√ 5 Cara Menanam Bengkuang Terlengkap

√ 5 Cara Menanam Bengkuang Terlengkap Hai para budidayawan kembali lagi dalam artikel carabudidaya.co.id. Kali ini kita akan membahas mengenai Cara Menanam Bengkuang.

Ada yang sudah mengetahui bagaimana cara menanam bengkuang agar menghasilkan buah yang lebat? Mari simak yuk dalam penjelasannya dibawah ini ya.

 

√ 5 Cara Menanam Bengkuang Terlengkap
√ 5 Cara Menanam Bengkuang Terlengkap

 

Mengenal Bengkuang

 

Bengkuang atau bengkoang (Pachyrhizus erosus) yang dikenal dari umbi (cormus) putihnya yang dapat juga dimakan sebagai suatu komponen rujak dan asinan atau dijadikan masker untuk dapat menyegarkan wajah dan memutihkan kulit.

Tumbuhan yang berasal dari negara Amerika tropis ini termasuk dalam suku polong-polongan atau Fabaceae. Di tempat asalnya, tumbuhan ini juga dikenal sebagai xicama atau jícama. Orang Jawa ini menyebutnya sebagai besusu (/bəsusu/).

Bengkoang ini memiliki batang yang membelit dan menjalar, daunnya majemuk dan menyirip berjumlah tiga daun dalam satu tangkai dengan sebuah bentuk daun bulat telur melebar atau belah ketupat dengan bagian ujung daun meruncing d.

Dan bergerigi serta berambut pada bagian atas dan juga bawah daun, panjang tangkainya berkisar antara 8,5 hingga 16 cm, bunganya bertandan dan juga tumbuh pada ketiak daun, bengkoang juga memiliki polong.

Buah pada bengkoang ini memiliki bentuk membulat atau bulat seperti gasing dengan kulit umbi yang berwarna kuning pucat tipis dan bagian dalamnya putih serta rasanya sangat segar agak manis. Berat umbi bengkuang juga dapat mencapai sekitar 5 kilogram.

 

 

Manfaat Bengkuang

 

  • Bengkuang merupakan salah satu sayuran dengan suatu kandungan kalori yang sangat rendah, hanya memiliki sekitar 35 kalori per 100 g. Namun, phyto-nutrisi yang berkualitas sangat tinggi, terdiri dari serat makanan, dan anti oksidan dan sejumlah mineral dan vitamin.
  • Bengkuang ini ialah salah satu sumber serat terbaik, khususnya sumber yang sangat baik dari inulin oligofructose dan serat makanan larut. Bengkoang ini dapat menyediakan sekitar 4,9 mg atau 13% serat. Inulin merupakan sebuah karbohidrat lembam manis namun nol kalori. Bengkoang yang bertindak pada metabolisme di dalam tubuh manusia yang ideal bagi penderita diabetes.
  • Seperti dalam lobak, umbi yang sangat segar ini juga kaya vitamin C yang menyediakan sekitar 20,2 mg atau 34% dari suatu rekomendasi harian vitamin C per 100 g.
  • Bengkoang ini juga mengandung sejumlah kelompok vitamin B kompleks yang berharga seperti folat, riboflavin, piridoksin, asam pantotenat, dan juga thiamin.
  • Umbi bengkoang ini juga memberikan sejumlah mineral sehat yang penting seperti magnesium, tembaga, zat besi dan mangan.
  • Bengkuang dapat menyediakan sekitar 16 persen dari kebutuhan asam folat harian. 1 cangkir bengkoang, merupakan sumber yang sangat cukup baik dari kalium menawarkan sekitar 195 miligram, dari jumlah yang sama seperti yang di dapatkan dalam buah persik. Kalium adalah salah satu zat penting untuk keseimbangan cairan dan juga mengontrol tekanan darah.
  • Mengatasi masalah pencernaan.
  • Meningkatkan sistem imun tubuh.
  • Baik untuk kesehatan tulang.
  • Baik untuk diet diabetes.
  • Baik untuk kesehatan otak.
  • Dapat mencerahkan kulit.
  • Antioksidan bagi tubuh, vitamin C dalam ubi dapat berfungsi sebagai antioksidan untuk tubuh.
  • Menyembuhkan Maag dengan kandungan alkali di yam dapat mengurangi dan menyembuhkan ulkus.

 

 

Syarat Tumbuh Bengkuang

 

  • Bengkoang cocok ditanam di daerah dengan ketinggian hingga sekitar 1.500 mdpl dan tinggi dataran ideal ialah sekitar 200-800 mdpl dengan curah hujan kurang lebih 700-1000 mm/tahun.
  • Suhu ideal untuk menanam yaitu sekitar 25-28 °C.
  • pH keasaman tanah sekitar 4,5-8 dan bengkoang dapat tumbuh di tanah lempung berpasir.

 

 

Cara Menanam Bengkuang

 

1. Pemilihan Bibit Bengkuang

 

  • Untuk mendapatkan benih bengkuang secara langsung, caranya yaitu dengan memilih tanaman bengkuang yang terlihat sehat dan tidak cacat.
  • Rawatlah sebuah tanaman bengkuang tersebut dan biarkan bunganya hingga menjadi polong, setelah polong sudah cukup tua anda bisa memetiknya dan juga dapat disimpan pada tempat yang sejuk terlebih dahulu.
  • Selain mengambil polong secara langsung, anda juga bisa mengambil benih dari umbi bengkuang.
  • Caranya cukup mudah, pilih bengkuang yang sudah memiliki ukuran besar dan sudah tua. Cirinya biasanya bengkuang tua memiliki sebuah tekstur kulit lebih kasar dan kering.
  • Biarkan tanaman bengkuang di tempat yang sejuk hingga bertunas, lalu tanamlah pada media tanah dan campuran pupuk.
  • Lakukan perawatan hingga tanaman bengkuang berbunga dan menghasilkan polong, lalu panenlah polong dan simpan pada tempat yang sejuk.
  • Biasanya benih yang didapatkan dengan cara menanam umbi bengkuang ini akan jauh lebih baik dan memiliki kualitas unggul disbanding dengan benih yang didapat secara langsung dari sebuah tanaman yang kebetulan dibiarkan berbunga.
  • Adapun cara yang lebih praktis yaitu dengan dapat membeli benih bengkuang di toko benih, namun karena agak jarang dapat dijumpai, maka anda juga bisa mencarinya secara online.
  • Jangan lupa untuk melihat review dan juga bertanya kepada pemilik toko untuk dapat memastikan kualitas dan kelayakannya.

 

2. Media Tanam Bengkuang

 

  • Sediakan sebuah lahan tanam, anda bisa menggunakan halaman ataupun pekarangan di rumah anda. Lalu cangkul tanah dan lakukan sebuah proses penggemburan tanah dengan baik.
  • Setelah itu, buatlah bedengan yang dapat bertujuan agar drainase pada tanah dapat berjalan dengan baik. Untuk lebar bedengan sendiri anda bisa membuatnya seluas sekitar 1 m dengan tinggi mencapai sekitar 25 cm.
  • Sesuaikan pula bedengan yang anda buat dengan kontur dari tanah dan juga jarak antar bedengan usahakan sekitar 40- 50 cm.
  • Sebarkan pupuk kandang ataupun kompos secara merata dan perlahan pada media tanam, dan jangan lupa untuk membuat lubang tanam. Untuk sebuah lubang tanam yang tepat dalamnya sekitar 7 cm dengan jarak setiap lubang tanam sekitar 25 cm.
  • Masukkan bibit bengkuang ini di dalam lubang tanam dan tutup lubang tanam dengan tanah campuran pupuk.
  • Setelah itu sedikit padatkan agar bibit benkuang dapat berdiri kokoh. Lakukan penyiraman untuk dapat melembabkan tanah.

 

3. Penanaman Bibit Bengkuang

 

Jika menanam bengkuang dengan menggunakan benih biji,sebaiknya biji direndam dahulu dalam air sekitar 6 hingga 12 jam hingga biji berubah menjadi kecambah.

Setelah itu benih bengkuang ini baru bisa di tanam pada lubang tanam. Saat penanaman dalam setiap lubang diisi 1 biji benih yang sudah berkecmbah atau bibit umbi tunas.

 

4. Perawatan Dan Pemeliharaan Bengkuang

 

  • Penyiraman

Penyiraman sebaik dilakukan dua kali sehari pada musim kemarau, pada musim hujan hal yang perlu anda perhatikan adalah tidak terjadi genangan pada media tanam.

 

  • Pemupukan Susulan

Pemupukan susulan bertujuan untuk menjaga tanaman agar tetap berada pada posisi terbaik, baik dalam pertumbuhan serta pembuahan.

Gunakan pupuk kompos ataupun pupuk kandang setelah usia tanam 4 minggu dan dilakukan secara rutin setiap dua minggu sekali.

 

  • Penyiangan

Sama halnya saat anda menanam sawi penyiangan perlu dilakukan untuk memaksimalkan proses pertumbuhan. Dengan media semai yang sesak tentunya dapat mengganggu tahap tersebut. Manfaat lainnya supaya nutrisi pada tanah terserap sempurna oleh tanaman utama.

 

  • Pemangkasan

Pemangkasan bertujuan supaya tanaman bengkuang dapat berbuah dengan maksimal yaitu dengan cara memotong bunga yang berjumlah berlebih pada setiam tanaman bengkuang.

 

5. Pemanenan Bengkuang

 

Tanaman bengkoang mulai bisa dipanen pada umur sekitar 4 bulan. Pemanenan dilakukan dengan cara dicabut atau digali. Budidaya bengkoang yang sangat baik akan bisa menghasilkan sekitar 7-8 ton per hektar.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ 5 Cara Menanam Bengkuang Terlengkap. Semoga bermanfaat dan juga dapat menambah ilmu pengetahuan akan cara membudidayakannya. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

[irp]

[irp]

[irp]

[irp]

/* */