lebih 50x50x50 cm dengan jarak antar lubang sekitar 5-6 m. Taburkan pupuk kandang dan arang sekam secara merata pada lubang sebagai pupuk dasar. Siram menggunakan air untuk menjaga tanah tidak kering.

 

3. Penanaman Buah Pir

 

Saat melakukan penanaman, tanam varietas yang kompatibel satu sama lain. Tanam bibit pir atau biji buah pir pada tanah yang subur, tanah dengan kondisi yang baik dan kering.

Tanah yang mendapatkan paparan sinar matahari penuh di tempat dengan sirkulasi udara yang baik saat musim tanam.

Pohon buah pir ini seringkali tumbuh dengan ruang standar berukuran sekitar 18-25 kaki terpisah. Pohon buah pir yang kerdil hanya membutuhkan ruang sekitar 11-16 kaki terpisah.

Untuk budidaya pohon buah pir dalam sebuah wadah atau kontainer, maka sebaiknya dilakukan eliminasi tanaman dari pot. Buang akar yang tumbuh tak menentu dengan meletakkan sebuah pusat akar pada sisi yang lain.

Gunakan gunting untuk bisa memotong akar tersebut. Beda halnya untuk sebuah pohon yang dicangkok, maka posisikan dalam posisi yang jauh dari sinar matahari saat menanam.

Lubang tanam ini dibuat beberapa inci lebih dalam dan juga lebih luas dari suatu penyebaran akar tanaman buah pir. Atur pohon di atas gundukan cukup kecil tanah pada tengah lubang.

 

4. Perawatan Buah Pir

 

  • Penyiraman

Lakukan penyiraman secara berkala dan rutin setiap pagi atau sore hari untuk membantu dan mempercepat proses pertumbuhan.

 

  • Pemupukan Susulan

Untuk mempercepat pertumbuhan buah dan batang menjadi lebih cepat anda bisa memberikan pupuk NPK dan pupuk buatan seperti pupuk mutiara sebagai pupuk susulan. Lakukan tahap ini secara berkala dan sesuai dengan dosis.

 

  • Penyiangan

Sama seperti anda menanam duku, penyiangan bermanfaat untuk mencegah tanaman mudah terserang hama dan penyakit.

Manfaat lain supaya tanaman buah pir tidak berebut nutrisi yang terkandung di dalam tanah dengan rumput pengganggu. Lakukan langkah ini secara rutin saat anda menanam buah pir, mengingat pertumbuhan gulma yang sangat cepat.

 

  • Pengendalian Hama dan Penyakit Buah Pir

Kontrol tanaman pir secara rutin bisa setiap dua atau tiga minggu sekali untuk memastikan tanaman anda terbebas dari hama dan penyakit. Untuk mencegahnya anda bisa menyemprotkan pestisida dengan dosis sesui yang tertera pada label.

 

5. Pemanenan Buah Pir

 

Di Indonesia, panen buah pir dari hasil budidaya tanaman buah pir biasanya dilakukan pada bulan September-Oktober. Buah pir yang dihasilkan di Indonesia ini memiliki karakteristik yang tak terlalu baik.

Buah pir ini memiliki ukuran yang sangat relatif kecil, rasa buahnya tidak semanis buah pir yang banyak dibudidayakan di daerah iklim sedang.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ 5 Cara Menanam Buah Pir Terlengkap. Semoga bermanfaat dan juga dapat menambah ilmu pengetahuan akan cara membudidayakannya. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

Baca Juga  √ Cara Menanam Talas Jepang yang Efektif Secara Lengkap

Baca Juga  √ 5 Cara Menanam Buah Cherry Terlengkap

Baca Juga  √ 5 Cara Menanam Buah Mangga Terlengkap

Baca Juga  √ 7 Cara Menanam Buah Alpukat Terlengkap