√ Cara Budidaya Okra Merah yang Benar dan Lengkap

√ Cara Budidaya Okra Merah yang Benar dan Lengkap

 

 

 

 

CaraBudidaya.Co.ID – Hai para budidayawan kembali lagi dalam artikel carabudidaya.co.id . Kali ini kita akan membahas mengenai cara budidaya okra merah secara lengkap.

Ada yang sudah mengetahui bagaimana Cara budidaya okra merah? Mari simak yuk dalam penjelasannya dibawah ini ya.

 

 


 

Mengenal Tanaman Okra

 

Okra atau Abelmoschus esculentus Moench adalah tanaman tahunan yang berasal dari keluarga mallow (Malvaceae). Dulu tumbuhan ini tergolong dalam genus Hibiscus, namun kini tergolong dalam genus Abelmoschus.

Ukurannya sama besar dengan cabai hijau besar, kelilingnya tertekuk, memiliki bulu halus dan warna hijau. Jika dipotong akan terlihat biji-biji kecil dikelilingnya. Jika dimasak akan keluar lendir dari dalamnya. Rasanya renyah dengan tektur mirip terong. Sayur okra ini dapat dimasak menjadi kari, balado, campuran salad atau hidangan tumis. Buah okra ini diyakini secara ilmiah dan berkhasiat bagi kesehatan.

Okra juga sering digunakan dalam masakan di Karibia dan Cina, namun popularitasnya meningkat seiring waktu hingga seluruh belahan dunia, terutama pod sayuran ini bisa digunakan sebagai sayuran acar, bahan dalam sup, lauk, dan juga digunakan untuk minyak yang dapat diekstraksi dan digunakan sebagai minyak sayur.  Kegunaan okra ada banyak dikarenakan kandungan mineral, vitamin, dan senyawa organik yang terdapat di dalam sayuran ini.

 


 

Syarat Tumbuh Tanaman Okra Merah

 

  • Penyinaran matahari langsung minimal 7 jam dalam sehari
  • Memiliki kandungan unsur hara yang baik
  • Dekat dengan sumber air
  • Tidak becek atau tergenang
  • Okra tumbuh baik pada ketinggian 600-800 mdpl
  • Curah hujan 1700-3000 mm/tahun.
  • Suhu udara rata-rata 24-28 0C.
  • PH ideal tanaman okra ialah 5,5-7,0 (netral).


 

Manfaat Okra Merah Bagi Kesehatan

 

  • Mencegah gangguan fungsi ginjal
  • Mencegah anemia
  • Menjaga kesehatan ibu hamil
  • Bersifat anti kanker
  • Melindungi hati dan jantung
  • Mengurangi asma
  • Menguatkan tulang
  • Menurunkan kolesterol
  • Mencegah penyakit pada sistem pencernaan
  • Menurunkan kadar gula darah
  • Menjaga kesehatan mata
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  • Menjaga kesehatan rambut


 

Cara Budidaya Okra Merah

 

1.Persiapan Lahan Tanam Budidaya Okra

  • lakukan penyiangan pada gulma atau tanaman pengganggu lainnya. Selanjutnya,
  • lakukan penggemburan tanah pada lahan tanam dengan cara dibajak atau dicangkul.
  • Buat bedengan dengan lebar90-100 cm, tinggi 20-30 cm dan panjang bedengan yang menyesuaikan lahan.
  • Antar bedengan dibuat jarak sekitar 50-70 cm.
  • lakukan pemupukan dasar dengan menggunakan pupuk kandang, pupuk kompos atau pupuk organik butiran. Cara memberikan pupuk yaitu dengan cara menggali lubang yang membujur membentuk alur-alur tanam dengan kedalaman sekitar 15 cm.
  • Taburkan pupuk dasarnya merata sepanjang alur, lalu tutup kembali pupuk dasar tersebut dengan tanah dan bentuk bedengan diatasnya.
  • Saat bedengan sudah siap, lapiskan bedengan dengan mulsa plastik perak. Tujuan pemberian mulsa ini yaitu untuk mengurangi penguapan air dan mencegah tumbuhnya gulma.
  • Apabila pH tanah dibawah 5,5 maka lakukan pengapuran dengan cara ditabur diatas bedengan.
  • Biarkan bedengan sekitar 10-15 hari, lalu ditutup dengan mulsa plastik.

 


 

2.Persiapan Benih Okra Merah

Tanaman Okra adalah salah satu jenis tanaman yang diperbanyak dengan cara biji dengan mengambil pada tanaman Okra yang sudah tua dan warnanya sudah menghitam. Ambil biji okra lalu jemur hingga kering dan biji okra siap disemai.

 


 

3.Penyemaian Benih Okra Merah

  • Rendam biji okra 4-6 jam , kemudian gunakan biji okra yang tenggelam , buang biji okra yang mengapung.
  • Kemudian siapkan polybag, tanah gembur, pupuk kandang sebagai pupuk dasar, dan juga air.
  • Polybag diisi oleh media tanam yang merupakan campuran dari tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1.
  • Polybag disiram sebelum diisi biji okra lalu  lubangi bagian tengah tanah dalam polybag sedalam kurang lebih 2 – 3 cm kemudian masukkan biji okra.
  • Setelah diisi oleh media tanam, satu polybag bisa diisi dengan 2 benih Okra dan disiram 2x dalam sehari.
  • Hindarkan dari sinar matahari langsung.
  • Setelah tinggi tanaman Okra mencapai 15-20cm, bibit tanaman Okra bisa dipindahkan ke lahan tanam yang lebih luas.

 


 

4.Penanaman Okra Merah

  • Saat bibit okra tumbuh dan mempunyai 4-5 helai daun , bibit okra dapat dipindahkan ke lahan tanam .
  • Buka polybag secara perlahan – lahan agar tidak merusak akarnya.
  • Pada saat mulai menanam , tanah dilubang tanama diaduk – aduk agar gembur dan tidak padat.
  • Tanam bibit okra pada lubang yang telah disiapkan sebelumnya
  • Setelah bibit dimasukan ke dalam lubang , tutup kembali lubang dengan tanah dan padatkan tanah agar bibit tidak goyah
  • Sebaiknya penanaman di lakukan pada sore hari supaya tanaman tidak layu.

 


 

5.Perawatan Tanaman Okra Merah

 

  • Penyiraman

Penyiraman dilakukan untuk menjaga suplai air bagi tanaman. Pada saat tanaman okra berusia kurang dari 1 bulan setelah tanam maka penyiraman dapat dilakukan seminggu sekali yakni pada pagi hari.

Setelah tanaman berusia 2 – 3 bulan maka interval penyiramman dapat diperpendek menjadi 4 – 5 hari sekali. Hal ini karena semakin besar tanaman maka semakin banyak konsumsi airnya. Menggunakan mesin pompa air supaya proses penyiraman di sela bedengan  selesai dengan cepat.

 

  • Pemupukan susulan

Pupuk sususlan dikerjakan saat tanaman berusia sekitar 10-15 hst, dan pupuk yang digunakan yaitu pupuk ZA/Urea dan KCl dengan perbandingan 1:1. Pemberian pupuk tersebut dilakukan dengan cara dikocor.

Pemupukan selanjutnya dilakukan setelah tanaman berumur 30 hst. Pupuk yang digunakan yaitu pupuk ZA/Urea, KCl, TSP dan NPK. Pemberian pupuk dapat dilakukan dengan cara ditabur dan baiknya dilakukan sesudah penyiraman.

 

  • Penyulaman

Penyulaman dilakukan 5 – 7 hari pertama yaitu dengan cara mengganti bibit yang mati pada bedengan atau yang pertumbuhannya terlihat tidak normal (tertinggal dengan yang lain). Setelah 7 hari hentikan penyulaman.

 


 

6.Penanganan Hama dan Penyakit Tanaman Okra

 

Hama yang sering menyerang okra antara lain:

  • Serangan belalang

ditandai dengan adanya lubang-lubang pada daun. Ia menyerang daun setelah daun mulai lebar. Pemberantasannya dilakukan dengan menggunakan Dithane M-45.

 

  • Serangan ulat daun

menyebabkan daun berlubang-lubang besar dan kemudian habis karena dimakan olehnya. Pencegahan serangan ulat daun ini dilakukan dengan penyemprotan campuran Sumition dan Agristik.

 

Jenis penyakit yang sering menyerang okra disaat masa pertumbuhan ialah sejenis cendawan. Serangannya ditandai dengan layunya tanaman karena akar menjadi busuk, berwarna kebiru-biruan, clan berair. Pengendaliannya dapat dilakukan dengan penyemprotan Dithane M-45.

 


 

7.Pemanenan Okra Merah

  • Okra dapat mulai dipanen setelah berusia 60 – 70 hari setelah tanam.
  • Buah okra yang dipanen ialah yang masih muda dengan panjang sekitar 10 – 12 cm .
  • Lakukan panen dengan interval 2 – 3 hari dan dilakukan pada pagi hari agar luka tangkai cepat kering.
  • Selain itu bertujuan agar menjaga kadar air buah okra sebelum menyusut.
  • Gunakan alat tajam untuk memanen.

 

 

 


Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Cara Budidaya Okra Merah yang Benar dan Lengkap . Semoga bermanfaat dan juga dapat menambah ilmu pengetahuan akan cara membudidayakan nya. Terima Kasih

 

Baca Juga Artikel Lainnya

[irp]

[irp]

[irp]

[irp]

[irp]

/* */