√ 9 Cara Mudah Menanam Buah Jeruk Yang Mudah dan Benar Agar Menghasilkan Buah Yang Lebat Terlengkap

√ 9 Cara Mudah Menanam Buah Jeruk Yang Mudah dan Benar Agar Menghasilkan Buah Yang Lebat Terlengkap Hai para budidayawan kembali lagi dalam artikel carabudidaya.co.id. Kali ini kita akan membahas mengenai Cara Mudah Menanam Buah Jeruk.

Ada yang sudah mengetahui bagaimana Cara Menanam Buah Jeruk? Mari simak yuk dalam penjelasannya dibawah ini ya.

 

√ 9 Cara Mudah Menanam Buah Jeruk Yang Mudah dan Benar Agar Menghasilkan Buah Yang Lebat Terlengkap
√ 9 Cara Mudah Menanam Buah Jeruk Yang Mudah dan Benar Agar Menghasilkan Buah Yang Lebat Terlengkap

 

Apa Itu Buah Jeruk ???

 

Jeruk merupakan salah satu buah yang memiliki bentuk yang bulat dan kulit yang berwarna oranye. Aroma yang khas dikeluarkan oleh jeruk ini sangat kuat sehingga kita dapat dengan mudah menebak buah jeruk tanpa harus melihatnya hanya dengan mencium aromanya.

Buah jeruk ini juga memiliki berbagai macam jenis ukuran yaitu, kecil, sedang, hingga besar. Jeruk ini memiliki rasa yang sangat asam namun ada juga yang manis.

Jeruk ini juga memiliki kadar air yang cukup banyak pada bulir-bulirnya. Saat Anda akan menikmati jeruk, akan terasa bulir-bulir jeruk yang pecah dan dapat menghasilkan air yang cukup banyak. Memakan jeruk juga dapat untuk menghilangkan rasa yang haus.

Jeruk ini memiliki sebuah kandungan akan vitamin C yang tinggi, serta memiliki kadar kalori yang sangat rendah. Hal ini juga dapat memberikan manfaat sebagai sebagian dari diet seimbang dalam pola hidup yang sehat.

Satu buah jeruk yang beratnya kira-kira sekitar 140 gram, memiliki sekitar 69 jumlah kalori tanpa lemak atau juga protein, dengan karbohidrat sebesar 11 gram dan mengandung 3 gram serat makanan.

Vitamin C yakni salah satu vitamin antioksidan yang dibutuhkan oleh tubuh untuk dapat memenuhi fungsi kekebalan tubuh yang baik seperti penyembuhan luka dan sebagainya.

Jeruk juga memiliki kira-kira 82 mg vitamin C. Buah ini juga bebas dari natrium dan juga memiliki 232 mg kalium atau sekitar 7 persen dari yang dapat dibutuhkan oleh tubuh setiap hari.

 

 

Manfaat Buah Jeruk

 

  • Memenuhi sebuah kebutuhan vitamin C.
  • Mencegah kanker.
  • Mengurangi beberapa resiko Penyakit jantung dan diabetes.
  • Meningkatkan sistem imun.
  • Menurunkan kolesterol.
  • Mencegah sariawan.
  • Menurunkan berat badan.
  • Mencerahkan kulit dan dapat membuat kulit menjadi sehat serta bercahaya.
  • Dapat memperbaiki suatu kondisi kulit kita yang kusam dan pucat.
  • Dipercaya mampu untuk melindungi kulit dari radikal bebas.
  • Mampu menekan suatu proses pigmentasi akibat pengaruh UVB.
  • Dipercaya dapat meningkatkan suatu sintetis collagen sebagai antioksidan.
  • Memproduksi collagen dan dapat mengurangi garis halus serta kerutan pada wajah.
  • Dipercaya dapat mencegah penyakit stroke.
  • Dapat melawan sel-sel kanker.
  • Memperbaiki kulit.
  • Meningkatkan metabolisme tubuh.
  • Menjaga kekebalan tubuh.
  • Dapat menjaga kesehatan jantung.
  • Meningkatkan kesehatan pernapasan.
  • Mencegah kerusakan pada sel-sel dari radikal bebas.
  • Mencegah batu ginjal.
  • Meningkatkan kesehatan pada sistem pencernaan.
  • Mempertahankan suatu keseimbangan gula darah pada penderita diabetes.
  • Dapat menurunkan tekanan darah dan juga dipercaya mencegah osteoporosis.

 

 

Hama dan Penyakit Tanaman Jeruk

 

Hama Tanaman Jeruk

 

1. Kutu Loncat (Diaphorina citri.)

  • Bagian yang diserang yakni tangkai, kuncup daun, tunas, dan daun muda.
  • Gejala serangan: tunas keriting dan tanaman mati.
  • Cara Pengendalian : dengan cara penyemprotan menggunakan insektisida bahan aktif dimethoate (Roxion 40 EC, Rogor 40 EC), Monocrotophos (Azodrin 60 WSC) dan endosulfan (Thiodan 3G, 35 EC dan Dekasulfan 350 EC). Penyemprotan dapat dilakukan menjelang dan saat bertunas, selain itu buang bagian tanaman yang terserang.

 

2. Kutu Daun (Toxoptera citridus aurantii, Aphis gossypii.)

  • Bagian yang diserang yaitu tunas muda dan bunga.
  • Gejala serangan : daun yang menggulung dan membekas sampai daun dewasa.
  • Cara pengendalian : menggunakan insektisida dengan bahan aktif Methidathion (Supracide 40 EC), Dimethoate (Perfecthion, Rogor 40 EC, Cygon), dan Diazinon (Basudin 60 EC), Phosphamidon (Dimecron 50 SCW), serta Malathion (Gisonthion 50 EC).

 

3. Ulat Peliang Daun (Phyllocnistis citrella.)

  • Bagian yang diserang ialah daun muda.
  • Gejala serangan : alur yang melingkar transparan atau keperakan, tunas atau daun muda mengkerut, menggulung, dan rontok.
  • Cara pengendalian: semprotkan insektisida dengan bahan aktif Methidathion (Supracide 40 EC, Basudin 60 EC), Malathion (Gisonthion 50 EC, 50 WP) dan Diazinon (Basazinon 45/30 EC). Kemudian daun dipetik dan dibenamkan dalam lubang tanah atau dibakar.

 

4. Lalat Buah (Dacus sp.)

  • Bagian yang diserang yakni buah muda hingga buah yang hampir masak.
  • Gejala serangan : lubang kecil di bagian tengah, buah gugur dan belatung kecil di bagian dalam buah.
  • Cara pengendalian : gunakan insektisida Fenthion (Lebaycid 550 EC), Dimethoathe (Roxion 40 EC, Rogor 40 EC), serta Prrofenofos dicampur Metomil dan dapat menggunakan perangkap Feromon Methyl-Eugenol atau protein Hydrolisate.

 

5. Kumbang Belalai (Maeuterpes dentipes.)

  • Bagian yang diserang yaitu pda bagian daun tua pada ranting atau dahan bagian bawah.
  • Gejala serangan : daun gugur dan ranting muda kadang-kadang mati.
  • Cara pengendalian: perbaiki sanitasi kebun, kurangi suatu kelembaban perakaran. Penyemprotannya dengan menggunakan insektisida Carbaryl (Sevin 85 S) dan Diazinon (Basudin 60 EC, 10 G).

 

Penyakit Tanaman Jeruk

 

1. Woody Gall (Vein Enation)

  • Penyebab : virus Citrus Vein Enation dengan vektor Toxoptera citridus dan Aphis gossypii.
  • Bagian yang diserang: Jeruk nipis, manis, siem dan Rough lemon serta Sour Orange.
  • Gejala serangan : Tonjolan tidak teratur yang juga tersebar pada tulang daun di permukaan daun.
  • Cara pengendalian : gunakan mata tempel bebas virus dan harus perhatikan sanitasi lingkungan.

 

2. Penyakit Blendok

  • Penyebab : jamur Diplodia natalensis.
  • Bagian yang diserang ialah batang atau cabang.
  • Gejala serangan : kulit ketiak pada cabang menghasilkan gom yang menarik perhatian kumbang, warna kayu jadi keabu-abuan, kulit kering dan juga akan mengelupas.
  • Cara pengendalian: pemotongan cabang terinfeksi, bekas potongan yang diberi karbolineum atau fungisida Cu. dan juga fungisida Benomyl 2 kali dalam setahun.

 

3. Busuk Akar dan Pangkal Batang

  • Penyebab : jamur Phyrophthoranicotianae.
  • Bagian yang diserang yakni akar dan pangkal batang serta daun pada bagian ujung dahan berwarna kuning.
  • Gejala serangan : tunas tidak segar dan tanaman kering.
  • Cara pengendalian : pengolahan dan pengairan yang sangat baik, sterilisasi tanah pada waktu penanaman, buat tinggi tempelan minimum sekitar 20 cm dari permukaan tanah.

 

4. Buah Gugur Prematur

  • Penyebab : jamur Fusarium sp. Colletotrichum sp. Alternaria sp.
  • Bagian yang akan diserang: buah dan bunga
  • Gejala serangan : sekitar 2 – 4 minggu sebelum panen buah gugur.
  • Cara pengendalian: Fungisida Benomyl (Benlate) atau Caprafol.

 

5. Jamur Upas

  • Penyebab : Upasia salmonicolor.
  • Bagian yang diserang yaitu batang.
  • Gejala serangan : retakan melintang pada batang dan keluarnya gom, batang kering serta sulit dikelupas.
  • Cara pengendalian : kulit yang terinfeksi akan dikelupas dan dioles fungisida carbolineum. Kemudian potong pada cabang yang terinfeksi.

 

 

Syarat Tanam jeruk

 

1. Iklim

  • Di tanam di daerah yang tropis, dengan dataran rendah dan tinggi mencapai 650 m dpl.
  • Temparatur optimal sekitar 25-30 Celcius.
  • Dengan sinar matahari yang memadai, untuk pertumbuhan buah jeruk dengan cepat.

 

2.Tanah

  • Tanah yang harus digunakan gembur , subur dan memiliki kandungan organik.
  • Tanaman juga memerlukan air yang cukup. Tetapi jangan sampai air tergenang pada tanaman.
  • pH tanah sekitar 5-6.

 

 

Cara Budidaya Buah Jeruk

 

1. Persiapan Bibit

  • Ambil biji jeruk manis yang sudah matang dari dalam daging jeruk manis. Usahakan agar biji jeruk tersebut tetap dalam keadaan utuh dan sehat.
  • Jemur beberapa biji jeruk manis tersebut di bawah sinar matahari langsung agar lendir yang menyelimuti permukaan biji dapat dihilangkan.
  • Proses penjemuran dapat dilakukan selama kurang lebih sekitar 2-3 hari.
  • Jumlah biji yang akan digunakan dapat Anda sesuaikan dengan jumlah pot yang akan digunakan. Sebaiknya, dalam satu pot hanya diisi dengan dua biji jeruk manis saja.

 

2. Perbanyakan Tanaman

Jeruk dapat juga diperbanyak dengan cara generatif maupun dengan cara vegetatif.

 

3. Jarak Tanam

  • Jeruk manis keprok siam sekitar 5 x 5 m.
  • Jeruk manis valensia sekitar 6 x 6 sampai 8 x 8 m.

 

4. Persiapan Media Tanam

  • Siapkan sebuah tanah yang telah digemburkan dengan cara dicangkul-cangkul. Ayak tanah tersebut hingga menjadi tersisa butiran-butiran kecil saja. Pastikan tanah ini tetap kering dan tidak menggumpal. Karena tanah yang padat dan akan membentuk bongkahan akan lebih susah ditembus akar dan susah untuk diaduk dengan bahan lain.
  • Siapkan sebuah pupuk kompos yang telah matang, kemudian ayak kompos hingga tersisa butiran-butiran kecil saja.
  • Siapkan juga pasir atau arang sekam.
  • Campur ketiga pada bahan tersebut dengan perbandingan 2 bagian tanah, 1 bagian pasir, dan 1 bagian pupuk kompos (2:1:1).
  • Sebelum media tanam akan dimasukkan ke dalam pot, sebaiknya pot diberi lapisan berupa pecahan batu bata di bagian dasar pot, kemudian dilapisi dengan beberapa kerikil. Baru setelah itu media tanam dimasukkan ke dalam pot.
  • Media tanam yang akan dimasukkan pun tidak seluruhnya, melainkan hanya diisi 2/3 pot saja. Sisakan kurang lebih sekitar 10 cm di bagian atas pot.

 

5. Penanaman

  • Penanaman dapat dilakukan pada awal musim hujan.
  • Keranjang atau polibag dapat di buka dengan hati-hati, agar tanaman tidak rusak.
  • Masukan bibit pada sebuah lubang tanam.

 

6. Pemeliharaan Tanaman

 

  • Penyulaman

Dilakukan pada sebuah tanaman yang tidak tumbuh.

 

  • Penyiangan

Gulma dapat dibersihkan sesuai dengan frekuensi pertumbuhannya, pada saat pemupukan juga dapat dilakukan penyiangan.

 

  • Pembubunan

Jika ditanam di daerah tanah berlereng, perlu diperhatikan apakah ada tanah di sekitar perakaran yang tererosi. Penambahan tanah perlu dilakukan jika pangkal akar sudah mulai terlihat.

 

  • Pemupukan

Pemberian jenis pupuk dan dosis (gram/tanaman) setelah penanaman yakni  sebagai berikut ini :

  • 1 bulan : Urea=100; ZA=200; TSP=25; ZK=100; Dolomit=20; P.kandang=20 kg/tan.
  • 2 bulan : Urea=200; ZA=400; TSP=50; ZK=200; Dolomit=40; P.kandang=40 kg/tan.
  • 3 bulan : Urea=300; ZA=600; TSP=75; ZK=300; Dolomit=60; P.kandang=60 kg/tan.
  • 4 bulan : Urea=400; ZA=800; TSP=100; ZK=400; Dolomit=80; P.kandang=80 kg/tan.
  • 5 bulan : Urea=500; ZA=1000; TSP=125; ZK=500; Dolomit=100; P.kandang=100 kg/tan.
  • 6 bulan : Urea=600; ZA=1200; TSP=150; ZK=600; Dolomit=120; P.kandang=120 kg/tan.
  • 7 bulan : Urea=700; ZA=1400; TSP=175; ZK=700; Dolomit=140; P.kandang=140 kg/tan.;
  • 8 bulan : Urea=800; ZA=1600; TSP=200; ZK=800; Dolomit=160; P.kandang=160 kg/tan.
  • >8 bulan: Urea >1000; ZA=2000; TSP=200; ZK=800; Dolomit=200; P.kandang=200 kg/tan.

 

√ 9 Cara Mudah Menanam Buah Jeruk Yang Mudah dan Benar Agar Menghasilkan Buah Yang Lebat Terlengkap
√ 9 Cara Mudah Menanam Buah Jeruk Yang Mudah dan Benar Agar Menghasilkan Buah Yang Lebat Terlengkap

 

7. Pemangkasan Buah

Pemangkasan bertujuan untuk dapat membentuk tanaman sehingga tidak terlalu tinggi dan mudah dikelola, percabangan teratur dan kokoh, penerimaan cahaya matahari merata, memperbaiki suatu kualitas buah (ukuran, warna, dan menurunkan rasa asam) dan memperbanyak tunas baru, serta mengurangi kerimbunan tanaman.

Pemangkasan dapat dilakukan sejak tanaman masih muda (70-80 cm) untuk membentuk pohon dan percabangannya. Dari batang utama, pelihara sekitar 3-4 cabang yang letaknya membentuk sudut yang seimbang antarcabang pada ketinggian yang berbeda.

Pangkas cabang yang tidak dikehendaki hingga pada pangkal cabang. Dari batang utama tersebut masing-masing dipelihara sekitar 3-4 cabang.

 

8. Penjarangan Buah

Penjarangan pada buah perlu dilakukan agar ranting pada pohon tidak patah dan tetap terjaga kualitas buahnya.

Biasanya dalam 1 tangkai terdapat lebih dari 3 buah, hal tersebut dapat menyebabkan beberapa ranting patah jika di biarkan sebaiknya kurangi jumlah buah dalam setiap tangkai.

Buang buah yang tidak terkena sinar matahari, pada buah yang memiliki penyakit atau busuk. Usahakan paling tidak dalam setiap tangkai tidak lebih dari 3 buah.

 

9. Panen dan Pasca Panen

  • Masa berbunga sampai akan menjadi buah masak sekitar 6-7 bulan tergantung varietas.
  • Tanaman jeruk juga dapat berbuah setelah berumur 3 tahun dan buah paling banyak setelah umur tanaman lebih 5 tahun. Pemetikan pada buah dapat dilakukan menggunakan tangan atau gunting.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ 9 Cara Mudah Menanam Buah Jeruk Yang Mudah dan Benar Agar Menghasilkan Buah Yang Lebat Terlengkap. Semoga bermanfaat dan juga dapat menambah ilmu pengetahuan akan cara membudidayakannya. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

[irp posts=”105″ name=”√ Cara Menanam Pisang Yang Tepat dan Benar Agar Berbuah Lebat dan Menguntungkan Terlengkap”]

[irp posts=”54″ name=”√ 9 Cara Menanam Cabe Di Jamin Berhasil & Sukses Dalam Bisnis”]

[irp posts=”60″ name=”√ 10 Cara Bisnis Budidaya Jamur Tiram Untuk Pemula [ LENGKAP ]

[irp posts=”118″ name=”√ 8 Cara Budidaya Ikan Lele [ TERMUDAH & TERLENGKAP ]

/* */