√ 5 Cara Mudah Menanam Tanaman Hidroponik Yang Mudah dan Benar Terlengkap

Diposting pada

√ 5 Cara Mudah Menanam Tanaman Hidroponik Yang Mudah dan Benar Terlengkap Hai para budidayawan kembali lagi dalam artikel carabudidaya.co.id. Kali ini kita akan membahas mengenai Cara Mudah Menanam Tanaman Hidroponik.

Ada yang sudah mengetahui bagaimana Cara Menanam Tanaman Hidroponik? Mari simak yuk dalam penjelasannya dibawah ini ya.

 

√ Cara Mudah Menanam Tanaman Hidroponik Yang Mudah dan Benar Terlengkap
√ Cara Mudah Menanam Tanaman Hidroponik Yang Mudah dan Benar Terlengkap

 

Pengertian Hidroponik

 

Hidroponik mrupakan salah cara membudidayakan tanaman dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah sebagai media tanamnya, sehingga pada tekhnik hidroponik ini sangat mementingkan dalam memenuhi nutrisi tanaman.

Berbagai tanaman juga dapat tumbuh dengan subur dan menghasilkan buah secara lebih cepat walaupun tanpa menggunakan tanah sebagai media tanamnya.

Dimanapun tempat tumbuh dari tanaman akan selalu tumbuh baik jika nutrisinya terpenuhi.

Pada metode hidroponik ini berfungsi dari media pengganti tanahnya yaitu untuk menyangga tanaman saja dan yang terpenting yaitu air yang berfungsi untuk dapat melarutkan nutrisi yang akan di serap oleh akar tanaman.

Dengan metode hidroponik ini maka petani dapat meghemat tempat maupun waktu.

Budidaya hidroponik yakni sesuatu metode dari budidaya tanaman yang memanfaatkan air, namun tidak menggunakan media tanah.

Poin yang paling terpenting dalam hidroponik sederhana bukanlah air, namun pada pemenuhan nutrisi pada tanaman. Unsur-unsur hara dalam tanah dapat digantikan dengan pecahan genteng, serat, sabut kelapa, serbuk kayu, hingga rockwool.

Hidroponik secara sederhana memiliki keunggulan berupa tidak menggunakan tanah dan lebih hemat air.

Ini karena pada penyerapan air lebih efektif, sehingga air yang digunakan dalam hidroponik tidak perlu sebanyak penyiraman tanaman di media tanah.

 

 

Manfaat Bercocok Tanam dengan Hidroponik

 

  • Menghasilkan suatu kualitas tanaman yang lebih baik.
  • Tanaman ini dapat terhindar dari hama.
  • Penggunaan pada pupuk menjadi lebih hemat.
  • Hemat tempat, karena tidak akan memerlukan lahan tahan yg luas untuk menana tanaman.
  • Tanaman juga dapat tumbuh dengan cepat.
  • Hemat tenaga dan juga waktu.

 

 

Kelebihan dan Kekurangan Hidroponik

 

Kekurangan Bercocok Tanam dengan Hidroponik

 

  • Memerlukan sejumlah biaya lebih di awal-awal, terutama jika berencana untuk menanam tanaman secara hidroponik dalam sekala besar.
  • Membutuhkan beberapa alat-alat khusus. Alat-alat untuk metode tanam hidroponik ini masih jarang di temukan di sekitar kita.
  • Memerlukan sebuah ilmu pengetahuan dan keterampilan khusus karena metode tanamnya tidak pada lahan tanah.
  • Dan juga membutuhkan sebuah ketelitian yang lebih, karena nutrisi untuk tanaman harus benar-benar di awasi secara cermat.

 

Kelebihan Bercocok Tanam dengan Hidroponik

 

  • Produksi pada tanaman lebih tinggi jika di bandingkan dengan metode tanam dengan tanah.
  • Tanaman dapat terbebas dari segala penyakit dan juga hama.
  • Pemakaian pupuk juga lebih hemat dan tumbuh tanaman lebih cepat.
  • Dapat mengganti tanaman dengan sangat mudah.
  • Mempermudah pekerjaan maupun perawatan pada berbagai tanaman.
  • Tanaman akan memberikan sebuah hasil secara berkelanjutan.

 

 

Jenis Tanaman Hidroponik

 

1. Sawi Hijau
Tanaman sawi merupakan salah satu kebutuhan pasar yang akan selalu meningkat, oleh karena itu banyak petani yang berfikir secara cerdas dengan cara menanam sawi dalam jumlah banyak tapi tidak membutuhkan lahan yang luas.

Timbulah cara menanam dengan sebuah metode hodroponik, jenis sawi yang cocok ditanam dengan metode hidroponik yakni sawi hijau.

 

2. Slada Hijau
Tanaman yang satu dapat ditanam pada daerah yang beriklim sedang maupun tropis, karena masalah jumlah produksi yang kurang banyak petani yang beralih menanam slada hijau menggunakan metode hodrponik.

 

3. Buncis
Tanaman yang satu ini juga banyak mengandung gizi yang sangat luar biasa seperti protein nabati, vit A, vit B, dan vit C.

Tanaman yang satu ini tidak sulit dibudidayakan oleh karena itu penanaman dapat dilakukan dengan metode hidroponik.

 

4. Pare
Tanaman berikutnya yaitu pare, tanaman ini yang tumbuh merambat serta buahnya berwarna hijau kandungan vitaminnya sangat banyak diantaranya vit A, vit C, fosfor, dan zat besi.

Oleh karena itu banyak petani yang juga melakukan budidaya menggunakan metode hidroponik.

 

5. Bayam
Bayam merupakan salah satu sayuran hijau yang sanagt sering sekali kita jumpai di berbagai tempat di Indonesia khususnya di setiap warung makan.

Bayam juga memiliki kandungan gizi yang sangat luar biasa, tidak hanya vitamin akan tetapi bayam juga mengandung magnesium, kalsium, folat, protein, dan serat.

 

Tanaman lain yang dapat ditanam melalui tekni hidroponik yakni :

  1. Timun
  2. Kangkung
  3. Brokoli
  4. Tomat
  5. Cabai
  6. Terong
  7. Strawberry

 

 

Metode Penanaman Hidroponik

 

1. Hydroponic Kultur Agregat
Teknik pada penanaman hidroponik ini menggunakan media pasir, kerikil, sekam padi, arang dan bahan-bahan yang sudah disterilkan.

 

2. Hydroponic Kultur Air
Teknik penanaman hidroponik yang satu ini dapat menggunakan larutan hara mikro dan makro.

Dimana penanaman tanaman dapat dilakukan dengan pada sebuah media dan larutan tersebut diletakkan dibagian dasar.

Tujuannya yaitu supaya pada akar tanaman dapat menyerap dan menyentuh larutan yang kaya akan nutrisi tersebut.

 

3. Hydroponic Nutrient Film Technique
Teknik penanaman hidroponik ini dapat dilakukan pada selokan yang sempit dan panjang. Media tanamnya dapat dibuat dari lempengan logam yang tipis dan juga anti karat.

Selanjutnya selokan akan diberi suatu nutrisi pada airnya untuk diserap tumbuhan yang ditanam.

Lama-kelamaan akan muncul beberapa lapisan tipis yang disebut film disekitar daerah akar tanaman. Fungsi film tersebut yaitu sebagai makanan pada tanaman hidroponik tersebut.

 

 

Unsur Penanaman Hidroponik

 

1. Media Tanam
Untuk media tanamnya yaitu dengan menggunakan media tanam dengan kelembaban serta unsur hara yang cukup.

Tidak hanya itu saja, media tanam yang terbaik untuk sebuah teknik penanaman hidroponik ini memiliki drainase yang bagus.

Dengan begitu akan terbebas dari zat-zat yang beracun atau berbahaya bagi tanaman.

 

2. Air
Air juga merupakan sah satu unsur paling penting untuk tanaman hidroponik untuk mendukung pertumbuhannya.

Kualitas tanaman dan hasil panen dari tanaman hidroponik sangat bergantung pada unsur yang satu ini.

 

3. Unsur Hara
Unsur hara merupakan salah satu juga dari unsur yang tidak kalah penting dalam tumbuh kembang tanaman hidroponik.

Tanaman hidroponik ini memerlukan beberapa nutrisi yang cukup agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Sangat disarankan untuk dapat memberikan larutan unsur hara pada tanaman hidroponik secara teratur.

 

4. Oksigen
Unsur lain dalam penanaman hidroponik yang perlu diperhatikan yaitu pada kadar oksigennya. Hindari sebaik mungkin agar pada kadar oksigen pada tanaman hidroponik rendah.

Pasalnya suatu kondisi tersebut dapat menyebabkan dinding sel sulit untuk ditembus. Hal tersebut dapat berakibat buruk bagi berbagai tanaman hidroponik.

Tanaman dapat layu dan juga kekurangan air yang membuatnya semakin berisiko untuk mati.

 

 

Cara Membuat Media Tanam Hidroponik Sederhana

 

Alat-alat Membuat Hidroponik Sederhana

 

  • Botol plastik air mineral.
  • Gelas plastik.
  • Jerigen plastik.
  • Kain untuk sumbu (flanel).
  • Larutan nutrisi hidroponik yang sederhana (dapat dibeli di toko tanaman).
  • Media tanam (pilih yang mudah didapat seperti arang sekam, rockwool, pecahan bata, dan kerikil).

 

√ Cara Mudah Menanam Tanaman Hidroponik Yang Mudah dan Benar Terlengkap
√ Cara Mudah Menanam Tanaman Hidroponik Yang Mudah dan Benar Terlengkap

 

Cara Membuat Hidroponik Sederhana

 

  • Potong botol dengan cara melintang, satu bagian atas dan satu untuk bagian bawah.
  • Lubangi leher botol bagian atas untuk dapat memasukkan sumbu. Perlu diingat, sumbu ini harus cukup lebar. Fungsi sumbu yakni dapat menahan media tanam yang kelak diletakkan.
  • Pasang sebuah sumbu melalui lubang yang sudah dibuat tadi.
  • Kemudian tumpuk pada bagian botol ini ke potongan botol bagian bawah.
  • Isi bagian atas botol dengan suatu media tanam yang Anda punya.
  • Taburkan sekitar 2 hingga 3 butir bibit tanaman ke dalam media tanam Anda.
  • Setelahnya, siram pada media tanam dengan larutan nutrisi hidroponik simpan di tempat yang teduh. Hindari juga dari air hujan.

 

 

Cara Menanam Hidroponik

 

1. Pemilihan Bibit
Langkah pertama sebelum melakukan sebuah penanaman pada media tanam (hidroponik) kita harus memilih terlebih dahulu bibit yang berkkualitas karen suatu kualitas bibit sangat mempengaruhi hasil tanaman hidroponik nantinya.

 

2. Proses Penyemaian atau Pembibitan
Setelah memilih bibit yang sangat berkualitas jita masuk ke tahap pembibitan atau penyemaian, tahapan ini bertujuan untuk dapat menyeleksi bibit yang benar-benar bagus dan bibit yang tidak bisa tumbuh dengan optimal dan kemudian akan dipindah ke sebuah media tanam yang sebenarnya.

Dalam media penyemaian sebaiknya pilih suatu media yang dapat menyerap air dengan baik.

  • Sebarkan sekitar 1-2 benih pada setiap lubang pada media persemaian.
  • Beri sedikit air.
  • Letakkan pada tempat yang tidak akan terkena langsung oleh sinar matahari dan tunggu sampai berkecambah.
  • Setelah berkecambah lalu pindahkan ke tempat yang sedikit lebih terang.
  • Berikan air ke sebuah media persemaian dan tunggu hingga 14 hari 1-2 daun tumbuh pindahkan ke media tanam yang sebenarnya.

 

3. Penyiapan Media Tanam
Anda dapat menggunakan sebuah wadah sebagai tempat pertumbuhan tanaman sesuai keinginan anda baik itu pot, kaleng bekas, dan botol bekas yang pasti lubangi terlebih dahulu pada bagian bawahnya jika belum ada lalu isi dengan sebuah media yang anda inginkan. Disarankan untuk dapat menggunkan Arang Sekam dan Sabut Kelapa.

 

4. Penanaman
Pindahkan bibit yang telah berumur sekitar 2 minggu dan tumbuh dengan baik ke media tanam yang telah disiapkan tadi dengan hati-hati dan tidak merusak akar tanaman.

 

5. Perawatan
Tambahkan juga cairan nutrisi dan air secara berkala, tempatkan di tempat yang terkena sinar matahari diutamakan saat pagi hari ataupun sore hari dan juga rawat sebaik mungkin yang anda bisa.

 

 

Membuat Larutan Nutrisi Hidroponik

 

Bahan :

 

  • Pupuk Urea 1000 gr.
  • Pupuk KCL 1000 gr.
  • Pupuk NPK 1000 gr.
  • Pupuk daun Gandasil ( Growmore ) 50 gr.

 

Peralatan :

 

  • Ember bervolume 20 Liter.
  • Drum plastik bervolume 100 liter
  • Timbangan digital
  • Alat pengaduk
  • Air sumur, air sungai,
  • Air PAM yang tidak diperkenankan kecuali yang sudah diendapkan selama 7 – 10 hari.

 

Cara Membuat :

 

  • Masukkan semua bahan yang telah ditimbang ke dalam ember volume sekitar 20 liter.
  • Tuangkan air sumur sebanyak kira-kira 20 liter tadi ke dalam ember tersebut sedikit demi sedikit sambil diaduk – aduk lanjutkan pengadukan hingga air dapat mencapai volume 20 liter dan tidak ada lagi pupuk yang masih mengkristal (tidak ada endapan).
  • Tuangkan larutan pekatan yang tadi ke dalam bak penampungan volume 100 liter.
  • Kucurkan air sumur kedalam bak penampungan lalu sambil diaduk – aduk hingga penuh (mencapai volume 100 liter).
  • Larutan Nutrisi siap untuk digunakan.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ 5 Cara Mudah Menanam Tanaman Hidroponik Yang Mudah dan Benar Terlengkap. Semoga bermanfaat dan juga dapat menambah ilmu pengetahuan akan cara membudidayakannya. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

Baca Juga  √ 5 Cara Mudah Menanam Tanaman Hidroponik Yang Mudah dan Benar Terlengkap

Baca Juga  √ 5 Cara Mudah Menanam Tanaman Hidroponik Yang Mudah dan Benar Terlengkap

Baca Juga  √ 9 Cara Menanam Cabe Di Jamin Berhasil & Sukses Dalam Bisnis

Baca Juga  √ 6 Cara Menanam Pisang Yang Tepat dan Benar Agar Berbuah Lebat dan Menguntungkan Terlengkap