√ Cara Menanam Buah Jamblang dalam Pot untuk Pemula Terlengkap

Diposting pada

√ Cara Menanam Buah Jamblang dalam Pot untuk Pemula Terlengkap –Hai para budidayawan kembali lagi dalam artikel carabudidaya.co.id. Kali ini kita akan membahas mengenai cara menanam buah jamblang terlengkap.

Ada yang sudah mengetahui bagaimana Cara menanam buah jamblang? Mari simak yuk dalam penjelasannya dibawah ini ya.

 

√ Cara Menanam Buah Jamblang dalam Pot untuk Pemula Terlengkap
√ Cara Menanam Buah Jamblang dalam Pot untuk Pemula Terlengkap

 

 

Mengenal Buah Jamblang

 

Jamblang atau Duwet (Syzygium Cumini) ialah Pohon penghasil buah ini masih tergolong dalam suku jambu-jambuan (Myrtaceae). Jamblang ialah termasuk salah satu tanaman yang mulai langka dan jarang dibudidayakan.

Jamblang di beberapa daerah di Indonesia dikenal dengan nama yang berbeda-beda. Seperti; jambe kleng (Aceh), jambu kling (Gayo), jambu kalang (Minang kabau), jamblang (Betawi dan Sunda), juwet, duwet, duwet manting (Jawa), dhalas, d. bato, dhuwak (Madura), juwet, jujutan (Bali), klayu (Sasak), duwe (Bima), jambulan(Flores), raporapo jawa (Makasar), alicopeng (Bugis), jambula (Ternate).

Di beberapa negara asing buah ini dikenal sebagai jamlang, jambelang, duwet (Malaysia), duhat (Filipina), jambul, jamun, atau Java plum (Inggris).

Pohon Jamblang (Duwet) diklaim berasal dari Wilayah Asia dan Australia tropic. Tanaman ini bisa tumbuh dan berkembang di daerah dataran rendah sampai ketinggian 500 mdpl.

 

 

Ciri – Ciri Pohon Jamblang

 

  • Kokoh dan memiliki tinggi 10-20 m.
  • Batangnya tebal, seringkali bengkok dan bercabang banyak.
  • Berakar tunggang.
  • Memiliki daun yang tunggal, tebal, dan tangkai daun antara 1-3,5 cm.
  • Tiap – tiap helai daun lebar berbentuk baji, tetapi rata, tulang menyirip, permukaan atas mengkilap, panjang 7-16 cm, lebar -9 cm, berwarna hijau.

 

 

Manfaat Buah Jamblang untuk Kesehatan

 

  • Menurunkan kadar gula (diabetes).
  • Mengatasi Batuk kronis, sesak napas (asma).
  • Mengatasi Nyeri lambung dan diare.
  • Membantu pembentukan sel darah merah (anemia).
  • Meningkatkan nafsu makan.
  • Baik mengatasi sembelit /gangguan pencernaan seperti kembung, nyeri lambung dan keram perut.
  • Menangkal radikal bebas .
  • Mencegah kanker.
  • Baik untuk kesehatan jantung dan limpa.
  • Menjaga kesehatan tulang dan gigi.

 

 

Syarat Tumbuh Pohon Jamblang

  • Dapat tumbuh baik di daerah tropik pada ketinggian 600 m dpl (walaupun dijumpai juga pada ketinggian sampai 1800 m dpl).
  • Pada kondisi terakhir itu pohonnya tidak dapat berbuah, tetapi dapat dimanfaatkan kayunya.
  • Tanaman ini berkembang dengan baik di wilayah yang curah hujan tahunannya di atas 1000 mm, dengan musim kering yang tegas.
  • Duwet tumbuh di tepian sungai dan dapat bertahan terhadap genangan yang berkepanjangan.
  • Setelah masa pertumbuhan awal, tanaman ini dapat beradaptasi terhadap kekeringan.
  • Mampu tumbuh di daerah yang hangat dari wilayah subtropis.
  • Jamblang bisa tumbuh subur pada berbagai tipe tanah, di lahan basah dan rendah, dan lahan yang lebih tinggi dengan sistem pengaliran air yang baik (tanah liat, campuran tanah liat dan kapur, tanah berpasir, tanah berkapur).

 

Cara Menanam Buah Jamblang

1. Persiapan Media Tanam (Pot)  Buah Jamblang

Bersihkan terlebih dahulu lahan tanam dari tanaman liar ataupun gulma dan pastikan lokasi penanaman buah tersebut mendapatkan sinar matahari langsung.

Kemudian siapkanlah pot dengan ukuran besar atau bisa juga disesuaikan dengan ukuran bibit yang akan ditanam. jangan lupa menyiapkan campuran tanah, pupuk kandang/kompos dan sekam.

2. Persiapan Bibit Buah Jamblang

Ada beberapa cara persiapan bibit buah jamblang , antara lain :

  • Bibit Jamblang Dengan Cara Okulasi

Okulasi atau penempelan ialah penggabungan 2 bagian tanaman yang berbeda sehingga menjadi tanaman utuh. Okulasi ini sebaiknya dikerjakan pada pagi hari sekitar pukul 07.00 sampai 11.00, sebab kebanyakan jika okulasi dilakukan diatas pukul 12.00 akan membuat daun layu.

Apabila tanaman jamblang berada dalam pot, maka pindahkan ke tempat teduh supaya terhindar dari sinar matahari dan tidak mudah layu.

  • Bibit Jamblang Dengan Cara Sambung Pucuk

Sambung pucuk dikerjakan dengan metode menggabungkan batang bawah dan batang atas. Batang bawah sebaiknya ditanam dari biji, sedangkan batang atas merupakan tanaman yang sehat dan unggul. Penyungkupan ditutup dengan menggunakan plastik untuk mengurangi penguapan dan dibutuhkan waktu sekitar sebulan. Kemudian, setelah 3-6 bulan berikutnya bibit jamblang dapat dipindahkan tanamkan ke pot tanam ataupun lahan lainnya.

  • Bibit Jamblang Dengan Cara Cangkok

 

Pilihlah pohon jamblang yang sehat dan telah berbuah /berumur diatas 7 tahun. Kemudian, kikis batang pohon jamblang kira-kira diameter 2 cm dengan menggunakan pisau steril. Lalu, diamkan batang yang sudah terkikis tersebut selama sekitar 1 jam agar getah pada batang sudah kering.

Kemudian tempelkan tanah seperti kompos halus, tetapi yang paling baik yaitu coco peat. Setelah itu, bungkus dengan plastik atau sabut kelapa. Lakukan perawatan dengan cara penyiraman setiap minggu atau jangan sampai kekeringan dan tidak perlu terlalu lembab.

Pada usia 3-4 bulan, akar sudah keluar dan dapat dipindahkan ke polybag. Biarkan tanaman berkembang hingga tumbuh tunas baru, setelah kira-kira 2-3 bulan, bibit jamblang dapat dipindahkan ke pot yang berukuran lebih besar.

  • Bibit Jamblang Dari Biji

 

Jika menanam jamblang menggunakan biji harus dilakukan proses penyemaian terlebih dahulu. Tetapi cara pembibitan ini jarang digunakan karena metode biji menyebabkan fase vegetatif tanaman lebih panjang atau antara 7-10 tahun tanaman baru bisa berbuah.

 

 

3. Proses Penyemaian Biji Buah Jamblang

  • Pilihlah benih yang terbaik, kemudian ambil beberapa buah jamblang dan bersihkan dari dagingnya.
  • Keringkan buah jamblang selama sehari sebelum ditaburkan ke media tanaman.
  • Semai biji ke wadah yang telah dipersiapkan, biarkan selama beberapa minggu.
  • Sesudah bibit jamblang tumbuh setinggi 10 cm, dapat dipindahkan ke media tanam yang lebih besar.
  • Siapkan media tanam berupa polybag minimal berukuran 30 cm.
  • Isilah media tanam dengan campuran tanah, kompos, dan sekam.
  • Kemudian pindahkan bibit kedalamnya.
  • Budidaya buah jamblang dari biji dapat membuat pertumbuhannya besar.
  • Pindahkan tanaman buah jamblang dari polybag, jika sudah layak ke halaman rumah atau kebun.

 

 

4. Penanaman Bibit Buah Jamblang

Jika semua sudah siap, selanjutnya lakukan penanaman bibit. buka/ polybag bibit, selanjutnya masukkan bibit jamblang pada lubang tanam. Posisikan bibit harus tegak lurus jangan miring. Kemudian timbun kembali dengan tanah galian yang telah dicampur dengan kompos dan sekam dan padatkan sedikit agar bibit tidak mudah roboh.

 

5. Penyiraman Buah Jamblang

Lakukan penyiraman secara rutin 1-2 kali sehari. Kemudian lakukan juga pemasangan ajir bertujuan untuk menopang tanaman yang baru ditanam supaya tidak roboh. Ajir tersebut dapat dibuat dengan menggunakan bambu dengan ukuran 1,5 meter.

 

6. Pemupukan dan Pemberian Hormon Perangsang Buah

Pemupukan dilakukan agar nutrisi tanaman terpenuhi. Pemupukan ini rutin dilakukan 1 bulan sekali. Pemupukan dapat menggunakan 20 butir NPK buah + 1 kg kompos/pupuk kandang + 1 sdt POC BMW atau dengan menggunakan 1 sdm KOCOR BMW + 1 sdt POC BMW

Selain dari pemupukan rutin, berikan pula hormon perangsang buah karena hormon perangsang buah akan mempercepat timbulnya pembungaan/pembuahan pada tanaman juwet. Kita dapat menyemprotkannya ke tanaman jamblang setiap 1 bulan sekali dengan dosis 3 tutup POC BMW + 15 liter air.

 

7. Penanganan Penyakit dan Hama pada Tanaman Jamblang

berikut ini ialah beberapa jenis hama yang menyerang buah jamblang dan penanganan nya :

  • Lalat Bibit : gunakan insektisida bersama dengan bahan aktif imidacloprid dan bahan sejenisnya.

  • Ulat Tanah : memanfaatkan insektisida bersama dengan bahan aktif klorpirifos, imidacloprid atau karbofuran dan bahan sejenisnya.

  • Ulat Penebuk Daun dan Buah : pakailah Isektisida bahan aktif Sipermetrin, Beta Siflutrin, Profenofos, Klorpirifos, Metomil, Karbosulfan, Lamda Sihalotrin, Deltametrin, Klorantraniliprol dan Emamektin Benzoate

  • Tungau : memanfaatkan insektisida dengan bahan aktif abamectin, piridaben, klorfenapir, tetradifon, propargit, dan bahan sejenisnya.

  • Lalat Buah : pakai insektisida bersama dengan bahan aktif asetamiprid, spinosad, profenofos, sipermetrin, beta siflutrin, deltametrin, malation, dan bahan sejenisnya.

  • Trips : menggunakan insektisida bersama bahan aktif klorpirifos, metomil, imidacloprid, sipermetrin, abamectin, dan bahan sejenisnya.

  • Kutu Debul : manfaatkan insektisida bersama dengan bahan aktif imidacloprid, abamectin, tiametosksam, klorfenapir, disafentiuron, dan bahan sejenisnya.

Penyakit Tanaman Buah Jamblang

  • Layu Bakteri : pakai bakterisida dengan bahan aktif streptomicin sulfat dan bahan sejenisnya.

  • Layu Jamur : manfaatkan fungisida dengan bahan aktif benomyl, tembaga hidroksida, dan bahan sejenisnya.

  • Downey Mildew : memanfaatkan fungisida bersama bahan aktif mankozeb, belerang, propineb, tembaga hidroksida, metalaksil, benomyl, tebukonazol, propikonazol, dan bahan sejenisnya.

  • Bercak Daun : memakai mankozeb, propineb, klorotalonil, tembaga hidroksida, dimetomorf, difeokonazol, propikonazol, benomyl, simokasanil, karbendazim, triadimefon, azoksistrobin, dan bahan sejenisnya.

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Cara Menanam Buah Jamblang dalam Pot untuk Pemula Terlengkap . Semoga bermanfaat dan juga dapat menambah ilmu pengetahuan akan cara membudidayakan nya. Terima Kasih

Baca Juga Artikel

Baca Juga  √ 4 Cara Menanam Buah Tin Terlengkap

Baca Juga  √ 7 Cara Menanam Buah Alpukat Terlengkap

Baca Juga  √ 5 Cara Menanam Buah Mangga Terlengkap

Baca Juga  √ 5 Cara Menanam Buah Leci Terlengkap

Baca Juga  √ Cara Budidaya Tomat Rampai yang Benar dan Lengkap