√ Cara Menanam Jeruk Nagami yang Mudah dan Lengkap

√ Cara Menanam Jeruk Nagami yang Mudah dan Lengkap

 

 

 

CaraBudidaya.Co.ID – Hai para budidayawan kembali lagi dalam artikel carabudidaya.co.id . Kali ini kita akan membahas mengenai cara menanam jeruk nagami secara lengkap.

Ada yang sudah mengetahui bagaimana Cara budidaya jeruk nagami? Mari simak yuk dalam penjelasannya dibawah ini ya.

 

 


 

Mengenal Jeruk Nagami

 

Jeruk nagami (Citrus japonica), atau kumquat, adalah tanaman buah jeruk dengan ciri khas bentuk buahnya lonjong dan memiliki ukuran buah kecil-kecil. Jeruk jenis ini sering kali berbuah, dapat dimakan buahnya dengan secara langsung. Bahkan kulit buahnya bisa dimakan karena kulitnya juga terasa manis seperti daging buahnya.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, buah ini berbuah dengan ukuran buah yang kecil dan banyak. Konon jeruk jenis ini sering dijadikan simbol kemakmuran dan berkah yang berbuah terus tanpa henti.

Jeruk nagami adalah varietas unggul dari banyak varietas tumbuh”an jeruk. Buah jeruk nagami mempunyai kelebihan yang unik karena dapat dimakan langsung dengan kulitnya, berbeda dengan jeruk lainnya. Tanaman ini sangat sering berbuah. Walaupun tingginya belum mencapai 1 meter, pohon jeruk nagami sudah dapat berbuah lebat, dengan bentuk lonjong dan kecil-kecil.

 


 

Manfaat Jeruk Nagami Bagi Kesehatan

 

  • Mengobati bronkitis
  • Meredakan batuk dan pilek
  • Anti peradangan
  • Anti oksidan
  • Mengobati demam
  • Mengatasi penyakit diare
  • Makanan diet
  • Menjaga sistem imun pada tubuh
  • Menjaga kesehatan syaraf
  • Menyehatkan jantung
  • Sumber karbohidrat bagi tubuh
  • Baik untuk tulang dan gigi
  • Menyehatkan kulit
  • Anti inflamasi

 


 

Syarat Tumbuh Jeruk Nagami

 

  • Tanaman jeruk nagami dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian antara 300 – 800 m dpl.
  • Jenis tanah yang cocok untuk pertumbuhan jeruk nagami adalah lempung sampai lempung berpasir dengan fraksi liat 7 – 27%, debu 25 – 50%, tanah andosol dan latosol sangat cocok untuk bertanam jeruk.
  • PH tanah yang cocok adalah 5,5 – 6,5 dengan pH optimun 6.
  • Suhu optimal untuk jeruk nagami antara 25 –30 derajat Celcius.
  • Tanaman jeruk nagami membutuhkan 5 – 9 bulan basah (musim hujan). Bulan basah ini diperlukan untuk perkembangan bunga dan buah agar tanahnya tetap lembap.
    Tanaman jenis jeruk nagami ini sangat membutuhkan air yang cukup,
  • Kelembapan optimum untuk pertumbuhan tanaman ini sekitar 70 – 80%.
  • Tanaman jeruk sinkist dan nagami tidak menyukai tempat yang terlindung dari sinar matahari.

 


 

Cara Budidaya Jeruk Nagami di Pot

 

1.Persiapan Bibit Jeruk Nagami

Bibit jeruk nagami yang berkualitas unggul bisa didapatkan dari bibit yang berasal dari okulasi. Metode okulasi pada dasarnya bertujuan untuk menyatukan sifat-sifat baik yang dimiliki oleh tanaman induk. Jadi di samping bibit tersebut akan rajin berbuah, bibit hasil okulasi juga mempunyai sistem perakaran yang kuat. Kemudian perhatikan pula keadaan fisik dari bibit tersebut. Bibit tanaman yang baik tampak segar, tidak berpenyakit, batangnya kokoh, daunnya hijau, mempunyai tunas, dan percabangannya rimbun.

 


 

2.Persiapan Media Tanam Jeruk Nagami

  • Siapkan wadah/pot ukuran besar dengan lubang pembuangan air dibawahnya berdiameter 60cm
  • Kemudian siapkan tanah yang dicampur dengan kompos/pupuk kandang yang sudah difermentasi dengan perbandingan 1:1.
  • Terlebih dahulu, media campuran tanah+kompos/pupuk kandang yang telah disiapkan
  • Diamkan selama 3-5 hari agar media tanam bersih dari bibit hama dan penyakit yang akan menyerang pada tanaman jeruk nagami.


 

3.Penanaman Bibit Jeruk Nagami

  • Lepaskan plastik polybag pada bibit terlebih dahulu dengan hati-hati jangan sampai perakaran rusak.
  • Kemudian letakkan bibit jeruk nagami pada pot dengan posisi tegak lurus keatas, jangan sampai miring.
  • Kemudian tutup lubang tanam dengan media tanam yang telah disiapkan sebelumnya yaitu campuran tanah galian, sekam dan kompos atau pupuk kandang yang sudah terfermentasi
  • Padatkan media disekitar bibit agar bibit tidak mudah roboh apabila terkena angin ataupun air hujan.
  • Setelah penanaman selesai, Berikan ajir dari bilah bambu setinggi 1,5 meter untuk menopang bibit agar tidak mudah roboh,
  • Lalu lakukan penyiraman secukupnya saja.


 

4.Perawatan Tanaman Jeruk Nagami

 

  • Pemangkasan

Pemangkasan ini dilakukan untuk memicu pertumbuhan bunga. Lakukan pemangkasan pada cabang sekunder. Hasil dari pemangkasan ini akan timbul cabang tersier dan diiringi dengan munculnya bunga. Semakin banyak tunas tersier muncul, maka semakin banyak pula bunga yang muncul.Pemangkasan juga bisa dilakukan ke cabang-cabang yang merugikan atau tidak teratur untuk membantu pertumbuhan tanaman. Supaya pertumbuhan optimal pada tanaman dan agar tanaman rajin berbuah lakukan pemangkasan secara rutin sesudah buah dipanen.

 

  • Pemupukan

Pupuk diberikan pada jeruk yang sudah memasuki usia 1 tahun dengan pupuk yang mengandung unsur P dan K yang tinggi atau pupuk tunggal TSP dan KCI. Sesuai takaran pupuk dengan ukuran pot, 1 sendok makan cukup untuk pot yg berukuran 10 liter. Jika ukuran pot lumayan besar, seperti drum, tambahkan pupuk sebanyak empat sendok makan atau dua sendok makan TSP dan KCI. Kombinasi pemupukan ini dapat diberikan secara langsung ke permukaan tanah dalam pot atau bisa juga dilarutkan.

 


 

5.Penanganan Hama dan Penyakit Jeruk Nagami

 

Jeruk dalam pot juga bisa terserang hama seperti:

  • Penyebab : kutu loncat (diaphorina citri), kutu daun (toxoptera citridus aurantii), ulat peliang daun (phyllocnistis citrella), tungau (eriophyes sheldoni tetranychus sp), penggerek buah (citripestis sagittiferella).
  • Lakukan penanganan dengan menyemprotkan Insektisida hayati ANTILAT 4-5 hari sekali, dosis 4 tutup btl per 17 ltr air.

 

Penyakit juga bisa menyerang jeruk nagami seperti :

  • Jenis penyakit : CVPD, Tristeza, Woody gall (Vein Enation), Blendok, Embun tepung.
  • Penanganannya dengan menyemprotkan fungisida hayati NOPATEK 4 hari sekali, dosis 4 tutup btl per 17 ltr air.

 


 

6.Pemanenan Jeruk Nagami

Jeruk nagami yang ditanam dari bibit hasil okulasi sudah akan berbuah dalam 1 – 2 tahun setelah penanaman di pot. Selain itu, pohon jeruk nagami ini bisa berbuah sepanjang tahun atau berbuah tidak memilih musim.

Ciri – ciri jeruk yang siap panen antara lain :

  • Warna buah yang berubah, jeruk nagami yang berwarna hijau tua pada saat muda menjadi kuning keemasan saat masak dengan pori-pori berupa bintik-bintik kuning muda.
  • Kulit buah menjadi licin mengilap dan tekstur buah sudah mulai lunak jika ditekan.
  • Kulit buah tampak kencang dan berisi penuh.

Pemanenan buah jeruk nagami baiknya dilakukan di pagi hari atau pada saat sore hari. Supaya kualitasnya tetap bagus, buah dipanen dengan menggunakan alat gunting. Saat memotong, sisakan tangkai 1 – 2 cm dari pangkal buah.

 


 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ Cara Menanam Jeruk Nagami yang Mudah dan Lengkap . Semoga bermanfaat dan juga dapat menambah ilmu pengetahuan akan cara membudidayakan nya. Terima Kasih

 

Baca Juga Artikel Lainnya

[irp]

[irp]

[irp]

[irp]

[irp]

/* */