√ 6 Cara Menanam Buah Pepaya California Terlengkap

√ 6 Cara Menanam Buah Pepaya California Terlengkap Hai para budidayawan kembali lagi dalam artikel carabudidaya.co.id. Kali ini kita akan membahas mengenai Cara Menanam Buah Pepaya California.

Ada yang sudah mengetahui bagaimana cara menanam buah pepaya agar menghasilkan buah yang lebat? Mari simak yuk dalam penjelasannya dibawah ini ya.

 

√ 6 Cara Menanam Buah Pepaya California Terlengkap
√ 6 Cara Menanam Buah Pepaya California Terlengkap

 

Mengenal Buah Pepaya California

 

Pepaya (Carica papaya) atau betik adalah salah satu tumbuhan yang berasal dari genus Carica yang berasal dari Meksiko bagian selatan dan bagian utara Amerika Selatan. n

Namun kini sudah tersebar luas dan juga banyak ditanam di seluruh daerah tropis untuk diambil buahnya.

Tumbuhan Pepaya ialah Monodioecious‘ (berumah tunggal sekaligus berumah dua) dengan tiga kelamin yakni tumbuhan jantan, betina, dan banci (hermafrodit) bentuk buahnya juga akan membulat bila dihasilkan oleh pepaya betina dan oval atau memanjang dihasilkan oleh pepaya banci.

Daging buahnya ini berwarna kuning hingga merah tergantung pada spesiesnya, daging tersebut terbentuk dari karpela yang menebal.

 

 

Kandungan gizi Pepaya/100 gram

 

  • Kalori 39 kkal
  • Lemak 0,14 g
  • Lemak Jenuh 0,043 g
  • Lemak tak Jenuh Ganda 0,031 g
  • Lemak tak Jenuh Tunggal 0,031 g
  • Kolesterol 0 mg
  • Protein 0,61 g
  • Karbohidrat 9,81 g
  • Serat 1,8 g
  • Gula 5,9 g
  • Sodium 3 mg
  • Kalium 257 mg

 

 

Manfaat Buah Pepaya

 

  • Pepaya baik untuk pencernaan.
  • Dapat menjadi Anti inflamasi.
  • Dapat menyehatkan tulang.
  • Baik untuk penderita diabetes.
  • Dapat menguatkan sistem imun.
  • Mencegah Degenerasi Makula.
  • Mencegah penyakit jantung.
  • Dapat mengurangi Berat Badan.
  • Mempercepat penyembuhan luka.
  • Dapat membantu melarutkan sel-sel kulit mati dan memberikan kesegaran dan kecerahan kulit.
  • Pencegahan asma.
  • Dapat merangsang pertumbuhan payudara.
  • Dapat memperbesar alat vital pria.
  • Meminimalisirkan risiko mata rusak.
  • Obat bekas gigitan ular berbisa.

 

 

Jenis – Jenis Pepaya

 

1. Pepaya California
Pepaya jenis ini berasal dari negara Amerika Serikat dan Karibia dan memiliki bentuk kecil dan lonjong, pohon pepaya jenis ini dapat tumbuh sekitar 2 meter.

Bentuk daunnya yang menjari dan memiliki kuncung di permukaan pangkal, memiliki buah yang manis,tebal dan kenyal dengan bagian kulit tebal dan halus.

 

2. Pepaya Bangkok
Pepaya jenis ini berasal dari negara Thailand, pepaya jenis ini memiliki ukuran yang sangat besar dibandingkan jenis pepaya lain, daging buahnya yang berwarna jingga kemerahan, rasanya manis dan segar.

 

3. Pepaya Hawai
Pepaya dari jenis ini berasal dari Kepulauan Hawaii, Pepaya jenis ini juga memiliki ukuran yang kecil dengan berat sekitar 0,5 kg/buah dengan bentuk agak bulat atau bulat memanjang.

Daging buah pada pepaya ini agak tebal, berwarna kuning, juga memiliki rasa manis segar dengan kulit buah berwarna kuning cerah apabila sudah masak.

 

4. Pepaya Cibinong
Pepaya jenis ini memiliki berbagai ciri-ciri kulit buah tetap hijau ketika masak kecuali bagian ujung yang berwarna kuning, bentuk pada buahnya panjang dan besar dengan berat sekitar 2,5 kg, daging buahnya berwarna kuning kemerahan dengan tekstur keras serta rasanya manis dan segar.

 

5. Pepaya Gunung
Pepaya jenis ini sering disebut juga dengan carica, pepaya ini dikenal dari daerah Wonosobo, Jateng dan daerah asal dari pepaya jenis ini yakni dari daerah dataran tinggi Andes, Amerika Selatan.

Pohon pepaya ini juga hanya memiliki tinggi sekitar 1-2 meter dengan cabang bertingkat, bentuk buahnya bulat telur, dagingnya yang berwarna kuning-jingga jika matang dan memiliki tekstur daging yang keras dengan rasa agak asam tetapi harum.

 

 

Syarat Tumbuh Tanaman Pepaya

 

1. Keadaan Iklim

 

  • Suhu atau Temperatur

Untuk pertumbuhannya tanaman pepaya memerlukan kondisi suhu minimum sekitar 15° C dan suhu maksimum sekitar 35° C.

Kondisi suhu yang terlalu rendah dapat menyebabkan kematian tanaman pepaya. Demikian juga kondisi suhu yang terlalu tinggi (>40° C). Suhu 40° C merupakan titik kritis bagi tanaman pepaya.

 

  • Curah Hujan

Untuk pertumbuhannya, tanaman pepaya menghendaki curah hujan yang berkisar antara 1.500 mm – 2.000 mm per tahun.

Di daerah yang lembab dan juga yang memiliki curah hujan tinggi, tingkat produksi buah pepaya akan lebih baik. Iklim yang terlalu kering (curah hujan sangat rendah) dapat selalu menyebabkan pembentukan bunga hanya menghasilkan bunga jantan, bunga yang tidak subur, serta bunga yang mudah gugur.

Musim kering yang panjang akan menyebabkan pertumbuhan tanaman pepaya terhambat. Demikian juga musim yang berbeda, misalnya peralihan antara musim penghujan dan musim kemarau, akan memunculkan bunga atau buah yang berbeda.

Pohon pepaya tidak tahan terhadap kekeringan. Oleh karena itu, pada waktu kemarau panjang sebaiknya dilakukan pengairan agar pertumbuhan lanaman tetap baik.

Sebaliknya, bila terjadi hujan terus-menerus harus diusahakan agar tanah tidak menjadi becek (tergenang air), dengan cara membuat parit atau got pembuangan air. Tanah yang tergenang dapat menyebabkan kematian tanaman pepaya.

 

  • Sinar Matahari

Tanaman pepaya ini membutuhkan sinar matahari yang cukup, agar diperoleh pertumbuhan yang baik dan produksi yang tinggi.

Pohon pepaya yang sudah ditanam di tempat terlindung akan memiliki batang yang berukuran kecil. Selain itu, buah yang dihasilkan juga akan berukuran kecil-kecil dan banyak yang runtuh.

 

  • Ketinggian Tempat

Pada umumnya, tanaman pepaya yang tumbuh dengan baik di daerah yang memiliki ketinggian sekitar 0 – 1.000 meter dpl. Di daerah yang terlalu tinggi (lebih dari 1.000 meter dpl).

Buah yang dihasilkan tidak sebaik di dataran rendah. Selain itu, banyak buah yang gugur akibat kelembapan yang terlalu tinggi dan suhu yang terlalu rendah.

 

2. Keadaan Tanah

 

  • Tanaman pepaya dapat tumbuh pada berbagai macam jenis tanah. Namun, jenis tanah yang disukai adalah tanah yang subur dan gembur dengan kandungan unsur hara yang cukup (kaya akan bahan organik).
  • Tanaman pepaya juga memerlukan tanah dengan drainase yang sangat baik, serta tingkat keasaman (pH) tanah yang paling baik untuk tanaman pepaya yakni 6 hingga 7. Pada kisaran pH ini, unsur-unsur hara yang dibutuhkan oleh salah satu tanaman pepaya banyak tersedia di dalam tanah.

 

3. Penyiapan Bibit Tanaman Pepaya

 

Bibit tanaman pepaya ini juga dapat diperoleh melalui perbanyakan generatif (dengan biji) maupun vegetatif (dengan pencangkokan).

Pada pembiakan pepaya secara generatif (melalui biji), keturunan yang dapat dihasilkan akan mengalami pemecahan sifat atau segregasi.

Artinya, generasi berikutnya dapat memiliki sifat yang bervariasi, yang berbeda dari sifat induknya, baik bentuk buah, warna, maupun cita rasanya.

Perbanyakan secara vegetatif dilakukan dengan cara pencangkokan. Pada umumnya, tanaman pepaya (kecuali Carica) tidak bercabang.

Agar dapat dilakukan pencangkokan, pohon pepaya juga harus dibuat bercabang sebagaimana pada pohon-pohon tanaman yang biasa dicangkok. Pohon pepaya dapat dibuat bercabang dengan peremajaan (pemotongan) batang tanaman.

 

 

Cara Menanam Buah Pepaya California

 

1. Pemilihan Benih Pepaya California

 

  • Benih berasal dari indukan berkualitas dan unggulan.
  • Benih tidak mengalami kecacatan ( abnormal ).
  • Benih memiliki perakaran yang banyak.
  • Benih atau biji memiliki warna yang mengkilap.
  • Benih atau biji tidak dalam terserang penyakit.

 

2. Penyamaian Benih Buah Pepaya California

 

  • Setelah didapatkan biji-biji pepaya California yang bagus dan akan digunakan untuk bibit, rendam terlebih dahulu biji-biji tersebut di dalam air selama kurang lebih semalam. Esoknya, ambil biji-biji pepaya yang tenggelam untuk digunakan sebagai benih dan buang biji yang mengambang.
  • Kemudian biji yang telah dipilih tersebut harus diperam dengan menggunakan kertas koran atau juga bisa menggunakan kain basah selama sekitar 1 minggu atau 7 hari. Pemeliharaannya, Anda cukup dapat menjaga kelembaban kain atau koran yang sudah Anda gunakan tersebut.
  • Selanjutnya, setelah satu minggu diperam, banyak biji-biji yang sudah menjadi benih tersebut siap untuk disemai.
  • Siapkan beberapa polybag, dengan jumlah sesuai kebutuhan, lalu masukkan ke dalamnya tanah halus yang telah dicampurkan dengan pupuk kompos dengan perbandingan 2 : 1.
  • Masukkan benih tersebut ke dalam tanah dan ditutupi dengan tanah yang tipis. Sirami dengan air secukupnya.
  • Letakkan di tempat yang terkena sinar matahari.
  • Umumnya bibit yang bisa ditanam ketika umurnya telah mencapai usia sekitar 1 – 1,5 bulan setelah penyemaian.

 

3. Penyiapan Lahan Tanam Buah Pepaya California

 

  • Mula-mula tanah dicangkul atau dibajak hingga halus dan rata.
  • Dibuat bedengan-bedengan dengan ukuran lebar 200 cm atau 250 cm, tinggi 50 cm, dan panjang bedengan disesuaikan dengan keadaan lahan.
  • Bedengan yang berakuran lebar 200 cm digunakan dalam penanaman pepaya dengan jarak tanam 2,5 m, sedangkan bedengan yang berakuran lebar 250 cm digunakan dalam penanaman pepaya dengan jarak tanam 3 m.
  • Ditentukan jarak tanam yang digunakan, misalnya 2,5 m x 2,5 m atau 3 m x 3 m.
  • Tepat di atas titik jarak tanam tersebut, dibuat lubang tanam dengan ukuran 60 cm x 60 cm x 60 cm. Pada saat menggali lubang tanam, tanah bagian atas (top soil) dipisahkan dari tanah bagian bawah (sub soil).
  • Lubang tanam diberokan (dibiarkan untuk diangin-anginkan) selama 1-2 minggu untuk mematikan bibit penyakit.
  • Sebelum tanah galian dikembalikan, tanah bagian atas (top soil) di- campur dengan pupuk kandang matang sebanyak 40 kg. Kemudian tanah dikembalikan, dengan posisi tanah lapisan atas (top soil) tetap di atas dan tanah lapisan bawah (subsoil) tetap di bawah.

 

4. Penanamanan Bibit atau Benih Buah Pepaya California

 

Tahap selanjutnya yakni suatu proses penanaman pepaya, pada tahap ini anda harus sudah melakukan proses pemilihan bibit, proses penyemaian bibit dan juga proses pengolahan lahan tanam.

Setelah ketiga tahap diatas selesai anda baru bisa melakukan proses penanaman, sebenarnya proses penanam itu mudah, namun harus dilakukan secara teliti dan hati-hati agar calon tanaman pepaya tidak rusak.

Cara menanam pepaya, ambil bibit dari suatu tempat semaian pilih tanaman yang sudah memiliki sekitar 2-3 helai daun. Lalu buka polybag yang membungkus akar tanaman tujuannya agar akar dapat berkembang dengan optimal.

Selanjutnya masukan kedalam lubang yang sudah anda buat sebelumnya dan tutup menggunakan tanah hitam, tanah biasa dan pupuk kandang yang sudah dicampur lalu siram dengan air secukupnya.

 

√ 6 Cara Menanam Buah Pepaya California Terlengkap
√ 6 Cara Menanam Buah Pepaya California Terlengkap

 

5. Perawatan Tanaman Pepaya California

 

Penyulaman

  • Penyulaman dilakukan untuk membuang bibit yang mati atau tidak baik pertumbuhannya. Penyulaman harus dilakukan sesegera mungkin, yaitu antara 1-2 minggu setelah tanam.

 

Pengairan (Penyiraman)

  • Tanaman pepaya harus disiram setiap pagi dan sore hari secara rutin. Jika sudah berumur satu bulan setelah tanam, frekuensi penyiraman dapat dikurangi menjadi tiga atau empat hari sekali.

 

Penyiangan dan Penggemburan Tanah

  • Penyiangan juga perlu dilakukan jika terdapat gulma atau rumput liar di sekitar tanaman pepaya karena akar tanaman pepaya ini tidak dapat bersaing dengan gulma atau rumput liar. Bersamaan dengan penyiangan harus dilakukan juga penggemburan tanah di sekitar tanaman pepaya.

 

Pemberian Mulsa

  • Untuk menjaga kelembapan tanah dapat dilakukan pemberian mulsa atau penutup tanah. Bahan penutup tanah atau mulsa juga dapat berupa serasah, jerami kering, dan lain sebagainya.

 

Pemupukan

  • Periode 0-4 bulan setelah lanam merupakan saat-saat yang disebut masa kritis sehingga harus dilakukan pemupukan. Pupuk yang diberikan berupa pupuk buatan pabrik dan pupuk organik (pupuk kandang).

 

Seleksi Tanaman dan Bunga Pepaya

  • Seleksi hanya dapat dilakukan dengan melihat bentuk bunganya, sehingga seleksi dilakukan setelah tanaman pepaya mengeluarkan bunga yang pertama sampai keempat.
  • Bunga yang pertama akan muncul pada saat tanaman pepaya ini berumur sekitar empat bulan. Pohon yang dipilih untuk dapat dipelihara yaitu pohon pepaya yang sempurna, pohon pepaya betina sebaiknya dibuang dengan cara dibongkar atau juga dicabut.

 

Pemangkasan

  • Pemangkasan batang pepaya bertujuan untuk dapat meningkatkan produktivitas tanaman pepaya yang sudah tua (berumur empat tahun atau lebih).

 

6. Pemanenan Buah Pepaya California

 

Pemanenan ini jauh lebih cepat dibandingkan dengan pepaya lainnya, biasanya dapat dilakukan pada sekitar 7-9 bulan.

Buah pepaya yang dapat dipanen dengan sangat baik ini adalah salah satu buah yang sudah matang menyeluruh, dan juga memiliki warna kekuning – kuningan terang.

 

 

Hama Tanaman Pepaya California

 

1. Tungau Merah (Tetranychus bimaculatus Harv.)
Tungau merah (Tetranycus bimaculatus Harv.) termasuk jenis tungau yang paling menonjol serangannya di antara tujuh jenis hama tungau yang menyerang tanaman pepaya.

Tungau menyerang tanaman pepaya dengan cara mengisap cairan sel dalam jaringan daun, batang, dan buah, dengan menggunakan mulutnya yang berbentuk jarum.

Tungau merah biasanya menyerang daun bagian bawah. Serangan biasanya terjadi pada musim kemarau, ditandai dengan timbulnya benang-benang halus di antara urat-urat daun sepanjang urat daun, daun menjadi berwarna hijau kekuning-kuningan.

Pada permukaan atas daun terdapat bintik- bintik dengan warna kulit sawo manila. Pada musim penghujan, serangan ini akan menjadi berkurang atau hilang dengan sendirinya.

Pengendalian dari hama ini dapat dilakukan dengan cara menghembuskan suatu permukaan daun pepaya yang sudah terserang dengan menggunakan tepung belerang, atau juga dapat melakukan penyemprotan dengan akarisida (misalnya Kelthane 200 EC atau Morestan dengan dosis 0,1% – 0,2%).

 

2. Kutu Daun (Myzuz persicae)
Kutu daun (Myzuzpersicae) merupakan salah satu jenis kutu yang sangat dan paling menonjol serangannya di antara beberapa jenis kutu yang dapat menyerang dan merusak tanaman pepaya.

Jenis kutu ini hidup bersimbiosis dengan semut, melalui hasil sekresi. Hama kutu hidup di bawah daun pepaya dan menyerang tanaman dengan cara mengisap cairan sel tanaman, terutama sel jaringan daun.

Gejala serangan kutu daun ditandai dengan timbulnya bercak-bercak pada daun dan daun menjadi keriput. Selain dapat berperan sebagai hama, kutu daun juga dapat berperan sebagai sebuah perantara penyakit virus mosaik pepaya.

Pengendalian hama kutu daun ini juga dapat dilakukan dengan cara pada penyemprotan dengan menggunakan insektisida Tamaron dengan dosis sekitar 0,1% – 0,2%, atau Hostation 40 EC dengan dosis sekitar 0,1 % – 0,2%, atau Orthane 75 SP dengan dosis 0,1%.

 

 

Penyakit Tanaman Pepaya California

 

1. Bacterium Papayae
Penyakit ini juga disebabkan oleh bakteri dan sampai saat ini belum dapat diberantas. Serangan Bacterium papayae menyebabkan daun pepaya akan menjadi terkulai dan gugur, meskipun di bagian lain terdapat daun-daun yang sehat.

Selanjutnya, pucuk tanaman pepaya akan membusuk. Pembusukan akan menjalar ke bawah sehingga seluruh tanaman pepaya menjadi busuk.

Pengendalian penyakit ini dapat dilakukan dengan cara membongkar semua tanaman yang sakit, kemudian dibakar atau juga dikubur di dalam tanah di lokasi yang jauh dari areal penanaman pepaya.

 

2. Nekrosis Bakteri (Bacillus papayae Rant.)
Penyakit nekrosis bakteri yang ditemukan pertama kali di Pulau Jawa dan Kepulauan Maluku, pada tahun 1931. Serangan penyakit ini dapat mengakibatkan daun-daun muda menguning dan akhirnya membusuk.

Bila serangan ini berlanjut, seluruh tanaman akan menjadi rusak. Pengendalian penyakit nekrosis bakteri juga dapat dilakukan dengan cara mengumpulkan dan membakar daun-daun yang sudah terserang.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ 6 Cara Menanam Buah Pepaya California Terlengkap. Semoga bermanfaat dan juga dapat menambah ilmu pengetahuan akan cara membudidayakannya. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

[irp]

[irp]

[irp]

[irp]

/* */