√ Cara Menanam Murbei yang Mudah dan Lengkap

√ Cara Menanam Murbei yang Mudah dan Lengkap

 

 

 

CaraBudidaya.Co.ID – Hai para budidayawan kembali lagi dalam artikel carabudidaya.co.id . Kali ini kita akan membahas mengenai cara menanam murbei secara lengkap.

Ada yang sudah mengetahui bagaimana Cara budidaya murbei? Mari simak yuk dalam penjelasannya dibawah ini ya.

 

 


 

Mengenal Murbei

 

Murbei atau dalam Bahasa Latin Morus merupakan genus yang terdiri dari 10–16 spesies pohon tertentu yang asli berasal dari daerah panas sedang dan subtropis di Asia, Afrika dan Amerika. Mayoritas spesies asli berasal dari Asia. Salah satunya yang terkenal adalah di desa Andaleh, kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat, yang telah mencapai usia lebih dari 120 tahun.

Murbey tumbuh cukup cepat pada saat masih muda, tetapi kemudian tumbuh lambat dan tingginya jarang melebihi 10–15 m. Daun bebesaran adalah daun sederhana yang berbentuk cuping dan menggergaji pada bagian tepi. Buah murbei merupakan buah majemuk dengan panjang 2–3 cm, berwarna merah bila masih mudah dan ungu tua bila ranum, dan dapat dimakan.

Murbey terkenal karena dedaunannya digunakan sebagai makanan ulat sutra. Selain itu, andalas (Morus macroura), salah satu spesies murbey, sering digunakan kayunya untuk lantai rumah atau mebel karena kuat dan keras.

 


 

Syarat Tumbuh Tanaman Murbei

  • Tanaman murbei tumbuh baik pada berbagai jenis tanah
  • Tinggi tempat antara 300 s/d 800 mdpl.
  • Tanah subur, pH tanah 6,5 – 7
  • Aerasi dan drainase tanah baik memiliki solum tanah minimal 50 cm
  • Dapat diairi, tapi tidak ada genangan air.
  • Sinar Matahari penuh dari pagi hingga sore.
  • Curah hujan antara 2.500 s/d 3.000 mm/ tahun merata
  • Temperature 23 o C – 30 o C.
  • Kelembaban udara 65 – 90 %

 


 

Manfaat Murbei untuk Kesehatan

 

1.Buah Murbei

  • Menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Jantung berdebar (palpitasi)
  • Mencegah kencing manis, rasa haus dan mulut kering
  • Mencegah dan mengobati susah tidur
  • Mengobati kurang pendengaran dan kurang penglihatan
  • Mencegah telinga berdengung, tuli dan vertigo (pusing berat)
  • Mengobati hepatitis kronis
  • Mencegah sembelit pada orang tua
  • Mencegah kurang darah (anemia)
  • Mengurangi sakit otot dan persendian, sakit tenggorokan
  • Mencegah rambut beruban sebelum waktunya

 

2.Daun Murbei

  • Demam karena flu dan malaria
  • Batuk
  • Sakit kepala, sakit tenggorokan, sakit gigi dan reumatik
  • Darah tinggi (hipotensi)
  • Kencing manis (diabetes melitus)
  • Kaki gajah
  • Sakit kulit dan bisul
  • Radang mata merah
  • Memperbanyak air susu ibu
  • Mencegah keringat malam
  • Muntah darah dan batuk darah akibat darah panas
  • Menekan kolesterol dalam tubuh
  • Melancarkan gangguan pencernaan.

 

3.Kulit Akar Murbei

  • Mengobati sakit gigi
  • Melancarkan haid atau
  • Batuk berdahak dan sesak nafas (asma)
  • Muka bengkak (edema)
  • Susah kencing dan sakit kencing (disuria)
  • Mengobati cacingan.

 

4.Ranting Murbei

  • Mencegah dan mengobati reumatik
  • Mencegah dan mengobati tangan dan kaki kesemutan dan sakit
  • Mencegah sakit pinggang (lumbago)
  • Mencegah keram tangan dan kaki
  • Menurunkan tekanan darah tinggi
  • Menyuburkan pertumbuhan rambut

 


 

Cara Menanam Murbei

 

1.Persiapan Lahan Tanam Murbei

  • Buatlah lubang dengan ukuran 30 cm x 30 cm x 30 cm.
  • Gemburkan tanah bekas galian dengan cara dicampur dengan pupuk kandang kering dan sekam dengan perbandingan 1 : 1 : 1.
  • Bersihkan area di sekitar galian dari gulma atau tanaman pengganggu lainnya.
  • Buat saluran di sekeliling area tanam sehingga air hujan atau siraman tidak akan menggenang.
  • Diamkan lubang galian dan campuran media tersebut kurang lebih tiga hari. Pendiaman ini bermanfaat untuk mematikan organisme-organisme yang mengganggu di tanah galian.

 


2.Persiapan Bibit Murbei

Mendapatkan bibit tanaman murbei bisa dilakukan melalui stek batang atau dengan cara persemaian. Disarankan bibit diambil dari pohon induk yang berumur lebih dari satu tahun, segar dan juga terbebas dari hama dan penyakit. Langkah metode stek :

  • Batang stek didapat dari cabang yang segar, memiliki diameter 1-2 cm, panjang 20-25 cm dan setidaknya mempunyai 4 ruas.
  • Potong batang stek miring dan jangan sampai terkelupas kulitnya atau pecah bagian kayunya.
  • Pemotongan cabang harus menggunakan parang atau pisau yang tajam.
  • Hilangkan daun yang ada untuk mengurangi penguapan air.

 


3.Proses Persemaian Bibit Murbei

  • Siapkan polybag dengan ukuran panjang 25-30 cm dan lebar 15 cm.
  • Kantong plastik hendaknya diberi lubang pada sudut bawah kiri, sudut bawah kanan dan bagian tengahnya.
  • Kantong plastik diisi tanah yang sudah dicampur dengan pupuk kandang hingga mencapai 1-2 cm, dari ujung atas kantong.
  • Setelah bibit berusia 2-3 bulan, bibit sudah jadi dan dapat digunakan untuk menanam murbei.

 


4.Proses Penanaman Murbei

  • Masukkan sebagian tanah galian ke dalam lubang.
  • Setelah itu pilihlah batang tanaman induk murbei yang memiliki diameter 3 cm panjang sekitar 30 cm.
  • Lalu potonglah batang tersebut secara melintang hingga berbentuk tajam dan pastikan batangnya jangan sampai retak.
  • Buanglah semua buah dan daun yang terdapat pada potongan batang tersebut.
  • Celupkan potongan batang tanaman tersebut ke dalam larutan zat pengatur tumbuh yaitu dengan larutan air bawang merah.
  • Perendaman batang pada larutan-larutan tersebut berfungsi untuk membantu percepatan tumbuh akar. Rendam batang yang dipotong ±5 jam.
  • Buat lubang dengan dengan kayu atau benda lainnya di tengah-tengah lubang galian. Teknik ini bermanfaat agar batang murbei yang hendak kita tanam tidak mengalami kerusakan saat ditancapkan.
  • Tutup lubang galian dengan sisa tanah yang ada.
  • Padatkan tanah di atasnya agar tanaman tidak mudah roboh terkena air atau angin.
  • Berilah ajir untuk menopang tanaman bila perlu.
  • Ajir dapat dibuat dari potongan bambu dengan panjang 60cm.

 


5.Perawatan Murbei

Perawatan tanaman murbei termasuk sangat mudah, perawatan yang dibutuhkan diantaranya seperti pemupukan dan penyiraman. Lakukan pemupukan setiap 2 bulan sekali menggunakan pupuk NPK dan pupuk guano dengan dosis masing-masing sekitar 2 sendok makan. Lakukan pula penyiraman sebanyak 2 kali sehari yaitu pagi dan sore atau disesuaikan dengan kondisi media tanam.

 

 

 


Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Cara Menanam Murbei yang Mudah dan Lengkap . Semoga bermanfaat dan juga dapat menambah ilmu pengetahuan akan cara membudidayakan nya. Terima Kasih

 

Baca Juga Artikel Lainnya

[irp]

[irp]

[irp]

[irp]

[irp]

/* */