√ 5 Cara Menanam Buah Cherry Terlengkap

√ 5 Cara Menanam Buah Cherry Terlengkap Hai para budidayawan kembali lagi dalam artikel carabudidaya.co.id. Kali ini kita akan membahas mengenai Cara Menanam Buah Cherry.

Ada yang sudah mengetahui bagaimana cara menanam buah cherry yang baik dan benar? Mari simak yuk dalam penjelasannya dibawah ini ya.

 

√ 5 Cara Menanam Buah Cherry Terlengkap
√ 5 Cara Menanam Buah Cherry Terlengkap

 

Mengenal Buah Cherry

 

Ceri merupakan salah satu kelompok tumbuhan maupun buahnya anggota marga Prunus. Ceri tidak mencakup satu jenis saja, tetapi ada beberapa, seperti P. cerasus, P. avium, dan P. emarginata.

Ceri adalah sebuah pohon yang sangat disukai di Jepang dan bunganya disebut sebagai sakura. Pada awal musim semi, di saat bunga ceri ini bermekaran, orang-orang dapat berpiknik di taman-taman yang ditumbuhi pohon ini. Di Australia ceri juga biasanya matang sekitar waktu Natal.

Sedangkan di negara Amerika dan Eropa selatan pada bulan Juni. Produksi di seluruh dunia pada saat ini tiga juta ton per tahun. Selain itu bunga dan buah ceri ini juga dijadikan hiasan hidangan makanan atau minuman.

Buah ceri yang mengandung antosianin, yaitu salah satu pigmen warna merah yang baik untuk kesehatan karena merupakan antioksidan.

Selain itu, rutin mengkonsumsi buah ceri setiap hari dapat juga menurunkan jumlah kadar asam urat dalam tubuh, bahkan dapat menyembuhkan pirai.

 

 

Manfaat Buah Cherry

 

  • Melindungi tubuh dari radikal bebas dan penyakit serius.
  • Mempunyai kandungan vitamin C dan kalium.
  • Memiliki kandungan serat untuk menjaga berat badan.
  • Mengurangi risiko diabetes.
  • Mencegah resiko kanker.
  • Kaya antioksidan dan nutrisi.
  • Dapat mengeluarkan racun.
  • Mengatasi asam urat.
  • Penghilang rasa sakit.
  • Membuat tidur nyenyak.
  • Merawat kulit.

 

 

Cara Menanam Buah Cherry

 

1. Persiapan Lahan Tanam Buah Cherry

 

Tanah

  • Jika Anda berencana untuk menanam pohon ceri hingga besar dan berbuah banyak, maka sebaiknya Anda memilih tanah saja.
  • Buatlah lubang pada tanah kurang lebih berukuran sekitar 50 cm x 50 cm x 50 cm (ukuran merupakan panjang x lebar x dalam).
  • Isi lubang tersebut dengan pupuk kompos atau kandang pada lubang dengan kurang lebih hingga 2/3 bagian terpenuhi.
  • Istirahatkan tanah kurang lebih selama 3 minggu.

 

Pot

  • Jika Anda tidak memiliki lahan yang cukup luas, Anda bisa menggunakan pot dan diletakkan di pekarangan rumah. Hanya saja Anda juga harus rajin dalam memangkas agar tidak tumbuh besar dan bisa menyebabkan kematian apabila nutrisi di dalam pot tidak tercukup untuk dapat memenuhi tumbuhan yang besar. Selain itu, pengakaran dalam pot juga tidak begitu kuat dibanding di dalam tanah secara langsung
  • Sebaiknya, pilih pot yang berukuran besar agar dapat memperoleh hasil yang lebih optimal.
  • Isi pot tersebut dengan campuran tanah dan pupuk kompos atau kandang.
  • Biarkan campuran tersebut agar bisa menyatu dengan sempurna sehingga tanah bisa subur.

 

2. Menyiapkan Benih Cherry yang Berkualitas

 

  • Pilih biji dari buah ceri yang tua, besar, dan tidak cacat, dan aman dari segala macam hama penyakit seperti kutu, tungau, ulat, larva, wereng, dan sebagainya.
  • Bersihkan daging buah cerinya, kemudiah pisahkan bijinya.
  • Setelah itu, jemur biji di bawah terik panas matahari secara langsung kurang lebih selama 1 hari.
  • Pindahkan ke tempat yang sangat teduh selama beberapa saat.
  • Balut ceri dengan kertas atau tisu.
  • Masukkan ke sebuah lemari pendingin dan biarkan selama kurang lebih 1 minggu, cara ini dapat ditujukan agar biji ceri lebih cepat untuk bisa bertunas selanjutnya.
  • Jika sudah tiba waktunya untuk dapat menanam, keluarkan dari lemari pendingin dan biarkan selama kurang lebih 1 jam.

 

3. Menanam Bibit Cherry

 

Setelah bibit hasil dari semaian atau hasil cangkokan telah siap ditanam, maka lakukan suatu penanaman pada media tanam yang telah disiapkan.

Buka atau lepaskan bibit dari wadah semaian, lakukan secara perlahan-lahan agar tanah semaian ini tidak pecah. Masukkan ke lubang tanam dan juga lakukan penutupan. Lakukan penyiraman setelah bibit buah cherry selesai ditanam.

 

4. Perawatan dan Pemeliharaan Buah Cherry

 

  • Penyiraman

Dapat dilakukan rutin sehari sekali untuk menjaga kelembaban.

 

  • Pemupukan

Sebaiknya dilakukan rutin sebulan sekali. Anda juga boleh menambahkan hormon perangsang buah ketika pohon ceri sudah mulai terlihat berbuah , tentunya dengan komposisi yang sesuai.

 

  • Penyulaman

Butuh dilakukan apabila ada bagian tanaman yang sudah layu atau mati agar tidak merambat pada bagian yang lain. Penyulaman dapat berupa pemotongan atau juga mengganti dengan tanaman yang baru dengan cara vegetatif.

 

  • Pemberantasan Hama dan Penyiangan

Dapat berupa penyiangan, pemangkasan, dan menggunakan pestisida. Penyiangan dan penggunaan pestisida cukup dilakukan apabila ceri ditanam di tanah saja.

Hal ini juga dibutuhkan untuk membersihkan tanah dari rerumputan liar yang tumbuh agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman.

 

  • Pemangkasan

Penting untuk dapat dilakukan apabila ceri ditanam di dalam pot agar memudahkan pemilik dan tidak tumbuh besar karena dapat tidak dapat terkontrol lagi.

 

5. Pemanenan Buah Cherry

 

Pada pohon cherry terbilang pohon yang unik karena tanaman ini tak menentu dalam berbuah. Pohon ini tak bisa dipastikan bisa berbuah tiap-tiap setahun sekali, pohon cherry bisa mewujudkan buah pada usia tanaman sekitar 3 hingga 4 tahun.

Melainkan ada juga yang bisa berbuah pada usia 1, 5 tahun, seandainya perawatannya baik dan ditanam dari benih hasil cangkok atau okulasi.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ 5 Cara Menanam Buah Cherry Terlengkap. Semoga bermanfaat dan juga dapat menambah ilmu pengetahuan akan cara membudidayakannya. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

[irp]

[irp]

[irp]

[irp]

/* */