√ 6 Cara Budidaya Buah Anggur Terlengkap

√ 6 Cara Budidaya Buah Anggur Terlengkap Hai para budidayawan kembali lagi dalam artikel carabudidaya.co.id. Kali ini kita akan membahas mengenai Cara Budidaya Buah Anggur.

Ada yang sudah mengetahui bagaimana cara budidaya buah anggur agar menghasilkan buah yang lebat? Mari simak yuk dalam penjelasannya dibawah ini ya.

sebuah

√ 6 Cara Budidaya Buah Anggur Terlengkap
√ 6 Cara Budidaya Buah Anggur Terlengkap

 

Mengenal Buah Anggur

 

Anggur ini merupakan salah satu tanaman buah yang hidup dengan cara merambat dalam bentuk semak.

Buah ini memiliki sebuah kandungan senyawa yang dikenal dengan resveratrol dan polifenol aktif dalam metabolisme tubuh yang mampu untuk dapat mencegah pembentukan sel kanker.

Anggur merupakan salah satu tanaman buah berupa perdu merambat yang termasuk ke dalam keluarga Vitaceae.

Buah ini juga biasanya digunakan untuk bisa membuat jus anggur, jelly, minuman anggur, minyak biji anggur dan kismis, serta dapat dimakan langsung.

Aktivitas ini juga dapat akan terkait dengan adanya senyawa metabolit sekunder di dalam buah anggur yang sangat berperan sebagai salah satu senyawa antioksidan yang mampu menangkal sebuah radikal bebas.

Tanaman ini sudah dibudidayakan sejak tahun 4000 SM di daerah Timur Tengah. Akan tetapi, pada proses pengolahan buah anggur menjadi minuman anggur ini baru ditemukan pada tahun 2500 SM oleh bangsa Mesir.

Hanya beberapa waktu berselang, proses pengolahan ini segera tersebar luas ke berbagai penjuru dunia, mulai dari daerah di Laut Hitam, Spanyol, Jerman, Prancis, dan Austria.

Penyebaran buah ini berkembang samakin pesat dengan adanya perjalanan Colombus yang membawa buah ini mengitari dunia.

 

 

Manfaat Buah Anggur

 

  • Mencegah dan menurunkan resiko penyakit kanker.
  • Mengendalikan tekanan darah.
  • Mengendalikan gula darah dan diabetes.
  • Mengurangi resiko sembelit dan melancarkan sistem pencernaan.
  • Menjaga kesehatan jantung.
  • Menjaga Kesehatan tulang.
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  • Menurunkan resiko penyakit gunjal.
  • Menunda penuaan.

 

 

Syarat Tumbuh Buah Anggur

 

1. Iklim di Daerah Tanam

 

  • Tanaman anggur ini bisa tumbuh dengan baik bila ditanam di daerah dataran rendah yang memiliki musim kemarau panjang sekitar 4 sampai 7 bulan.
  • Hindari menanam anggur di daerah yang memiliki angin kencang, karena hal tersebut tidak baik untuk pertumbuhan tanaman ini.
  • Daerah yang baik untuk ditanami anggur setidaknya memiliki curah hujan 800 mm/tahun. Keadaan hujan terus menerus akan merusak bakal bunga serta menimbulkan bibit penyakit dan hama pada tanaman anggur.
  • Tanaman anggur akan tumbuh dengan baik bila mendapat sinar matahari kering sehingga bisa memaksimalkan pertumbuhan vegetatif dan proses pembuahan.
  • Suhu yang bagus untuk tanaman ini berkisar 31 derajat celsius pada siang hari dan 23 derajat celsius pada malam hari serta kondisi kelembaban udara 75% sampai 80%.

 

2. Kondisi Lahan Tanam

 

  • Usahakan untuk menyiapkan lahan yang subur dan mudah menyerap air, karena tanaman ini tidak tahan dengan genangan air.
  • Tinggi tanah juga tidak boleh kurang dari satu meter dari permukaan tanah.
  • Tanah yang baik untuk menanam anggur adalah jenis tanah lempung yang berpasir.
  • Kondisi kemasaman tanah (pH) berkisar 6,5 sampai 7,0.

 

 

Cara Menanam Buah Anggur

 

1. Pemilihan Bibit Buah Anggur

 

  • Bibit yang sudah di cangkok.
  • Posisi batang yang tegaki.
  • Memiliki daun yang lebar dan normal 5 dalembar daun.
  • Keadaan tidak terserang hama dan penyakit.
  • Berumur sekitar 6 bulan setelah awal pencangkokan atau stek.

 

2. Penyemaian Bibit Anggur

 

  • Bibit anggur yang di stek akan disemaikan dengan menggunakan polybag atau pot dalam kurun waktu 5 hingga 7 hari.
  • Pindahkan bibit tersebut ke media penyemaian seperti di dalam pot atau polybag yang sebelumnya telah diisi dengan sebuah media tanam seperti campuran tanah dengan pupuk kandang serta pasir dengan masing-masing yang memiliki komposisi perbandingan sebesar 1:1:1.
  • Bibit kemudian diberi air secara rutin saat pagi dan sore hari. Tanah yang digunakan diusahakan memiliki pengairan yang baik sehingga tidak tergenang air.
  • Apabila sudah memasuki 2 bulan, tunas-tunas baru akan muncul dan akarnya akan terlihat banyak.

 

3. Pengolahan Lahan Taman

 

  • Tahap pertama yang harus anda lakukan yaitu untuk dapat  menyiapkan alat-alat seperti cangkul dan sabit.
  • Setelah berbagai alat-alat sudah siap tahap selanjutnya bersihkan lokasi yang anda pilih dari rumput atau hama pengganggu lainnya.
  • Lalu gembur tanah menggunakan cangkul atau bisa langsung dibajak.
  • Tahap berikutnya, jika lokasi yang anda pilih memiliki ph dibawah 5 ada baiknya melakukan proses pengapuran terlebih dulu.
  • Setelah proses pengapuran ini selesai dan sudah dibiarkan selama beberapa hari, langkah selanjutnya yang perlu anda lakukan oleh pembuatan bedengan ini dengan tinggi sekitar 40 cm, lebar 140 cm dan panjang sesuai dengan lokasi.
  • Jika pembuatan bedengan sudah selesai, tahap selanjutnya adalah pembuatan lubang yang akan ditanami bibit anggur dengan jarak 50cm x 50cm x 50cm.
  • Setelah siap semua tunggu dan biarkan bedengan tersebut selama kurang lebih 2 minggu.

 

4. Menanam Benih Anggur

 

  • Siapkan pot yang akan digunakan untuk penanaman, lalu tempatkan media tanam yang sudah disiapkan seperti tanah, pupuk tricho, kompos dan pasir, perbandingan 1:1:1 ke dalam pot sampai terisi.
  • Tempatkan sebuah batang anggur yang sudah siap tanam di tengah pot, setelah selesai siram dengan air media tanam hingga basah (jangan terlalu banyak).
  • Langkah selanjutnya Anda dapat membuat rangkaian para atau ajir yang akan berfungsi sebagai tempat menjalarnya batang atau tangkai anggur nantinya, dapat menggunakan bambu atau besi yang berdiri lalu diputari kawat.
  • Untuk menhindari timbulnya jamur di sekitar batang anggur Anda dapat memberikan Trichoderma pada sekeliling pot.
  • Pemberian pupuk urea NPK ini juga dapat dilakukan pada saat tanaman berusia 1 bulan dengan takaran satu sendok makan yang dicampur dengan kurang lebih satu liter air. Penyiraman pupuk ini diberikan di sekitar atau sekeliling tanaman.
  • Proses pemupukan dapat dilakukan setiap 2 minggu sekali.
  • Saat batang ranting sudah bisa melampaui rangkaian para lakukan sebuah pemotongan atau pemangkasan batang tersebut, kita juga dapat menggunakan gunting tanaman untuk bisa melakukan pemotongan ranting.

 

5. Pemeliharaan Tanaman Anggur

 

  • Penjarangan dan Penyulaman

Perawatan yang pertama adalah penjarangan bertujuan untuk menjaga kualitas buah itu sendiri, karena jika tanaman anggur tidak mengalami proses penjarangan akan beresiko pada kualitas buah dan rasanya menjadi kurang lezat.

Kegiatan yang dilakukan pada buah yang memiliki beberapa ciri-ciri terdapat bertangkai panjang, buah tidak berbentuk sempurna, lalu buah yang terbentuk tanpa adanya persarian.

Lalu kapan penjarangan bisa dilakukan, penjarangan dilakukan saat tanaman anggur berumur 1 bulan setelah berbunga lalu penjarangan kedua saat buah masih pentil.

Selanjutnya anda bisa melakukan penjarangan saat buah mulai besar dan jangan melakukan pembungkusan buah. Kemudian penyulaman, kegiatan mengganti tanaman anggur yang mati dengan tanaman anggur yang baru.

Biasanya penyulaman ini dapat dilakukan pada saat ada tanaman anggur yang mati saja dan dilakukan pada usia tanaman masih 2 minggu.

 

  • Penyiangan

Perawatan tanaman anggur yang berikutnya ialah penyiangan. Penyiangan merupakan salah satu proses dari pembersihan lahan tanaman anggur dari rumput atau hama penggangu lainnya.

 

  • Pemupukan

Terdapat 2 tahap pemupukan yang harus dilakukan pada tanaman anggur yaitu :

 

1. Pada tanaman anggur yang berumur 0-1 tahun

Tanaman anggur yang berumur sekitar 3 bulan mendapatkan pupuk sekitar 10 gram pupuk urea selama 10 hari, setelah itu pada tanaman anggur yang berumur 6 bulan mendapatkan pupuk sekitar 15 gram selama 15 hari dan yang terakhir tanaman anggur yang berumur 1 tahun mendapat pupuk urea sekitar 50 gram.

 

2. Pada tanaman anggur yang berumur 1 tahun keatas

Pada tanaman anggur yang berumur sekitar 1 tahun lebih mendapat 5 kaleng pupuk kandang, lalu diteruskan dengan memberi pupuk 80 gram pupuk TSP.

 

  • Penyiraman Tanaman Anggur

Tanaman anggur tidak dapat tumbuh pada lokasi yang tergenang oleh air, namun tanaman anggur tetap membutuhkan air dari mulai tanam sampai pemangkasan, setelah proses pemangkasan tinggal 3 minggu anda bisa menghentikan proses penyiraman.

 

6. Proses Pemanenan Anggur

 

  • Semua buah dalam satu ranting yang masak secara merata, warna yang dimiliki antara buah yang satu dengan yang lainnya berwarna yang seragam.
  • Buah tidak sulit untuk lepas dari rantingnya.
  • Tekstur dari buah anggur sendiri sudah tidak terlalu keras, sehingga sudah akan bisa menjadi kenyal dan mudah untuk dihancurkan atau lunak.
  • Petiklah anggur-anggur yang sudah masak tersebut ketika masih pagi dan sesegeralah untuk memasukkannya ke dalam tempat atau keranjang yang sebelumnya telah dipersiapkan.
  • Kemudian, hindarilah tumpukan pada buah anggur dalam satu tempat dikarenakan akan dapat menghancurkan buah itu sendiri. Gunakanlah gunting pada pangkas agar dapat proses pemanenannya tidak terlalu rumit.

 

 

Hama Tanaman Anggur

 

1. Ulat Grayak

Ulat grayak (Spodoptera sp) ini dapat menyerang daun tanaman anggur sehingga juga dapat menyebabkan daun berlubang dan pertumbuhan tanaman terhambat.

Biasanya ulat grayak ini dapat menyerang secara berkelompok dengan jumlah banyak. Pada serangan parah juga dapat menyebabkan tanaman anggur kerdil bahkan mati karena ulat grayak hanya menyisakan tulang daun dan batang tanaman.

 

Pengendalian :

  • Menjaga kebersihan kebun.
  • Memangkas daun dan cabang agar tidak terlalu rimbun.
  • Penyemprotan insektisida regent, metomil, metindo atau lannate.

 

2. Kutu Phylloxera

Kutu Phylloxera (Phylloxera vitifoliae) ini biasanya menyerang pada akar dan daun tanaman anggur. Serangan dilakukan dengan cara menghisap suatu cairan akar dan daun.

Sehingga dapat menyebabkan bintil-bintil kecil pada daun dan akar membengkak seperti kutil. Akibat dari serangan kutu ini pertumbuhan tanaman terhambat, kerdil, bahkan layu dan juga produktifitas menurun.

 

Pengendalian :

  • Sanitasi yang baik.
  • Menjaga kebersihan kebun.
  • Memangkas dan memusnahkan bagian tanaman yang terserang.
  • Penyemprotan insektisida demolish, alfamex, agrimec, bamex atau numectin.
  • Pada akar bisa ditaburkan nematisida seperti curater, petrofur, furadan atau pentakur.

 

3. Ngengat Buah Anggur

Ngengat buah anggur (Paralobesia viteana atau Grape Berry Moth), serangan yang dilakukan oleh larva yang menyerang bunga dan juga buah anggur. Serangan hama ini dapat menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan buah tidak normal.

 

Pengendalian :

  • Sanitasi yang baik.
  • Menjaga kebersihan kebun.
  • Penyemprotan insektisida abamectin yakni seperti saja bamex, alfamec, numectin, demolish atau agrimec.

 

 

Penyakit Tanaman Anggur

 

1. Black Rot (Busuk Hitam)

Merupakan salah satu penyakit yang dapat menyerang buah yang hampir matang, menyebabkan juga bercak-bercak kecil dengan warna coklat dibagian tepinya, buah anggur yang akan membusuk, keriput dan berwarna hitam. Penyakit black rot ini juga dapat disebabkan oleh cendawan Guignardia bidwelli.

 

Pengendalian :

  • Memangkas dan memusnahkan buah yang terserang.
  • Mengurangi kelembaban dengan memperbaiki drainase.
  • Memangkas daun dan cabang yang terlalu rimbun.
  • Membungkus buah.
  • Semprotkan fungisida dithane, antracol, bion M, mandazim, manzate atau cozeb.

 

2. Mati Pucuk (Die-back)

Mati pucuk adalah salah satu gejala dimana ranting atau cabang tanaman anggur mengering atau mati. Gejala diawali dari bagian ujung ranting yang lama kelamaan akan menyebar kebagian bawah.

 

Penyebab :

  • Serangan patogen tanaman yaitu Eutypa armeniacae.
  • Kekurangan unsur logam (Cu).
  • Kadar air didalam tanah terlalu tinggi.

 

Pengendalian :

  • Memotong dan memusnahkan bagian tanaman yang terserang.
  • Menjaga tanaman agar tidak kekurangan unsur logam (Cu).
  • Memperbaiki drainase agar mediat tanam tidak terlalu lembab atau becek.
  • Penyemprotan seperti fungisida score, dithane, equation, tridex atau bion M.

 

3. Busuk Kapang Kelabu (Gray Mould Rot)

Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Botrytis cinerea, yang menyerang buah yang hampir masak. Buah yang terserang ini berwarna coklat tua, keriput dan membusuk.

 

Pengendalian :

  • Memangkas dan memusnahkan buah yang terserang.
  • Mengurangi kelembaban dengan memperbaiki drainase.
  • Memangkas daun dan cabang yang terlalu rimbun.
  • Membungkus buah.

 

Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai √ 6 Cara Budidaya Buah Anggur Terlengkap. Semoga bermanfaat dan juga dapat menambah ilmu pengetahuan akan cara membudidayakannya. Terima Kasih.

 

Baca Juga Artikel :

[irp]

[irp]

[irp]

[irp]

/* */