√ 5 Cara Menanam Buah Kakao atau Coklat Terlengkap

√ 5 Cara Menanam Buah Kakao atau Coklat Terlengkap Hai para budidayawan kembali lagi dalam artikel carabudidaya.co.id. Kali ini kita akan membahas mengenai Cara Menanam Buah Kakao atau Coklat.

Ada yang sudah mengetahui bagaimana cara menanam buah kakao atau coklat yang baik dan benar? Mari simak yuk dalam penjelasannya dibawah ini ya.

 

√ 5 Cara Menanam Buah Kakao atau Coklat Terlengkap
√ 5 Cara Menanam Buah Kakao atau Coklat Terlengkap

 

Mengenal Buah Kakao atau Coklat

 

Kakao (Theobroma cacao L.) merupakan salah satu pohon budidaya di perkebunan yang berasal dari negara Amerika Selatan, namun sekarang dapat ditanam di berbagai kawasan tropika. Dari biji tumbuhan ini dapat juga dihasilkan produk olahan yang dikenal sebagai cokelat.

Kakao merupakan salah satu tumbuhan tahunan (perennial) yang berbentuk pohon, di alam dapat mencapai ketinggian 10m. Meskipun demikian, dalam pembudidayaan yang sangat tingginya dibuat tidak lebih dari 5m tetapi dengan tajuk menyamping yang meluas.

Hal ini dapat juga dilakukan untuk memperbanyak cabang produktif. Kakao berasal dari negara Amerika Selatan yang banyak di budidayakan di Indonesia dengan produktivitas mencapai sekitar 777.500 ton.

Bunga kakao, sebagaimana dari anggota Sterculiaceae lainnya, tumbuh langsung dari batang (cauliflorous). Bunga sempurna yang dapat berukuran kecil (diameter maksimum 3 cm), tunggal, namun nampak terangkai karena sering sejumlah bunga ini muncul dari satu titik tunas. Bunga kakao juga tumbuh dari batang.

 

 

Manfaat Kakao atau Coklat

 

  • Menjadi bahan dasar pembuatan coklat.
  • Memperbaiki mood.
  • Sebagai anti aging.
  • Memperkuat tulang.
  • Mempertahankan kesehatan kuku.
  • Menjaga kekuatan dan kesehatan rambut.
  • Menjaga kesehatan kulit.
  • Penangkal radikal bebas.
  • Menurunkan kadar kolestrol tubuh.
  • Menurunkan tekanan darah.
  • Menyembuhkan batuk.
  • Mencegah gangguan pada organ hati.
  • Mencegah kanker.
  • Meningkatkan energi dan menghilangkan rasa lelah.

 

 

Syarat Tumbuh Tanaman Kakao

 

  • Tanaman kakao bagus di tanam di daerah dataran dengan ketinggian 100-800 meter dpl.
  • Tanaman kakao bagus tumbuh dengan curah hujan sekitar 1100-3000 mm/tahun.
  • Tanaman kakao bagus dalam suhu antara 18-32 derajat Celcius.
  • Tanaman kakao tidak memerlukan banyak sinar matahari, karena tumbuhnya juga bagus di tempat yang tropis.
  • Tanaman kakao bagus tumbuh maksimal dalam tanah yang memiliki pH sekitar 6-8.

 

 

Cara Menanam Kakao atau Coklat

 

1. Pemilihan Biji Kakao

 

  • Generatif yaitu dengan memanfaatkan biji kakao yang langsung untuk siap ditabur di media tanam yang ada.
  • Vegetatif yakni dengan memulai budidaya dengan melakukan stek atau ovulasi. Namun pastikan bahwa bibit ovulasi ini setidaknya telah berumur 4 hingga 5 bulan serta dengan tinggi minimal 50 cm.

 

2. Persiapan Lahan Kakao

 

Pembersihkan lahan dari rumput liar dan gulma. Selanjutnya buatlah lubang tanam sesuai jarak yang Anda inginkan, tapi usahakan sekitar 60×60 cm antar tanaman.

Lalu berikan pupuk kompos untuk pemupukan dasarnya. Jangan lupa tanami tanaman pelindung disekitar lahan seperti lamtoro, Gleresidae, dan Albazia setahun sebelum penanaman kakao.

Setelah tahun ketiga, jumlah tanaman pelindung dikurangi menjadi setiap 1 pohon pelindung untuk 3 pohon kakao (1:3).

 

3. Penanaman Bibit Coklat atau Kakao

 

  • Sebelumnya perhatikan bibit siap tanam yang memiliki kualitas baik serta layak tanam dengan daun tanaman berwarnna hijau dan hijau muda pada daun mudanya serta kondisi batang yang kokoh .
  • Untuk menanam di pot, sediakanlah pot dengan ukuran yang besar dan masukkanlah tanah campuran pupuk dan sekam ke dalamnya hingga mencapai setengah bagian.
  • Setelah itu buatlah lubang yang seukuran dengan polybag pada bibit coklat dan juga masukkanlah bibit bersamaan dengan polibagnya.
  • Secara perlahan satlah polybag hingga benar- benar robek dan lepashan bibit bersamaan dengan tanah media semai secara perlahan lalu buanglah polybagnya dan timbuh sengan tanah hingga agak penuh dan padatkan.
  • Lalu siramlah hingga kondisi tanah lembab.
  • Untuk menanam di lahan tanam seperti pekarangan ataupun halaman, anda hanya perlu membuat lubang pada tanah lahan tanam.
  • Sama seperti menanam di dalam pot, setelah lubang dibuat, anda juga hanya perlu memasukkan bibit dengan cara yang sama pula.
  • Perobekan polybag di dalam lubang tanam serta menanamnya bersama media semai bertujuan agar tanaman coklat mampu beradaptasi dengan baik dan tidak stress. Ini dikarenakan berbeda dengan tanaman lain, tanaman coklat mudah stress.
  • Apabila cara penanamannya salah walaupun pembibitan sudah dilakukan dengan cara benar dan berhasil. Ini tidak akan mendapatkan suatu hal dalam menjamin kesuburan serta ketahanan tanaman coklat, jadi pastikan anda sudah melakukan langkah ini dengan baik dan juga benar.

 

4. Pemeliharaan Tanaman Kakao atau Coklat

 

  • Penyiangan Tanaman

Lakukan penyiangan terhadap gulma atau tanaman pengganggu lainnya yang tumbuh disekitar tanaman kakao agar unsur hara yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman tidak berebut dengan gulma tersebut.

Penyiangan tersebut dapat dilakukan dengan melakukan pencabutan secara langsung atau menggunakan cangkul atau kored, bisa juga dengan cara melakukan penyemprotan secara herbisida.

 

  • Penyulaman

Lakukan penyulaman terhadap tanaman yang mati atau tumbuh tidak optimal dengan tanaman yang baru. Penyulaman ini dapat dilakukan sebelum tanaman berumur 2 minggu setelah tanam.

 

  • Pemupukan

Pemupukan dilakukan setelah tanaman berumur 2 bulan setelah tanam. Pemupukan ini biasa dilakukan setelah penyiangan.

Pupuk yang diberikan yaitu pupuk Urea, SP-36 dan KCl dengan dosis yang diberikan berdasarkan umur tanaman yaitu sebagai berikut :

  1. Saat berumur 1 tahun bisa diberi 15 gram Urea, 15 gram SP-36 dan 10 gram KCl per tanaman.
  2. Saat berumur 2 tahun dapat diberi 22 gram Urea, 20 gram SP-36 dan 25 gram KCl per tanaman.
  3. Saat berumur 3 tahun akan diberi 44 gram Urea, 41 gram SP-36 dan 50 gram KCl per tanaman.
  4. Saat berumur 4 tahun bisa diberi 89 gram Urea, 83 gram SP-36 dan 100 gram KCl per tanaman.
  5. Saat berumur 5 tahun dapat diberi 150 gram Urea, 100 gram SP-36 dan 200 gram KCl per tanaman.

 

  • Pemangkasan

Pemangkasan diawali dengan memangkas tanaman pelindung secara berkala hingga tanaman kakao dapat tumbuh normal tanpa tanaman pelindung. Lakukan pemangkasan cabang atau ranting pada tanaman kakao yang tumbuh terlalu rimbun.

Pemangkasan ini bertujuan agar tajuk tumbuh seimbang dan kokoh serta mengurangi kelembapan sehingga tanaman terhindar dari hama dan penyakit.

 

5. Panen Buah Kakao

 

Buah kakao yang sudah siap panen yaitu buah yang sudah matang, yaitu sekitar umur 5,5 – 6 bulan terhitung sejak buah kakao tersebut berbunga.

Ciri buah yang sudah matang adalah buah yang kulitnya sudah berwarna kuning atau merah. Pemetikan dapat dilakukan terhadap buah yang sudah masak tetapi jangan terlalu masak. Potong tangkai buah dengan menyisakan 1/3 bagian tangkai buah.

Pemetikan sampai pangkal buah ini akan bisa merusak bantalan bunga sehingga pembentukan bunga terganggu dan jika hal ini harus dilakukan terus menerus, maka produksi buah akan menjadi menurun.

Pemetikan dapat juga dilakukan pada pagi hari dan pemecahan siang hari. Pemecahan buah dengan memukulkan pada batu hingga pecah.

Kemudian biji dikeluarkan dan dimasukkan dalam karung untuk selanjutnya dibersihkan dari pulp (daging buah). Selanjutnya biji dikeringkan sebelum dijual kepengepul.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ 5 Cara Menanam Buah Kakao atau Coklat Terlengkap. Semoga bermanfaat dan juga dapat menambah ilmu pengetahuan akan cara membudidayakannya. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

[irp]

[irp]

[irp]

[irp]

/* */