√ 4 Cara Budidaya Bunga Kamboja Terlengkap

√ 4 Cara Budidaya Bunga Kamboja Terlengkap Hai para budidayawan kembali lagi dalam artikel carabudidaya.co.id. Kali ini kita akan membahas mengenai Cara Budidaya Bunga Kamboja.

Ada yang sudah mengetahui bagaimana cara menanam bunga kamboja yang baik dan benar? Mari simak yuk dalam penjelasannya dibawah ini ya.

 

√ 4 Cara Budidaya Bunga Kamboja Terlengkap
√ 4 Cara Budidaya Bunga Kamboja Terlengkap

 

Mengenal Bunga Kamboja

 

Bunga kamboja ini ditemukan oleh seorang botanis berkebangsaan Prancis yang bernama Charles Plumier, karena itulah bunga kamboja ini mempunyai nama Latin Plumeria.

Bunga ini tidak sama sekali mempunyai hubungannya dengan negara Kamboja karena bunga kamboja ini ternyata berasal dari negara Amerika Tengah yang meliputi yaitu Equador, Colombia, Cuba, Venezuela, dan Mexico.

Bunga kamboja ini juga dapat diperkirakan pertama kali dibawa ke Indonesia oleh para bangsa Portugis dan Belanda yang mana dari keduanya merupakan suatu bangsa yang sangat peduli terhadap lingkungan dan sangat menyukai alam tropis.

Diperkirakan juga bunga kamboja ini asli Indonesia yakni salah satu bunga kamboja yang berwarna putih dengan bagian dalam berwarna kuning di mana kuntumnya tidak akan terbuka penuh serta yang sangat berukuran kecil.

Bunga kamboja juga tumbuh subur di dataran rendah sampai pada ketinggian sekitar 700 meter, namun secara umum tanaman ini bisa tumbuh subur di semua tempat.

Adenium atau yang disebut dengan Kamboja Jepang ialah salah satu jenis bunga yang berasal dari daerah gurun pasir yang kering, dari daratan Asia Barat hingga Afrika, meskipun ini memiliki embel-embel Jepang. Bunga ini juga dikenal dengan desert rose atau juga mawar padang pasir.

 

 

Jenis – Jenis Bunga Kamboja

 

1. Adenium Obesum

Jenis bunga kamboja ini juga sering disebut dengan nama desert rose atau karoo rose, tanaman ini hampir banyak ditemukan di daerah timur Afirika dan bagian Selatan Arabia. Saat ini bunga kamboja jenis ini sudah banyak dijumpai di wilayah Indonesia.

Di habitat aslinya pada tumbuhan ini tumbuh menyemak, ukuran pohonnya bisa sampai 10-12 meter. Sedangkan di Indonesia ukuran bunga kamboja ini cukup pendek yakni sekitar 1-2 meter saja.

Warna pada bunga cenderung berwarna merah di tepi petal dan putih di tengah, dari spesies ini ditemukan beberapa varian.

 

2. Adenium Multiflorum

Tanaman ini juga bisa bertahan pada lingkungan yang dingin dan kering. Bunga kamboja yang kedua ini memiliki bentuk bunga yang paling indah dibandingkan dengan semua jenis yang lain.

Bunga yang berbentuk bintang dengan warna merah tua di bagian petal, dan putih atau merah cerah di tengah-tengah petal.

Ukuran pada bunganya tidak jauh berbeda dengan ukuran jenis adenium lain sekitar 6-7 cm. Meskipun berbunga hanya satu tahun sekali tetapi tanaman ini akan terus berbunga dalam kurun waktu cukup lama yakni sekitar 2-4 bulan.

 

3. Adenium Swazicum

Dari semua jenis bunga kamboja, jenis ini termasuk salah satu jenis yang paling mudah untuk dibudidayakan. Anda juga bisa menanamnya dengan cara mencangkok ataupun hanya dengan menanam bijinya.

Kekurangan dari jenis swazium ialah pada pertumbuhan yang lambat sehingga butuh waktu yang cukup lama untuk bisa berbunga.

Warna daun hijau yang cerah dengan sedikit bulu pada permukaannya. Sedangkan warna bunganya yang cenderung berwarna merah muda cerah.

Pada saat musim gugur tanaman ini akan menggugurkan semua daunnya akan berjatuhan, dan ketika tiba musim semi baru akan tumbuh tunas-tunas baru.

 

4. Adenium Boehmianum

Spesies ini juga banyak tumbuh di daerah bebatuan. Tanaman ini juga mempunyai ciri khusus yakni mempunyai banyak cabang serta batangnya bisa tumbuh sampai sekitar 10 meter.

Kamboja jenis ini hampir banyak dijumpai di negara Anggola Selatan. Bentuk bunganya yang sama dengan kamboja jenis Adenium swazicum.

Bunga kamboja jenis ini memiliki warna merah muda dengan corak warna ungu. Masa berbunga pada tanaman ini tidaklah panjang hanya sekitar 1-2 minggu saja, ditambah pada pertumbuhan yang lambat membuat bunga ini jarak dijadikan sebagai tanaman hias.

 

5. Adenium Arabicum

Bunga kamboja dengan jenis Adenium arabicum merupakan spesies yang sangat langka. Tanaman ini juga ditemukan tumbuh di daerah sekitar Semenanjung Arab dan Yaman.

Adenium arabicum juga mempunyai bentuk yang sangat eksotik, dengan atang yang kuat dengan banyak cabang serta bunga dengan warna merah muda dan juga putih yang membuat tanaman ini diburu banyak orang.

Tanaman ini sangat sulit untuk bisa diperbanyak, habitat hidupnya banyak ditemukan di daerah Semenanjung Arab. Jenis ini tergolong sangat rajin untuk berbunga.

Pada musim dingin tanaman ini akan mengalami dormansi, ditandai bergugurannya secara bertahap. Pada musim panas tanaman juga kembali berdaun diikuti munculnya ratusan bunga yang memenuhi ranting-ranting pohon.

 

 

Cara Menanam Bunga Kamboja

 

1. Persiapan Bibit Bunga Kamboja

 

Cara stek batang bunga adenium yaitu :

 

  • Siapkan tanaman bunga kamboja yang sehat yang akan di stek dengan panjang batang sekitar 25 cm.
  • Lalu, buang daunnya untuk mengurangi penguapan dn sisakan 2 helai daun saja.
  • Potong batang tanaman dengan pisau steril lalu celupkan atau olesi dengan ZPT (Zat Pengatur Tumbuh).
  • Setelah itu, letakan potongan batang pada tempat yang teduh sekitar 8 hari agar kambiumnya kering.
  • Selanjutnya tanam batang tersebut pada sebuah media tanam berupa campuran sekam dan arang bakar.

 

Cara menanam bunga adenium dengan stek sambung batang (grafting) yakni :

 

  • Siapkan tanaman yang sehat yang akan di stek dengan panjang batang sekitar 25 cm lalu buang daunnya untuk mengurangi penguapan dn sisakan 2 helai daun saja.
  • Selanjutnya, potong batang pada tanaman dengan pisau steril membentuk hurus V.
  • Untuk tanaman yang akan menerima sambungan potong dengan bentuk V terbalik agar pas saat disambungkan.
  • Sambungan kemudian diikat dengan kuat menggunakan tali plastik.
  • Sungkupkan tanaman menggunakan plastik bening selama 8 hari. Setelah itu, buka sungkupan tanaman, dan bibit sudah siap untuk mengeluarkan daun baru.

 

2. Pemilihan Lokasi

 

  • Jauh dari industri pencermaran.
  • Jauh dari peredator sekita.
  • Suhu lingkungan normal.
  • Media tanah gembur dan subur
  • Dengan dengan sumber air.

 

3. Penanaman Bunga Kamboja

 

Media Polibag atau Tempat Lainnya

  • Penanaman dengan media ini sangat mudah dan sederhana di lakukan anda hanya saja menyediakan tempat atau wadah penanaman berupa polibag, pot besar dan tempat lainnya yang berukuran sekitar 4 – 10 kg per unitnya, kemudian isi dengan media tanah yang sudah di campurkan degan pupuk, dan buat lubang tanam sekitar 4-10 cm tergantung akar tanam. Setelah itu tanaman kedalam media tersebut dan lakukan penyiraman.

 

Media Kebun atau Lahan

  • Hal pertama yang di lakukan yaitu dengan membersihkan kebun dari gulma, lalu membajak lahan hingga merata, buatlah bedengan tanaman dengan lebar sekitar 1-2 meter, tinggi 30 cm dan panjang tergantung lahan.
  • Campurkan media tanam dengan pupuk organik dan anorganik hingga merata dan diamkan beberapa minggu.
  • Setelah itu, buatlan lubang tanam tergantung dengan perbanyakan tanam, dan lakukan penanaman dengan menimbun kembali lubang tanam. siram hingga basah dan lembab.

 

4. Perawatan Bunga Kamboja

 

  • Penyulaman : Dapat di lakukan dengan cara mengantikan tanaman baru yang tidak tumbuh dan mati. Dilakukan setelah 1-2 minggu masa tanam.

 

  • Penyiraman : Dapat di lakukan sekitar 2 kali dalam sehari, jangan terlalu berlebihan dan juga kekurangan pada tanaman.

 

  • Pemupukan : Dapat di lakukan secara berskala 2-3 bulan setelah masa tanam dapat menggunakan pupuk organik dan anorganik sesuai dengan ukuran dan takaran.

 

  • Pengendalian Hama dan Penyakit : Dapat di lakukan dengan melakukan sanitasi lingkungan sekitar dengan teratur, melakukan penyemprotan hama dengan insektisida sesuai dengan dosis dan petunjuk, serta melakukan penyemprotan penyakit dengan fungisida sesuai dengan dosis dan petunjuk.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ 4 Cara Budidaya Bunga Kamboja Terlengkap. Semoga bermanfaat dan juga dapat menambah ilmu pengetahuan akan cara membudidayakannya. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

[irp]

[irp]

[irp]

[irp]

/* */